Kevin Aprilio Rugi Rp17 M, Begini Tips Investasi di Forex

Tidak ada yang menyangka bahwa di usia yang terbilang muda, yakni 25 tahun seorang Kevin Aprilio sudah memiliki utang hingga Rp17 miliar. Berdasarkan pengalamannya itulah, Kevin Aprilio membagikan tips untuk kita agar sukses berinvestasi melalui Forex, salah satunya adalah tetapkan tujuan dan perencanaan yang matang.

Sebelumnya, diketahui bahwa Kevin Aprilio mengenal instrumen tukar menukar mata uang atau valuta asing dari suami teman ibunya, Tommy Simanungkalit. Darinya Kevin banyak belajar mengenai trading dan forex.

Awalnya, Tommy menawarkan imbal hasil sebesar 5% setiap bulannya. Mendapatkan tawaran tersebut, tentu saja bikin kita tergiur dan segera menyetorkan sejumlah uang, begitu juga yang dilakukan Kevin.

Tanpa berpikir panjang, hanya memikirkan keuntungan dan cuan, Kevin rela menyetorkan sejumlah uang dalam jumlah fantastis. Bahkan, karena sudah merasakan keuntungan yang maksimal tersebut Kevin mengajak beberapa keluarga, kerabat, dan koleganya untuk berinvestasi dan berbisnis di forex melaluinya.

Kevin Aprilio menjadi perantara atau middle man antara Tommy dan beberapa keluarga atau koleganya. Sebagai middle man, Kevin tentu menerima sejumlah uang untuk nantinya akan disetorkan kepada Tommy.

Namun, rasa percayanya kandas bersama hilangnya seluruh uang yang sudah Ia setorkan kepada Tommy. Jumlahnya bahkan hingga ratusan miliar. 

Sebagai bentuk rasa pertanggungjawaban dirinya terhadap keluarga, kerabat, dan koleganya, Kevin Aprilio mengajukan pinjaman sebesar Rp17 miliar untuk melunasi seluruh uang yang sudah disetorkan kepadanya meski ini bukan seutuhnya kesalahan Kevin Aprilio.

Adapun kerugian yang didapati Kevin sendiri sebesar Rp8 miliar, untuk melunasi seluruh utang tersebut Kevin sampai harus menjual mobil Ferrari miliknya.

Fakta seputar Forex

Forex atau Foreign Exchange merupakan transaksi tukar menukar atau perdagangan (trading) mata uang asing atau valuta asing yang dilakukan di dalam platform Forex. Keuntungan finansial akan kita raih setiap transaksi jual-beli valuta asing karena nilai setiap mata uang yang satu dengan yang lainnya berbeda.

Kita yang mencoba berinvestasi melalui Forex disebut trader. Perusahaan yang memberikan fasilitas kepada trader untuk melakukan transaksi biasa disebut dengan broker. Broker jugalah yang akan membantu kita dalam menganalisis pasar valuta asing agar kita dapat menentukan langkah investasi yang tepat.

Forex di Indonesia telah dijamin oleh Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta Badan Pengawas Perdagangan Komoditi (Bappebti). Selain itu, ada beberapa fakta lainnya seputar Forex.

1. Memiliki tingkat risiko yang tinggi

Pergerakan harga valuta asing yang sangat dinamis yang membuat Forex menjadi salah satu instrumen investasi dengan tingkat risiko yang tinggi. Dalam satu waktu harga bisa dengan begitu cepat naik, lalu di menit selanjutnya merosot tanpa aba-aba. Untuk itulah diperlukan skill membaca pasar valuta asing yang baik.

Bila kita tidak memiliki modal yang cukup, biasanya para broker akan menawarkan leverage atau pinjaman modal. Namun hal ini bisa saja memicu kerugian yang cukup besar. Bila transaksi yang kita lakukan dengan pinjaman modal tersebut profit, tentu tidak rugi.

Justru hal sebaliknya yang terjadi bila transaksi kita mengalami kerugian, tentu kebangkrutan sudah menunggu di depan mata. Untuk itu penting memiliki manajemen risiko yang baik sebelum terjun ke pasar valuta asing.

Faktor yang pemicu kerugian yang lain adalah broker yang kita pilih ternyata tidak bertanggung jawab. Oleh sebab itu, cermat dalam menentukan broker juga menjadi faktor penting.

2. Meskipun risikonya tinggi, tetapi Forex menjadi investasi yang fleksibel

Melakukan trading di Forex bisa dilakukan kapanpun dan dimanapun. Pasar valuta asing di Forex sendiri buka selama 24 jam lamanya kecuali di akhir pekan.

Transaksi yang terjadi bersifat likuid, maksudnya adalah kita bisa mencairkan keuntungan kapan saja berbeda dengan pasar saham yang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk proses pencairan dananya.

Hal terakhir yang menjadikan Forex sebagai salah satu instrumen investasi yang fleksibel adalah trading di Forex bernilai biaya rendah. Banyak broker yang memberi kemudahan dengan memberikan pinjaman modal kepada trader.

3. Tak hanya Kevin Aprilio, ada banyak kasus bunuh diri akibat investasi di Forex

Sudah disinggung sebelumnya bahwa sebelum terjun ke pasar valuta asing, selain modal kita juga harus memiliki manajemen risiko yang baik dan kekuatan mental. 

Risiko yang akan kita hadapi begitu tinggi bahkan hingga bangkrut dan rugi miliaran rupiah. Kondisi seperti ini dapat mempengaruhi kondisi finansial dan mental atau psikologi para trader. Oleh karena itu, ingat untuk tetap waras saat terjun di pasar valuta asing.

Kembali Berinvestasi di Forex, Kevin Bagikan Tipsnya

Walaupun pengalamannya begitu buruk saat baru terjun ke dunia perdagangan atau transaksi mata uang asing (valuta asing), Kevin tidak menyerah begitu saja. Dirinya kembali menekuni bidang serupa namun kini dengan beberapa strategi.

Berkaca dari pengalamannya, kini Kevin mampu meraih keuntungan kembali setelah merugi hingga Rp17 miliar. Adapun tips yang dibagikan Kevin Aprilio untuk kita, di antaranya:

1. Tetapkan tujuan dan disiplin dalam meraihnya

Saat memutuskan untuk terjun ke dunia pasar valuta asing, kita harus mengetahui apa yang menjadi tujuan kita melakukannya. Apakah benar-benar hanya untuk melakukan investasi. Atau, bermain di Forex menjadi sumber penghasilan tambahan bulanan.

Apapun tujuannya, setelah kita mengetahuinya kita jadi lebih mudah untuk menentukan kerangka waktu dan rencana kerja saat melakukan trading. Kita juga lebih fokus meraih tujuan dengan melakukan beberapa pendekatan yang tepat.

2. Cermat dalam memilih broker

Saat menentukan broker, kita harus cemat. Pasalnya, bisnis ini akan meraup keuntungan yang besar untuk itu banyak para broker bodong yang bertebaran.

Pilih broker yang sudah terjamin legalitasnya dari Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) melalui situs resminya.

3. Jangan langsung akun real, pilih akun mini atau demo dulu

Rajin berlatih melalui akun mini atau akun demo terlebih dahulu. Asah skill yang kita punya dan manajemen risiko agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan saat sudah terjun ke pasar valuta asing yang sesungguhnya.

Mulai berinvestasi dengan risiko yang rendah, karena secara umum, semakin rendah risiko akan semakin tinggi peluang untuk profit.

4. Mulai dengan nominal yang kecil

Belum ada jaminannya bila kita menyetor uang dalam jumlah besar maka kita akan profit dengan maksimal. Mulailah dari modal yang rendah atau leverage yang rendah. Bila kita sudah mendapatkan keuntungan, maka kita bisa menggunakan keuntungan tersebut untuk tambahan modal.

5. Jangan main di banyak produk Forex

Sebagai upaya meminimalisir risiko, pilihlah dan batasi produk lalu fokus terhadap pasangan mata uang yang benar-benar kita pahami.

Pasalnya, terlalu rumit investasi pada Forex disebabkan pasar yang tidak terduga dan tujuan yang beragam yang dimiliki para pelaku pasar sehingga kita sulit menguasai jenis produk Forex tersebut.

Akan tetapi, bila kita sudah menguasai strategi pasarnya, tidak salah juga untuk menaikkan level investasi dengan diferensiasi aset.

6. Manajemen emosi

Bahagia, gembira, sedih, panik, hingga rasa serakah saat melakukan trading sering terjadi dan dialami para trader, baik pemula maupun yang sudah mahir.

Yang membedakannya adalah bagaimana cara para trader mengatur emosional tersebut agar tidak membawa kita terhadap investasi yang merugi.

Oleh sebab itu disarankan untuk berinvestasi pada Forex dalam jumlah kecil terlebih dahulu untuk meminimalisir risiko. Selain itu, manajemen modal, penentuan level stop loss, dan aksi ambil untung juga bisa menjadi solusi mengatasi emosional.

7. Jangan malas, buat catatan

Setiap tujuan, strategi, dan langkah yang kita lakukan di pasar valuta asing jangan lupa untuk mencatatnya. Melalui catatan, kita bisa meneliti letak kesalahan dan keberhasilan sehingga menghasilkan strategi-strategi trading lainnya. Jangan sampai kita jatuh lagi di lubang yang sama.

Tidak perlu takut akan risiko kegagalan yang tinggi, sebab di sanallah letak keberhasilan dan profit yang maksimal.

Tagged With :

Leave a Comment