Setelah Rilis Risalah Pertemuan The Fed, Wall Street Tumbang

XM broker promo bonus

Pada perdagangan Rabu (18/8/2021), indeks utama Wall Street ditutup melemah. Setelah pengumuman risalah pertemuan The Federal Reserve, penurunan paling besar dialami oleh S&P 500 yang melemah lebih dari 1 persen.

Dikutip dari Reuters, Kamis (19/8), Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 382,59 poin, atau 1,08 persen menjadi 34.960,69, S&P 500 (.SPX) kehilangan 47,81 poin, atau 1,07 persen menjadi 4.400,27 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 130,27 poin, atau 0,89 persen menjadi 14.525,91.

Penurunan saham terutama terjadi di akhir sesi perdagangan, mendorong S&P 500 turun sekitar 1,8 persen dan membukukan rekor penutupan dengan penurunan paling dalan di dua hari berturut-turut.

Hasil pertemuan The Fed menunjukkan bahwa para pejabat bank sentral belum mencapai kesepakatan tentang kebijakan pengurangan pembelian obligasi. Sebagian pihak menyatakan mereka khawatir tentang inflasi yang mungkin akan terjadi. Sedangkan ada pihak lain menganggap kenaikan inflasi belum akan terjadi dalam waktu dekat. Mereka menyebut dibutuhkan kesabaran The Fed untuk membuat orang Amerika bisa kembali bekerja.

Di sisi lain, investor tengah mencari tanda-tanda tentang kapan bank sentral akan menerapkan kebijakan uang longgar. Termasuk mengurangi pembelian obligasi.

Setelah ini, fokus investor akan bergeser ke konferensi penelitian tahunan The Fed di Jackson Hole, Wyoming, yang akan dilakukan minggu depan untuk membaca tentang langkah bank sentral selanjutnya. Banyak analis memperkirakan The Fed akan mengumumkan rencananya untuk mengurangi pembelian aset pada pertemuan 21-22 September.

Ekonomi AS diklaim mulai pulih. Hal ini didorong oleh pendapatan perusahaan di kuartal kedua yang cenderung positif. Di sisi lain kebijakan moneter yang akomodatif juga turut menjadi sentimen positif bagi pasar saham.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 8,8 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 9,15 miliar saham.

Baca Juga:   The Fed Turunkan Suku Bunga, Wall Street Melesat

BERPOTENSI MELEMAH

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi tertahan dan berpotensi melemah pada perdagangan hari ini, Kamis (19/8). Pada perdagangan kemarin, Rabu (18/8), IHSG ditutup naik 30,23 poin (0,50 persen) ke posisi 6.118,15.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, menjelaskan secara teknikal pergerakan IHSG hari ini terkonsolidasi dan mencoba bertahan pada trend bullish jangka panjang dan Moving Average 50 hari serta 20 hari.

Chart pattern berpotensi membentuk pola head and shoulders yang dikonfirmasi apabila IHSG break out level support MA50 sebagai neckline. Indikator stochastic dan RSI bergerak terkonsolidasi pada area middle oscillator. Sementara indikator MACD bergerak mendatar dengan histogram yang menguat.

“Sehingga secara teknikal pergerakan IHSG masih akan tertahan dan berpotensi melemah menguji kembali level support MA20 dan MA50 dengan rentang pergerakan 6.068-6.179,” kata Lanjar berdasarkan risetnya, Kamis (19/8).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal menurut Lanjar diantaranya adalah ANTM, ASRI, BSDE, CPIN, CTRA, ICBP, MIKA, SCMA, SILO, TBIG, dan TOWR.

Sementara itu, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi IHSG hari ini berpotensi berada dalam tekanan. Ia mengatakan pergerakannya berada di range 5.996 sampai 6.178.

William mengatakan pola pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar di tengah sentimen yang akan mewarnai pergerakan hari ini yaitu rilis data perekonomian tentang tingkat suku bunga yang diperkirakan masih berada dalam kondisi tidak berubah.

Selain itu, kata William, kondisi perlambatan perekonomian masih akan terus berpengaruh terhadap emiten hingga beberapa waktu mendatang.

“Namun untuk jangka panjang masih terlihat bahwa perbaikan perekonomian akan terjadi dalam tempo cepat atau lambat sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam jangka panjang. Hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan,” ujar William.

Baca Juga:   Ketegangan Dagang AS-China Mereda, Wall Street Meningkat

Berikut ini saham yang direkomendasikan William untuk perdagangan hari ini yaitu UNVR, HMSP, TLKM, WIKA, BBCA, ICBP, INDF, PWON, dan ASRI.

 

Leave a Comment