Terangkat Lonjakan Harga Saham Disney, Wall Street Ditutup Menguat

Indeks utama Wall Street ditutup menguat pada perdagangan Rabu (5/8), di tengah keuntungan kuartalan yang mengejutkan dari Disney. Dikutip dari Reuters, Kamis (6/8) kenaikan ini juga disebabkan karena investor tetap optimistis bahwa pemerintah Amerika Serikat akan segera sepakat soal paket bantuan fiskal bagi yang terdampak pandemi.

Dow Jones Industrial Average. DJI naik 373,05 poin, atau 1,39 persen menjadi 27.201,52. Sedangkan S&P 500 .SPX naik 21,26 poin, atau 0,64 persen menjadi 3.327,77 dan Nasdaq Composite .IXIC bertambah 57,23 poin, atau 0,52 persen menjadi 10.998,40.

Saham Walt Disney Co (DIS.N) melonjak 8,80 persen dan menjadi pendorong terbesar bagi indeks S&P 500 dan Dow. Saham itu mencatat kenaikan persentase harian terbesar sejak 24 Maret lalu.

Square Inc (SQ.N) melonjak 7,10 persen setelah perseroan melaporkan kenaikan pendapatan hingga 64 persen dalam kuartal kedua. Adapun kenaikan ini disebabkan karena kenaikan pembelian online dan semakin banyak orang yang menggunakan platform aplikasi tunai peer-to-peer selama pandemi.

Hingga Rabu pagi, tercatat sebanyak 384 perusahaan di S&P telah melaporkan pendapatan kuartalan mereka. Hasilnya 23,5 persen dari total tersebut menunjukkan kinerja di atas ekspektasi.

Di sisi lain, aktivitas industri jasa AS mendapatkan momentum pada Juli. Berdasarkan sebuah survei, jumlah pesanan baru melompat ke rekor tertinggi. Sayangnya, tingkat perekrutan tenaga kerja menurun. Hal ini membentuk anggapan bahwa pemulihan di pasar tenaga kerja ternyata tidak begitu baik.

Saham Teladoc Health Inc (TDOC.N) turun 19,01 persen setelah perseroan setuju untuk membeli perusahaan penyedia perawatan kronis Livongo Health Inc (LVGO.O) senilai USD 18,5 miliar. Keputusan yang sedikit berani karena perseroan bertaruh pada ledakan perawatan dan konsultasi online di masa pandemi. Sedangkan saham Livongo juga turun 11,40 persen. Saham pembuat truk listrik Nikola Corp NKLA.O merosot 9,81 persen setelah melaporkan kerugian kuartalan.

Baca Juga:   Didorong Kenaikan Saham Teknologi, Wall Street Rebound

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 10,09 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 10,43 miliar saham.

 

Leave a Comment