Pada perdagangan Selasa (15/3/2022), indeks utama Wall Street ditutup menguat. Penurunan harga minyak dan indeks harga produsen yang menguat namun lebih rendah dari perkiraan itu mendorong penguatan Wall Street. Dua kondisi tersebut dinilai telah meredakan ketakutan investor tentang kenaikan inflasi.
Dikutip dari Reuters, Rabu (16/3) Dow Jones Industrial Average naik 599,1 poin, atau 1,82 persen menjadi 33.544,34, S&P 500 naik 89,34 poin, atau 2,14 persen menjadi 4.262,45 dan Nasdaq Composite menambahkan 367,40 poin, atau 2,92 persen menjadi 12.948,62.
Harga minyak mentah Brent terpantau turun ke level di bawah USD 100 per barel setelah sebelumnya meroket menjadi lebih dari USD 139 pada minggu lalu. Penurunan harga minyak ini memberikan angin segar bagi investor terhadap yang kondisi yang penuh ketidakpastian. Mulai dari kekhawatiran akan melonjaknya inflasi, ketidakpastian atas jalur kebijakan Fed untuk menjinakkan kenaikan harga hingga meningkatnya konflik di Ukraina.
Indeks harga produsen AS juga dilaporkan meningkat di bulan Februari karena harga barang seperti bensin melonjak. Selama 12 bulan terakhir atau per Februari 2022 indeks harga produsen meningkat 0,8 persen, hanya sedikit di bawah perkiraan 0,9 persen. Kenaikan ini juga lebih rendah dari peningkatan bulan Januari yang tercatat 1,2 persen.
Di sisi lain, market memperkirakan The Fed akan menaikkan suku bunga setidaknya 25 basis poin. Investor juga akan terus mengamati kebijakan The Fed untuk menaikkan suku bunga tahun ini dan di tahun-tahun mendatang dalam upaya mengendalikan inflasi.
Sepuluh dari 11 sektor utama S&P naik, dengan teknologi dan saham-saham pilihan konsumen memimpin. Sementara sektor energi, merosot hampir 4 persen sejalan dengan harga minyak mentah yang juga melemah.
Saham megacap seperti Microsoft Corp naik 3,87 persen dan Apple naik 2,97 persennmemberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq. Sementara itu, investor juga mengamati lonjakan kasus COVID-19 harian di China yang kemungkinan akan menghambat pertumbuhan ekonomi global. Di sisi lain investor juga terus mengamati kemajuan pembicaraan Ukraina-Rusia untuk mengakhiri konflik yang sudah berlangsung berminggu-minggu.
Saham Delta Air Lines Inc naik 8,70 persen dan United Airlines melonjak 9,19 persen setelah operator AS menaikkan perkiraan pendapatan kuartal mereka saat ini.
Volume perdagangan di Wall Street mencapai 13,46 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 13,78 miliar saham.