Seiring dengan makin populernya investasi saham di Indonesia, bertambah pula jumlah seminar, training, dan workshop yang mengklaim dapat memandu pemula untuk sukses dalam investasi maupun trading saham. Kegiatan-kegiatan itu ada yang gratis, tetapi ada pula yang pasang tarif hingga jutaan.
Pertanyaannya, perlukah kita merogoh kocek dalam-dalam demi belajar saham? apakah belajar saham memang butuh biaya mahal? Jawabannya bisa ya dan tidak.

Banyak investor pemula yang merasa terbantu dan memperoleh “pencerahan” setelah mengikuti seminar-seminar mahal tersebut. Anda mungkin bisa menemukan beberapa contohnya diantara keluarga atau teman-teman Anda. Namun, sejatinya banyak orang yang sekarang disebut pakar dan termasuk investor sukses, mencapai keberhasilan mereka tanpa mengikuti seminar-seminar semacam itu, melainkan dengan belajar saham secara otodidak. Setelah sukses dan merasa perlu untuk meningkatkan pengetahuan, barulah mereka berguru pada investor yang dianggap lebih berpengalaman lagi.
Mengapa demikian? Karena dalam investasi dan trading saham, pengalaman yang diperoleh dari praktek itu lebih penting dibandingkan teori. Kemampuan individual setiap investor dalam beradaptasi di pasar akan lebih menentukan kesuksesannya, daripada kemampuan menghafalkan arti berbagai istilah yang digunakan di bursa saham.
Jika Anda termasuk investor pemula yang tak memiliki latar belakang di bidang ekonomi sama sekali dan belum pernah bersentuhan dengan dunia keuangan, maka barangkali diperlukan wawasan pendahuluan yang diperoleh dari seminar. Namun, seminar introduksi (perkenalan) seperti itu telah diberikan secara gratis oleh Bursa Efek indonesia dalam bentuk Sekolah Pasar Modal yang diadakan berkala di kota-kota besar seluruh nusantara.
Jadi, sebelum Anda mempertimbangkan untuk membayar tiket seminar yang mahal demi belajar saham, cobalah tempuh jalan gratisan terlebih dahulu. Ikuti Sekolah Pasar Modal yang diadakan BEI, kemudian pelajari investasi saham lebih lanjut secara otodidak menggunakan buku-buku atau artikel-artikel yang sudah banyak tersedia di internet, dan praktekkan hal-hal yang Anda pahami itu secara langsung dengan jual-beli di bursa. Apabila Anda merasa kurang memadai, barulah cari seminar, training, atau workshop yang bisa meng-upgrade wawasan Anda ke level selanjutnya.
Tagged With : investasi • saham