Indeks saham utama Amerika Serikat (AS), Wall Street, ditutup fluktuatif pada perdagangan Kamis, 19 Juni 2025.
Berikut rincian pergerakannya:
- Dow Jones (.DJI) turun 0,10% menjadi 42.171,66 poin.
- Nasdaq naik 0,13% menjadi 19.546,27 poin.
- S&P 500 turun 0,03% menjadi 5.980,87 poin.
Penyebab Fluktuasi Pasar Saham AS
Fluktuasi ini utamanya disebabkan oleh kekhawatiran akan kemungkinan keterlibatan AS dalam konflik Israel-Iran. Ketidakpastian ini diperparah oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang ambigu mengenai apakah AS akan bergabung dengan serangan Israel terhadap lokasi nuklir Iran. Pernyataan Trump, “Saya mungkin melakukannya. Aku mungkin tidak melakukannya,” membuat pasar global tegang. Kekhawatiran ini juga memicu kenaikan harga minyak sepanjang minggu.
Dampak pada Pasar Global Lainnya
- Bursa saham Eropa (STOXX 600) juga mengalami penurunan, turun 0,6% pada hari Kamis dan diperkirakan akan mencatat penurunan mingguan terbesar sejak April karena gejolak tarif. Ini menunjukkan bahwa peserta pasar global tetap tegang dan tidak yakin (menurut analis Kyle Rodda dari Capital.com).
- Harga emas sedikit lebih rendah, diperdagangkan sekitar $3.365 per ons pada hari Kamis.
- Nilai dolar AS terpantau naik secara luas terhadap berbagai mata uang utama. Akibatnya, euro melemah 0,2% menjadi $1,1462. Mata uang yang sensitif terhadap risiko pasar seperti dolar Australia dan dolar Selandia Baru juga turun sekitar 1%.
Secara keseluruhan, berita ini menyoroti bagaimana gejolak geopolitik, khususnya potensi eskalasi konflik di Timur Tengah, dapat memicu ketidakpastian signifikan di pasar keuangan global, memengaruhi harga saham, komoditas, dan nilai mata uang.