Wall Street Ditutup Menguat, Didorong Saham Tesla

Pada perdagangan Senin (12/7/2021), indeks utama Wall Street ditutup menguat. Kenaikan saham Tesla dan musim laporan keuangan kuartal kedua dari emiten perbankan mendorong penguatan tersebut.

Dikutip dari Reuters, Selasa (13/7), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 0,36 persen menjadi berakhir pada 34.996,18 poin, sedangkan S&P 500 (.SPX) naik 0,35 persen menjadi 4.384,63. Nasdaq Composite (.IXIC) naik 0,21 persen menjadi 14.733,24.

Sementara itu indeks sektor keuangan S&P 500 (.SPSY), layanan komunikasi (.SPLRC) dan real estate (.SPLRCR) masing-masing naik lebih dari 0,8 persen.

Adapun saham Tesla (TSLA.O) menguat lebih dari 4 persen dan merupakan kontributor utama kenaikan di S&P 500 dan Nasdaq. CEO Elon Musk bersikeras di pengadilan pada hari Senin bahwa dia tidak mengendalikan Tesla. Bahkan Musk menyatakan sedianya dia tidak menikmati posisinya sebagai bos dari perusahaan kendaraan listrik tersebut saat dia mengambil keputusan untuk mengakuisisi perusahaan SolarCity tahun 2016.

Di sisi lain, indeks bank S&P 500 (.SPXBK) naik 1,3 persen menjelang musim laporan keuangan kuartalan emiten perbankan yang rilis pekan ini, termasuk bank Goldman Sachs dan JPMorgan. Saham JPMorgan Chase (JPM.N) naik lebih dari 1 persen dan Goldman Sachs (GS.N) reli lebih dari 2 persen, penguatan tersebut mendorong kenaikan indeks Dow.

Investor dinilai akan mengamati musim laporan kuartalan sebagai petunjuk awal tentang berapa lama pemulihan ekonomi AS dapat berlangsung. Di sisi lain, indeks Indeks S&P 500 (.SPX) telah menguat sekitar 17 persen sepanjang tahun ini. Investor mulai mempertanyakan berapa lama penguatan tersebut akan berlangsung sebab mulai ada kekhawatiran soal potensi penurunan.

Pada pekan ini investor juga akan fokus pada serangkaian laporan ekonomi, termasuk data inflasi AS dan penjualan ritel. Selain itu, Ketua Federal Reserve, Jerome Powell juga dijadwalkan akan muncul di hadapan Kongres pada hari Rabu dan Kamis untuk melaporkan tentang tingkat inflasi. Seperti diketahui, investor mulai khawatir tentang kenaikan inflasi dan penyebaran varian virus corona Delta.

Saham Walt Disney (DIS.N) melonjak lebih dari 4 persen ke level tertinggi dua bulan setelah itu dan film superhero Marvel Black Widow menghasilkan USD 80 juta di pekan pertama. Perusahaan hiburan tersebut berencana menaikkan harga untuk layanan streaming ESPN Plus-nya.

Saham Didi Global Inc (DIDI.N) turun sekitar 7 persen setelah pemerintah China menghapus aplikasi perusahaan transportasi online tersebut. Sementara Saham Virgin Galactic Holdings (SPCE.N) anjlok 17 persen setelah perusahaan pariwisata antariksa itu mengatakan akan menjual saham senilai hingga USD 500 juta. Pengumuman itu dirilis sehari setelah perseroan menyelesaikan uji coba terbang perdana dengan membawa kru ke luar angkasa termasuk juga miliarder Richard Branson di dalamnya.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 8,3 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 10,5 miliar saham.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas hari ini, Selasa (13/7) di level 6.034 hingga 6.118. Sejumlah saham rekomendasi para analis layak dicermati.

Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christopher mengatakan secara teknikal candlestick membentuk higher high dan higher low didukung goldencross pada stochastic mengindikasikan potensi penguatan.

“Penguatan diperkirakan akan bersifat sementara dikarenakan masih dibayangi sentimen varian vaksin baru serta jumlah kasus COVID-19 yang masih sangat tinggi,” kata dia dalam analisisnya, Selasa (13/7).

Menurutnya, IHSG hari ini diprediksi menguat dengan Resistance 2 di level 6.118, Resistance 1 di level 6.098, Support 1 di level 6.056, dan Support 2 di level 6.034.

Dennies pun merekomendasikan saham-saham yang layak dicermati hari ini. Mulai dari PTPP (Target Price: 920-950), EXCL (Target Price: 2.690-2.750), dan ASII (Target Price: 5.050-5.150).

Kemarin, IHSG ditutup menguat di level 6.078.56 atau naik 0,64 persen. Pergerakan ditutup menguat mengikuti bursa saham Amerika Serikat dan bursa saham asia yang kompak menguat. Dari dalam negeri pergerakan masih dibayangi jumlah kasus COVID-19 dan tingkat kematian yang tinggi.

Direktur Utama Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya juga memprediksi IHSG menguat terbatas hari ini di kisaran 5.913-6.123

Menurutnya, pergerakan IHSG hingga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh sisi perlambatan perekonomian yang masih terus membayangi sektor riil, sehingga rentang konsolidasi belum akan ditinggalkan oleh IHSG.

“Namun, jika IHSG mampu menembus resisten level terdekatnya maka IHSG berpotensi untuk melanjutkan kenaikan jangka pendeknya. Selain itu arus deras capital inflow juga turut menjadi penunjang bagi pergerakan IHSG yang berpotensi menguat terbatas,” ujarnya.

Saham-saham rekomendasi William yang layak dicermati ada BBCA, UNVR, GGRM, ASII, LSIP, ICBP, dan PWON.

 

Leave a Comment