Euro menguat terhadap mata uang-mata uang mayor akibat rentetan komentar hawkish dari para pejabat European Central Bank (ECB). Spekulasi bahwa bank sentral Eropa tersebut akan menaikkan suku bunga dengan segera, semakin merebak. Selain itu, pemilu presiden Prancis juga masih menjadi pengamatan pasar. Keunggulan Emmanuel Macron terhadap Marine Le Pen, menaikkan kepercayaan terhadap aset minat risiko.
EUR/USD naik 0.17% dari harga pembukaan dan diperdagangkan di kisaran $1.0869. Sehari sebelumnya, pasangan mata uang tersebut menghimpun kenaikan harga sebanyak 0.58%.

Terhadap Sterling, Euro unggul dengan fokus investor masih tertuju pada kebijakan bank sentral kedua wilayah. EUR/GBP naik 0.2% ke 0.8323. Sedangkan versus Yen, EUR/JPY diperdagangkan 139.53, naik 0.11%.
Presiden Bundesbank Jerman, Joachim Nagel, menambah panjang deretan pejabat ECB yang mendukung kenaikan suku bunga 20 basis poin pada Juli. Dalam rapat kebijakan ECB yang digelar Kamis lalu, Nagel mendukung kenaikan suku bunga hingga lebih dari 70 basis poin hingga akhir tahun ini.
Jika kenaikan suku bunga ECB terlaksana, maka akan menjadi kenaikan yang pertama kalinya sejak penerapan suku bunga nol tahun 2013. “Euro dikendalikan sepenuhnya oleh potensi kenaikan suku bunga pada bulan Juli,” kata Kenneth Broux, analis dari Societe Generale di London.
Di samping itu, kabar pilpres Prancis turut menambah daya tarik Euro. Presiden petahana Prancis, Emmanuel Macron, kembali mengungguli lawannya dalam ajang pemilu presiden. Penampilannya dalam debat capres pada hari Minggu kemarin, lebih gemilang dibandingkan dengan Marine Le Pen. “Sepertinya tidak ada apa pun dari debat yang dapat mengubah skala pemilihan di kedua arah”, ungkap Jim Reid dari Deutsche Bank yang dikutip oleh Reuters.
Euro Masih Berisiko Turun
Kendati demikian, analis Commerzbank Antje Praefcke memperingatkan bahwa Euro masih berisiko turun. Terutama jika The Fed terbukti lebih agresif mengetatkan kebijakan moneter daripada ECB. “Masih ada risiko bahwa Euro akan kembali tenggelam,” tulis analis tersebut.
Para investor sangat menantikan update kebijakan baru dari tiga bank sentral mayor: Gubernur Bank of England Andrew Bailey, Presiden ECB Christine Lagarde dan ketua Fed Jerome Powell, dalam diskusi panel IMF yang digelar pada hari Kamis ini.