Di sesi perdagangan Selasa sore ini, harga emas terpantau merosot. Bangkitnya Dolar AS dan membaiknya data ekonomi China, membuat emas harus melepas gain hingga 1 persen karena aset-aset berisiko mendapatkan pembeli.
Kendati demikian, harga emas masih berada di level tinggi satu pekan. Logam mulia tersebut sedang dalam jalur kenaikan enam pekan berturut-turut. Ketidakpastian jangka panjang akibat wabah Corona, masih menjadi jaminan untuk bertahan di level tinggi.
Saat berita ini ditulis, harga emas spot makin tertekan ke kisaran 1,590, setelah turun 1 persen ke $1,605 pada pukul 09:30 GMT. Sementara itu, harga emas futures di Comex New York untuk pengiriman April, anjlok 1.2 persen ke $1,599.00.

“Kombinasi antara menguatnya Dolar AS dan membaiknya minat risiko, memberatkan kenaikan harga emas,” komentar Craig Erlam, analis dari OANDA.
Indeks Dolar AS (DXY) menguat 0.4 persen, menyambung kenaikan 1 persen di malam sebelumnya. Di saat yang sama, para investor Jepang dan perusahaan-perusahaan bergegas untuk meng-cover Dolar AS yang kurang, sebelum akhir tahun fiskal Jepang pada akhir Maret ini.
Konsekuensi Kebijakan Untuk Atasi Pandemi, Dukung Bullish Emas
Di sisi lain, saham-saham dunia pada hari ini terdukung oleh data pabrikan China. Namun berkebalikan dengan prospek harga emas yang gemilang, prospek pasar ekuitas masih berada dalam jalur menuju kuartal terburuk sejak tahun 2008 akibat gejolak ekonomi gara-gara pandemi Corona.
Sejumlah negara memberlakukan berbagai kebijakan untuk menghentikan penyebaran virus. Segala upaya dilakukan mulai dari penggalakan Physical Distancing hingga Lockdown. Langkah-langkah tersebut tak pelak membawa konsekuensi bagi perekonomian. Bank-bank sentral pun memgambil tindakan dengan cara melonggarkan moneter dan menginjeksikan stimulus.
Menurut Ajay Kedia, analis dari Kedia Commodities di Mumbay, Quantitative Easing (QE) masif yang dilakukan oleh bank-bank sentral masih membuat prospek bullish emas masih meyakinkan. Secara teknikal, analis tersebut memprediksi bahwa harga emas masih punya potensi naik ke angka $1,675.
Tagged With : emas • harga emas