Berikut adalah penjelasan mengenai proyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Senin, 26 Mei 2025:
Proyeksi IHSG Menguat
IHSG diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin, 26 Mei 2025. Sebelumnya, IHSG ditutup menguat di level 7.214 (+0.658 persen) pada Jumat, 23 Mei 2025.
Analisis dari Binaartha Sekuritas:
- Potensi Lanjutan Reli: Analis Binaartha memperkirakan IHSG berpotensi melanjutkan reli menuju 7.345 jika berhasil menembus di atas level resisten terdekat yaitu 7.261.
- Risiko Koreksi: Namun, masih ada potensi terbentuknya pola ending diagonal, yang berarti ada risiko koreksi jika IHSG tetap berada di bawah 7.261.
- Level Penting:
- Support: 7.109, 7.055, 6.929, dan 6.811.
- Resisten: 7.261, 7.345, dan 7.444.
- Indikator MACD: Menunjukkan adanya momentum bullish.
- Rekomendasi Saham: ADRO, AKRA, ANTM, dan ASII direkomendasikan untuk diperhatikan selama perdagangan Senin, 26 Mei 2025.
Analisis dari Phintraco Sekuritas:
- Pergerakan Pekan Lalu: Pekan lalu, IHSG bergerak sideways dengan kecenderungan menguat. Pendorongnya adalah penurunan BI Rate, penguatan rupiah, dan minat beli investor asing.
- Sisi Teknikal:
- Stochastic: Masih berada di area overbought tetapi belum menunjukkan pembalikan arah.
- Bollinger Bands: Menandakan volatilitas tinggi dan masih ada potensi naik, meskipun overbought dalam jangka pendek.
- Histogram MACD: Masih menunjukkan momentum positif.
- Volume: Masih menunjukkan minat beli yang cukup besar.
- Proyeksi Pekan Depan: IHSG diperkirakan melanjutkan konsolidasi pada rentang 7.200-7.300.
- Saham yang Perlu Diperhatikan: MBMA, AUTO, BBYB, KLBF, dan TOWR direkomendasikan untuk diperhatikan pada pekan ini.
Sentimen Fundamental yang Mempengaruhi:
Dari AS:
- Rilis Data: Akan ada rilis data durable goods orders bulan April 2025 yang diperkirakan turun 6,8% (MoM) dari bulan Maret 2025 yang tumbuh 7,5% (MoM).
- S&P/Case-Shiller Home Price: Bulan Maret 2025 diperkirakan tumbuh 4,2%, sedikit melambat dari bulan Februari 2025 yang naik 4,5%.
- Indeks Kepercayaan Konsumen AS: Bulan Mei 2025 diperkirakan turun ke 84 dari 86 pada April 2025.
- Core PCE price index: April 2025 diperkirakan stagnan dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 0,2% (MoM).
- FOMC Minutes: Federal Open Market Committee (FOMC) juga akan merilis risalah rapatnya.
Dari Eropa:
- Rilis Data: Akan dirilis data Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK) Jerman, tingkat pengangguran (unemployment rate), dan penjualan ritel (retail sales) pekan ini.
Dari Asia:
- Jepang: Akan dirilis data IKK, tingkat pengangguran, produksi industri (industrial production), dan penjualan ritel.
- China: Akan ada rilis data NBS Manufacturing PMI bulan Mei 2025 yang diperkirakan turun di 48,6 dari 49 di bulan April 2025.
Secara keseluruhan, meskipun ada beberapa indikator yang menunjukkan kondisi overbought dalam jangka pendek, sentimen positif dari pasar domestik (penurunan BI Rate, penguatan rupiah, minat beli asing) serta momentum teknikal yang masih positif diperkirakan akan mendorong IHSG untuk melanjutkan penguatan atau setidaknya bergerak konsolidatif pada rentang yang lebih tinggi. Investor juga akan mencermati data-data ekonomi penting dari AS, Eropa, dan Asia yang dapat memberikan petunjuk arah pasar selanjutnya.