Wall Street Ditutup Melesat setelah Pembicaraan Stimulus Fiskal Berlanjut

XM broker promo Hadiah

Indeks utama Wall Street ditutup positif pada perdagangan Kamis (19/11). Dikutip dari Reuters, kenaikan tersebut disebabkan oleh harapan atas adanya stimulus baru di samping kekhawatiran atas peningkatan pemutusan hubungan kerja karena melonjaknya infeksi COVID-19.

Ketiga indeks utama melaju di zona positif setelah Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer mengatakan bahwa Pemimpin Mayoritas Senat Mitch McConnell telah setuju untuk membicarakan kembali penyusunan paket stimulus fiskal yang baru.

“Jelas pasar lebih optimistis sekarang,” ujar Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

Meski begitu, tingkat infeksi COVID-19 yang melonjak membuat investor beralih ke sektor yang selama ini kebal terhadap pandemi.

Di sisi lain jumlah pekerja AS yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran secara tak terduga naik minggu lalu. Data tersebut menggambarkan kekhawatiran tentang peningkatan PHK yang semakin meningkat karena lonjakan kasus virus corona.

Rekor jumlah infeksi telah menyebabkan rawat inap COVID melonjak hingga 50 persen dan telah membuat aktivitas sekolah dan bisnis terhenti kembali. Kondisi ini menggagalkan pemulihan ekonomi dari resesi.

Indeks Dow Jones Industrial Average. DJI naik 44,81 poin, atau 0,15 persen menjadi 29.483,23, S&P 500 .SPX naik 14,08 poin, atau 0,39 persen menjadi 3.581,87 dan Nasdaq Composite .IXIC bertambah 103,11 poin, atau 0,87 persen menjadi 11.904,71.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, saham energi .SPNY dan teknologi .SPLRCT memperoleh keuntungan terbesar, sementara utilitas .SPLRCU dan perawatan kesehatan .SPXHC mencatatkan penurunan.

Musim pelaporan kuartal ketiga hampir usai, tercatat sebamyak 472 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerja keuangan mereka. Dari jumlah tersebut, 84,5 persen diantaranya telah mengalahkan prediksi.

Baca Juga:   Harga Emas, Selasa 17 November 2020

Macy’s Inc M.N melaporkan penurunan 20 persen dalam penjualan kuartalan. Kondisi ini membuat department store tersebut memperkirakan musim liburan yang sulit.

Pembuat chip Nvidia Corp NVDA.O memperkirakan sedikit penurunan dalam penjualan chip pusat data tetapi perusahaan mengalahkan ekspektasi pendapatan kuartalan.

L Brands Inc LB.N melonjak 17,7 persen setelah membukukan hasil kuartalan yang lebih baik dari perkiraan dan lonjakan 56 persen pada penjualan toko. Sementara saham Tesla Inc TSLA.O naik untuk sesi ketiga berturut-turut menyentuh rekor tertinggi.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 10,94 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 10,55 miliar saham.

 

Leave a Comment