Saham Uber hingga Nvidia Dorong Wall Street Menguat

Pada perdagangan Rabu, 14 Februari 2024, indeks saham Amerika Serikat (AS), Wall Street, berakhir menguat didorong oleh perusahaan ride-hailing Lyft dan Uber, sementara Nvidia menggantikan Alphabet sebagai perusahaan paling bernilai ketiga di pasar saham AS.

Dikutip dari Reuters, S&P 500 naik 0,96 persen dan berakhir di 5.000,62 poin. Nasdaq menguat 1,30 persen menjadi 15.859,15 poin, sedangkan Dow Jones Industrial (DJI) Average naik 0,40 persen menjadi 38.424,27 poin.

Dari 11 indeks sektor S&P 500, sembilan indeks menguat, dipimpin oleh sektor industri (.SPLRCI), naik 1,67 persen, diikuti kenaikan 1,42 persen pada sektor jasa komunikasi (.SPLRCL).

Kapitalisasi pasar Nvidia (NVDA.O), menyalip Alphabet (GOOGL.O) menjelang hasil kinerja kuartal IV pekan depan, saat ini dengan nilai pasar saham USD 1,825 triliun setelah sahamnya naik 2,5 persen.

Uber (UBER.N) naik hampir 15 persen ke rekor tertinggi, didorong oleh rencana pembelian kembali saham senilai USD 7 miliar. Lyft (LYFT.O) melonjak 35 persen setelah labanya melampaui perkiraan dan disebut akan menghasilkan arus kas bebas positif untuk pertama kalinya pada tahun 2024.

S&P 500 juga didorong oleh saham Meta Platforms (META.O) dan Tesla (TSLA.O), keduanya naik lebih dari 2 persen. Lalu Super Micro Computer (SMCI.O) naik lebih dari 11 persen. Hal ini membantu Russell 200 (.RUT) naik 2,4 persen.

Robinhood Markets (HOOD.O) menguat 13 persen menyusul kejutan laba kuartal IV. Saham Crypto Coinbase (COIN.O), Marathon Digital (MARA.O), dan Riot (RIOT.O), masing-masing naik lebih dari 13 persen karena nilai pasar bitcoin melampaui USD 1 triliun untuk pertama kalinya sejak 21 November.

Adapun indeks Wall Street merosot ke posisi terendah lebih dari satu minggu pada Selasa dan saham blue-chip pada DJI terpuruk setelah data harga konsumen inti pada Januari bertahan hampir dua kali lipat dari target 2 persen The Fed, memaksa investor untuk menilai kembali ekspektasi penurunan suku bunga mereka.

“Terlepas dari kapan pemotongan suku bunga pertama dilakukan, saya pikir pasar harus takut terhadap apa yang ditakutkan oleh The Fed, yaitu melakukan pemotongan terlalu cepat dan harus menaikkan suku bunga. Hal ini akan menjadi bencana bagi reli ini,” kata Chief Executive Officer Manajemen Aset Longbow, Jake Dollarhide.

Presiden Fed Chicago Austan Goolsbee mengatakan target inflasi bank sentral sebesar 2 persen akan tetap berada di jalurnya, bahkan jika kenaikan harga sedikit lebih tinggi dari perkiraan selama beberapa bulan ke depan.

Ekspektasi The Fed akan memangkas suku bunga tahun ini telah memicu reli di Wall Street dalam beberapa bulan terakhir yang telah mengirim S&P 500 ke rekor tertinggi.

Suku bunga berjangka menunjukkan sebagian besar pedagang memperkirakan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan Juni, menurut proyeksi CME FedWatch.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Kamis (15/2). Pada perdagangan Selasa (13/2), IHSG ditutup melemah sebesar 87,92 poin atau 1,2 persen ke level 7.209.

Tim analis Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG berpotensi menguat terbatas dengan support dan resistance di level 7.170 – 7.270. Selain data inflasi Amerika, hasil quick count pemilu Indonesia 2024 juga akan memberikan pengaruh terhadap gerak pasar hari ini.

“Quick count biasanya juga akan mempengaruhi pergerakan pasar pada hari berikutnya setelah election. Oleh sebab itu, hari ini biasanya pergerakan pasar akan cenderung didominasi oleh hasil quick count, di mana kali ini secara sementara dimenangkan oleh Prabowo,” tulis Pilarmas Investindo Sekuritas dalam risetnya, Kamis (15/2).

Kilas balik, sejak Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjabat di tahun 2014, IHSG telah mengalami kenaikan sebesar 43 persen. Hal ini tidak lepas dengan kinerja pemerintahan Jokowi yang terbukti memberikan banyak perubahan terutama infrastruktur yang semakin maju serta hilirisasi yang selalu ditonjolkannya.

Apabila pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang memenangkan pesta demokrasi kali ini, sektor yang akan diuntungkan adalah konsumer, Infrastruktur, pertambangan, dan pertanian.

“Hal ini tidak lepas dengan keinginan pasangan calon ini untuk menghadirkan program makan gratis dan melanjutkan program-program Presiden sebelumnya seperti hilirisasi dan keberlanjutan Ibu Kota Negara (IKN),” lanjutnya.

Apabila pemilu berlangsung dalam satu putaran, maka IHSG akan berada di zona hijau. Sebab, sikap pasar tidak suka dengan ketidakpastian dengan 2 putaran. Bertambahnya calon sebetulnya memberikan warna baru meskipun memang bertambah lagi ketidakpastian siapa yang akan menjadi pemenang.

“Setiap paslon harus bersikap dewasa dalam menerima kemenangan dan kekalahan. Hal ini nantinya akan memberikan dampak yang positif bagi pasar, dan bagus atau tidaknya calon yang menang nanti, biarlah pasar yang menentukan responsnya,” ungkap Pilarmas Investindo Sekuritas.

Sementara itu, riset RHB Retail Research menunjukkan IHSG akan terkoreksi teknikal dan breakdown support garis MA(5,20) dengan volume rendah untuk menguji support garis MA50.

“Selama bertahan di atas garis MA50 maka berpeluang untuk kembali rebound dan melanjutkan fase bullish-nya,” lanjutnya.

Namun jika breakdown support garis MA50, maka berpeluang untuk masuk ke fase sideways. Range pergerakan IHSG saat ini berada di kisaran 7.100 hingga 7.300. (*)

 

Leave a Comment