Tahukah Anda, Dimana Ladang Minyak Terbesar Di Dunia?

Sudah umum diketahui bahwa harga minyak dunia sering dipengaruhi oleh situasi Timur Tengah. Padahal, negara penghasil minyak terbesar dunia saat ini adalah Amerika Serikat dan Rusia yang notabene tak berlokasi di Timur Tengah. Jadi, mengapa situasi di sana amat memengaruhi harga minyak? Salah satu jawabannya adalah karena lima ladang minyak terbesar di dunia berlokasi di Timur Tengah.

Ladang Minyak Terbesar Di Dunia

Kelima ladang minyak terbesar ini memegang peran penting sebagai sumber pasokan bahan bakar utama berbagai wilayah, sehingga gangguan keamanan tentu akan memengaruhi kelancaran distribusi. Mana sajakah kelima ladang minyak terbesar itu? Berikut ini daftarnya.

1. Ghawar (Arab Saudi)

Ladang minyak Ghawar telah menghasilkan minyak sejak awal tahun 1950-an dan berkontribusi besar dalam menjadikan Arab Saudi sebagai salah satu produsen minyak utama dunia. Ladang minyak raksasa ini masih memproduksi 5 Juta barel per hari, dan diperkirakan masih menyimpan sekitar 70 Miliar barel di dalam bumi.

2. Burgan (Kuwait)

Ladang minyak Burgan sudah ditemukan sejak tahun 1938, tetapi baru mulai berproduksi menjelang era 1950-an. Ladang minyak ini menyimpan cadangan sekitar 66-72 Miliar barel, atau kurang lebih setengah dari total cadangan minyak yang dimiliki oleh Kuwait. Saat ini, ladang minyak Burgan menghasilkan antara 1.1-1.3 Juta barel per hari.

3. Safaniya (Arab Saudi)

Safaniya merupakan ladang minyak lepas pantai terbesar di dunia yang berlokasi di Teluk Persia. Saat ini, Safaniya merupakan penghasil minyak terbesar kedua Arab Saudi setelah Ghawar, dan memproduksi 1.4 juta barel per hari. Dulu, lokasi ini diperkirakan menyimpan cadangan minyak tak kurang dari 50 Miliar barel.

4. Rumaila (Irak)

Dengan cadangan minyak sekitar 17.8 Miliar barel, Rumaila merupakan ladang minyak terbesar Irak yang berlokasi di bagian selatan negeri ini. Sekarang pengelolaannya dikerjakan bersama oleh perusahaan BP, China National Petroleum Corporation (CNPC), dan South Oil Company untuk menghasilkan sekitar 1.5 juta barel minyak per hari.

Baca Juga:   5 Inovasi Transportasi yang Mengurangi Kebutuhan Minyak Dunia

5. West Qurna-2 (Irak)

Ladang minyak West Qurna-2 juga berlokasi di Irak bagian selatan, tetapi total cadangannya lebih sedikit dibandingkan Rumaila, yaitu sekitar 13 Miliar barel. Produksi ladang minyak ini baru dimulai pada awal tahun 2014 di bawah pengelolaan perusahaan asal Rusia, Lukoil. Satu ladang minyak di dekatnya, West Qurna-1, dikelola bersama oleh ExxonMobil, BP, Eni SpA, dan PetroChina, tetapi hanya mengandung muatan 8.6 Miliar barel minyak.

Nah, setelah menyaksikan data-data ini, jelas sekali bukan, mengapa konflik tak ada hentinya di kawasan Timur Tengah selalu mendorong fluktuasi harga minyak. Meskipun banyak negara penghasil minyak lain di luar Timur Tengah, tetapi jumlah cadangan per ladang minyak-nya tidak sekaya jazirah Arab.

Tagged With :

Leave a Comment