Kiwi Merosot Tanggapi Kenaikan Suku Bunga Bank Sentral New Zealand

XM broker promo bonus

Dolar New Zealand jeblok setelah Bank sentral New Zealand (RBNZ) menaikkan suku bunga untuk kedua kalinya sejak beberapa bulan terakhir. Kiwi menjadi mata uang dengan pergerakan tersignfikan di sesi Asia yang tenang. Dolar New Zeland merosot lebih setengah persen saat berita ini ditulis pada Rabu (24/November) siang, dengan NZD/USD yang diperdagangkan di 0.6905.

Ahli strategi Westpac Imre Speizer mengatakan, pelepasan ekspektasi agresif mungkin menjadi cetak biru untuk pasar lain yang telah berada di posisi yang sama. Akan tetapi, dalam perhitungan sementaranya, Kiwi dapat semakin tertekan sehubungan dengan trend bullish Dolar AS. “Jika merosot sampai ke bawah $0.69, saya pikir kita dalam bahaya, dengan risiko penurunan di bawah $0.68,” katanya.

 

Ekonomi New Zealand Butuh Kebijakan Moneter Ketat

RBNZ memutuskan menaikkan Official Cash Rate (OCR) New Zealand sebanyak 25 basis poin ke 0.75, di rapat kebijakan terakhir RBNZ tahun ini. Kenaikan inflasi dan pelonggaran pembatasan demi pencegahan infeksi COVID di New Zealand, dinilai telah mendukung kegiatan ekonomi.

new-zealand-interest-rate

Pihak bank sentral menjelaskan bahwa langkah yang paling sesuai adalah dengan melanjutkan pengurangan stimulus moneter demi mempertahankan stabilitas inflasi, serta mendukung ketenagakerjaan maksimum yang berkelanjutan. Meski demikian, mereka tak menutup kemungkina pelonggaran stimulus lebih jauh kemungkinan masih dibutuhkan dan OCR mungkin akan dinaikkan di atas Rate netral.

RBNZ juga memberikan sinyal siklus pengetatan moneter yang lebih agresif mencapai 2.5% pada tahun 2023 dan akan lebih tinggi pada Desember 2024. “Komite mengekspektasikan bahwa OCR perlu dinaikkan secara progresif dan kondisional pada perkembangan ekonomi sesuai ekspektasi. OCR mungkin akan dinaikkan di atas rate netral,” demikian tulis notulen rapat bank tersebut.

Baca Juga:   Waspadai 3 Modus Penipuan Forex Ini Agar Terhindar Dari Kebangkrutan

Mengomentari kebijakan moneter RBNZ hari ini, ekonom Ben Udy dari Capital Economics mengatakan,”Mengingat pemanasan ekonomi, menurut kami RBNZ masih jauh dari selesai. Kami mengekspektasikan bank sentral tersebut akan menaikkan suku bunga lagi tahun depan, sekitar 2.0% di pertengahan tahun depan.”

Leave a Comment