Mempersiapkan Bisnis Untuk the New Normal: Bagaimana Caranya?

Perbincangan tentang “the new normal” setelah pandemi Covid-19 terus bergulir dalam beberapa minggu terakhir. Seperti apakah kira-kira kehidupan normal yang baru setelah badai krisis yang telah menghempaskan seluruh aspek kehidupan manusia di dunia ini? Anda pemilik bisnis juga harus mempersiapkan bisnis untuk the new normal tersebut. Tidak ada ada yang bisa memprediksi dengan pasti seperti apa bentuknya. Lalu, bagaimana cara mempersiapkan bisnis anda untuk itu?

Semua menyadari bahwa pandemi Covid-19 telah mengubah model operasi bisnis di seluruh dunia, sekalipun sejumlah negara maupun daerah sudah sedikit melonggarkan kebijakan lockdown atau pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Sejumlah bisnis sudah mulai membuka kembali usahanya. Namun, dampaknya masih akan terasa dalam waktu yang cukup lama.

mempersiapkan bisnis untuk the new normal

Perubahan mendasar seperti social distancing, masker wajah, dan penggunaan teknologi virtual untuk pertemuan jarak jauh dalam rangka meminimalisir kontak langsung sepertinya akan mempengaruhi seperti apa the new normal dalam kehidupan manusia di masa mendatang. Langkah-langkah ini akan menjadi salah satu cara hidup manusia setidaknya dalam beberapa tahun ke depan.

Cara Mempersiapkan Bisnis Untuk the New Normal

Saat ini memasuki kehidupan normal dengan format baru, kita akan melihat perubahan-perubahan mendasar dalam komunitas bisnis. Tidak ada satupun industri yang benar-benar bebas dari perubahan tersebut, meski derjatnya berbeda-beda. Tidak sedikit industri yang mengalami perubahan radikal dalam cara operasi dan model bisnisnya. Bagi pemilik bisnis, jam terus berdenting dan mereka harus tetap merencanakan keberhasilan usahanya, seperti apapun kehidupan manusia kelak.

Semakin cepat anda menyadari bentuk perubahan yang dibutuhkan dalam bisnis, semakin cepat anda bisa mengupayakan jalan menuju pemulihan. Berikut adalah beberapa tips mempersiapkan bisnis untuk the new normal:

  • Lihat Secara Dekat. Inilah saatnya untuk memantau semua aspek bisnis anda secara lebih dekat, layaknya melihat sebuah benda menggunakan mikroskop. Cobalah bertanya, “Perubahan apa yang harus saya lakukan akibat dampak Covid-19 ini?” Langkah pertama ini sangat penting sebelum anda mencoba membuka kembali usaha anda. Lihatlah ke depan dan susun rencana bagaimana operasi usaha anda di masa mendatang. Jika anda kembali terjun menjalankan usaha tanpa rencana, maka besar kemungkinan anda akan ‘menabrak batu besar’ yang tidak terlihat sebelumnya.
  • Komunikasi, Komunikasi, Komunikasi. Mengapa harus diulangi hingga 3x? Setidaknya, pengulangan ini menekankan betapa pentingnya komunikasi dalam mempersiapkan bisnis untuk the new normal. Bangunlah komunikasi dengan keseluruhan tim dan tetap berkomunikasi. Berusahalah untuk tetap sejalan dengan seluruh tim dan pahami semua level dalam organisasi anda. Setiap orang harus mampu melihat dengan jelas perubahan yang sedang anda terapkan dan mengapa perubahan tersebut penting. Selain itu, tetap berkomunikasi dengan seluruh karyawan. Jangan hanya mengkomunikasikan kebijakan-kebijakan atau langkah-langkah baru. Namun, perkuatlah budaya korporasi dan komitmen anda dalam melindungi mereka.
  • Pastikan Keselamatan Menjadi Prioritas. Pastikan untuk menjaga keselamatan seluruh karyawan, konsumen, dan pemasok anda. Pertimbangkan untuk menyediakan alat pelindung diri (APD) jika dibutuhkan. Anda bisa bekerja sama dengan rantai pasok yang kuat dan handal untuk memastikan keseluruhan organisasi anda aman dan terlindungi – tidak hanya sekarang, namun juga di masa mendatang. Selanjutnya, lakukan review, revisi, dan penyesuaian terhadap panduan pengembangan sumber daya manusia maupun panduan kerja internal, ketika karyawan harus bekerja dari rumah. Dengan cara ini, anda akan selalu siap jika suatu saat bisnis anda dihadapkan pada kondisi yang sama kembali. Upaya semacam ini dapat mengurangi rasa takut dan ketidakpastian.
  • Cari Peluang Baru. Lakukan evaluasi untuk melihat peluang-peluang baru bagi bisnis anda untuk berkembang atau memasuki niche usaha yang baru. Sekalipun pandemi covid-19 telah mempengaruhi dunia usaha secara negatif, tetap ada kemungkinan kalau krisis ini menciptakan peluang baru bagi produk atau jasa yang sebelumnya tidak diunggulkan di masa lalu, namun tiba-tiba dianggap penting saat ini.
  • Lakukan Tindak Lanjut. Empat tips di atas bisa saja pudar seiring dengan waktu. Jadi, pastikan untuk melakukan evaluasi dan tindak lanjut secara terus-menerus untuk memastikan bahwa anda berjalan di rel yang benar. Jika tidak, keseluruhan organisasi akan merasakan kurangnya tindak lanjut dari anda. Akibatnya, hal itu akan menurunkan kredibilitas anda sebagai pemilik bisnis. Di masa sulit seperti ini, setiap orang membutuhkan seorang pemimpin sebagai teladan yang akan membantu mereka melalui krisis akibat pandemi.
Baca Juga:   Cara Jualan Buku secara Online

Pada  masa-masa seperti ini, seorang pemimpin tidak boleh kehilangan arah. Karyawan, tim, dan orang-orang dalam jaringan bisnis membutuhkan seorang pemimpin yang visioner. Ini adalah asset terpenting bagi anda dalam  mempersiapkan bisnis untuk the new normal. Perlu dingat bahwa hukum dari masa depan adalah perubahan dan evolusi. Untuk memaksimalkan peluang dan posisi organisasi anda menuju sukses, anda harus terus berubah seiring dengan waktu.

Tagged With :

Leave a Comment