Wall Street Berpesta: S&P 500, Nasdaq, dan Dow Jones Tembus Rekor Baru

Pada Kamis, 11 September, bursa saham AS atau Wall Street mencetak rekor tertinggi karena didukung oleh beberapa faktor:

  • Saham Tesla dan Micron Technology: Kenaikan harga saham kedua perusahaan ini menjadi pendorong utama. Saham Tesla melonjak 6%, membantu indeks S&P 500 dan Nasdaq mencapai rekor baru. Sementara itu, saham Micron Technology naik 7,5% setelah Citigroup menaikkan target harganya, yang juga mendorong indeks Philadelphia SE Semiconductor ke rekor tertinggi.
  • Perusahaan Lain: Saham JPMorgan dan Goldman Sachs naik lebih dari 1%, membantu Dow Jones Industrial Average mencapai rekor tertinggi. Saham Warner Bros Discovery melesat 29% setelah adanya laporan tentang potensi akuisisi, dan saham Centene naik 9% setelah perusahaan asuransi kesehatan ini mengonfirmasi kembali proyeksi laba tahunannya.

Faktor Ekonomi yang Mempengaruhi Pasar

Pasar bereaksi terhadap data ekonomi terbaru yang dirilis, yaitu:

  • Inflasi: Harga konsumen naik lebih tinggi dari perkiraan pada bulan Agustus, dengan laju inflasi tahunan mencapai peningkatan terbesar dalam tujuh bulan terakhir.
  • Pengangguran: Klaim tunjangan pengangguran mingguan mencapai 263.000, mendekati level tertinggi dalam hampir empat tahun.

Data ini menunjukkan adanya perlambatan di pasar tenaga kerja, sementara inflasi tetap tinggi. Kondisi ini digambarkan sebagai stagflasi, di mana pertumbuhan ekonomi stagnan atau melambat, tetapi inflasi tetap tinggi.

Ekspektasi terhadap Federal Reserve (The Fed)

Meskipun inflasi masih tinggi, data pasar tenaga kerja yang melemah memicu spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga.

  • Prediksi: Pelaku pasar yakin The Fed akan memangkas suku bunga setidaknya 25 basis poin pada pertemuan berikutnya.
  • Alasan: Keyakinan ini muncul setelah serangkaian data pasar tenaga kerja yang suram, serta rilis inflasi produsen yang lebih rendah dari perkiraan.

Volume Perdagangan dan Pergerakan Sektor

  • Volume Perdagangan: Volume perdagangan di bursa AS cukup tinggi, mencapai 18,2 miliar saham, di atas rata-rata 20 hari sebelumnya.
  • Sektor yang Unggul: Hampir semua sektor di S&P 500 mengalami kenaikan, dengan sektor material dan kesehatan memimpin penguatan.
  • Saham yang Melemah: Beberapa saham mencatat penurunan, seperti Oracle yang terkoreksi setelah kenaikan tajam di sesi sebelumnya, dan Delta Airlines yang melemah setelah menegaskan kembali proyeksi laba tahunannya.

Leave a Comment