Nvidia Dongkrak Wall Street di Tengah Kegelisahan Pasar Akibat Tarif Baru

Bursa saham Amerika Serikat, Wall Street, ditutup menguat tipis pada perdagangan Kamis, 29 Mei, meskipun terjadi gejolak sepanjang hari. Penguatan ini didorong oleh kenaikan saham Nvidia, yang berhasil mengimbangi kekhawatiran pasar akibat putusan pengadilan yang memberlakukan kembali tarif resiprokal Presiden Donald Trump.

Saham Nvidia Jadi Penopang Utama

Nvidia (NVDA.O) melonjak 3,2 persen setelah perusahaan tersebut pada Rabu malam melaporkan hasil penjualan yang optimis. Peningkatan penjualan ini didorong oleh para pelanggan yang menimbun chip AI menjelang pembatasan ekspor AS ke China. Meskipun demikian, Nvidia memperingatkan bahwa pembatasan baru tersebut diperkirakan akan memangkas USD 8 miliar dari penjualan kuartal saat ini.

Optimisme terhadap pendapatan perusahaan, khususnya dari Nvidia, memberikan dukungan signifikan bagi pasar. Nvidia sendiri merupakan salah satu dari tujuh perusahaan teknologi “Magnificent Seven” yang telah melaporkan hasil keuangannya untuk periode pendapatan ini, dan sahamnya kini naik 3,6 persen sepanjang tahun.

Volatilitas Pasar Akibat Putusan Tarif

Perdagangan pada hari Kamis cukup bergejolak. Investor mencerna putusan pengadilan banding pada sore hari yang memberlakukan kembali tarif resiprokal Presiden Donald Trump. Putusan ini muncul sehari setelah pengadilan perdagangan memerintahkan pemblokiran tarif tersebut, menciptakan ketidakpastian di pasar.

Namun, Adam Sarhan, kepala eksekutif 50 Park Investments, menyatakan bahwa putusan ini mungkin hanya menjadi berita utama sesaat karena sebagian besar tarif tersebut telah dicabut oleh Trump.

Pergerakan Indeks Utama

Pada penutupan perdagangan Kamis, 29 Mei:

  • Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 117,03 poin atau 0,28 persen, menjadi 42.215,73.
  • S&P 500 (.SPX) naik 23,62 poin atau 0,40 persen, menjadi 5.912,17.
  • Nasdaq Composite (.IXIC) naik 74,93 poin atau 0,39 persen, menjadi 19.175,87.

Dampak Perkembangan Perdagangan

Perkembangan terkait perdagangan telah mengguncang pasar saham tahun ini, terutama setelah pengumuman Trump pada 2 April mengenai tarif impor global yang besar. S&P 500 sempat bangkit dari aksi jual di awal April karena ketegangan perdagangan mereda dan laba kuartal pertama sebagian besar lebih baik dari yang diharapkan. Indeks ini sekarang naik 0,5 persen untuk tahun 2025, meskipun masih di bawah rekor tertingginya di bulan Februari.

Secara keseluruhan, meskipun ada tekanan dari masalah tarif, kinerja kuat saham Nvidia berhasil mendorong penguatan indeks-indeks utama Wall Street pada penutupan perdagangan Kamis, 29 Mei.

Leave a Comment