Stimulus Corona di AS Mundur Lagi, Wall Street Merosot

Ketiga indeks utama Wall Street kembali merosot pada penutupan perdagangan Rabu (9/12). Wall Street terpaksa harus pamit dari rekor tertingginya karena investor mulai putus asa atas terhentinya kemajuan pembicaraan stimulus corona, serta penurunan saham Facebook memberikan tambahan hambatan.

Mengutip Reuters, Kamis (10/12), Dow Jones Industrial Average turun 90,88 poin atau 0,3 persen menjadi 30.083, indeks S&P 500 kehilangan 26,95 poin atau 0,73 persen menjadi 3.675,3 dan Nasdaq turun 237,68 poin atau 1,89 persen menjadi 12.345,10.

Investor mengandalkan paket bantuan fiskal yang telah lama dinanti untuk menopang ekonomi yang terpukul akibat pandemi COVID-19 serta lockdown yang menyebabkan jutaan orang terkena PHK dan sektor pariwisata terguncang.

Pemimpin Mayoritas Senat AS, Mitch McConnell, mengatakan anggota parlemen hingga saat ini masih mencari jalan menuju kesepakatan untuk bantuan COVID-19. Menurutnya, DPR AS bersiap untuk memberikan suara pada RUU pendanaan pekan depan, untuk memberikan lebih banyak waktu kesepakatan.

Sementara itu, saham Facebook memperpanjang penurunan di akhir sesi setelah Komisi Perdagangan Federal AS dan hampir setiap negara bagian AS, menggugat perusahaan media sosial itu pada Rabu (9/12). Facebook dinilai melanggar undang-undang antitrust dan berpotensi dibubarkan. Berita tersebut membebani nama mega cap lainnya seperti Alphabet dan membuat NYSE FANG + ETF turun sekitar 2 persen.

Dengan valuasi keseluruhan sekarang pada level yang sangat tinggi, beberapa investor khawatir saham tersebut rentan terhadap berita buruk, seperti kemunduran tak terduga dalam peluncuran vaksin virus corona atau penundaan stimulus.

Dua reaksi alergi dilaporkan pada hari pertama peluncuran vaksin Pfizer COVID-19, kata kepala regulator obat Inggris.

DoorDash Inc dibuka pada USD 182, meningkat setelah harga USD 102 per lembar saham pada debutnya. Startup pengiriman makanan ini berhasil mengumpulkan USD 3,37 miliar di salah satu peluncuran pasar saham AS terbesar sejauh ini pada tahun 2020.

Ritel perbaikan rumah Lowe’s Cos Inc melonjak setelah mengumumkan rencana pembelian kembali saham senilai USD 15 miliar.

 

Leave a Comment