Kenaikan Saham Walt Disney Dorong Wall Street Menguat

XM broker promo bonus

Pada penutupan perdagangan pekan lalu, indeks utama Wall Street, Dow dan S&P 500 ditutup menguat. Penguatan saham Walt Disney menjadi salah satu pendorong kenaikan tersebut.

Dikutip dari Reuters, Senin (16/7), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 7,4 poin, atau 0,02 persen menjadi 35.507,25. Sementara indeks S&P 500 (.SPX) naik 3,76 poin, atau 0,08 persen menjadi 4.464,59 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 1,10 poin, atau 0,01 persen menjadi 14.815,16.

Pada perdagangan Jumat lalu, saham Walt Disney (DIS.N) naik 1,43 persen. Kenaikan ini menjadi salah satu dorongan terbesar untuk indeks Dow Industrials dan S&P 500.

Saham Walt Disney melambung setelah perusahaan melaporkan capaian laba yang melampaui ekspektasi pasar. Kenaikan laba ini didorong oleh meningkatnya pelanggan layanan streaming. Di sisi lain, taman hiburan mereka, Disneyland, juga kembali membukukan profitabilitas setelah sebelumnya terdampak parah akibat pandemi.

Meski demikian, sentimen tersebut tertekan oleh laporan University of Michigan yang menyatakan bahwa indeks sentimen konsumen di AS turun ke 70,2, level terendah dalam satu dekade. Padahal pada akhir Juli, indeks tersebut sempat berada di level 81,2. Hal ini menunjukkan bahwa varian Delta dari virus corona berdampak pada konsumen.

Laporan tersebut membuat imbal hasil surat utang AS atau US Treasury tenor 10 tahun tercatat melemah. Hal ini pun berdampak pada pergerakan harga saham-saham jumbo seperti Microsoft Corp (MSFT.O) yang naik 0,72 persen sementara saham raksasa ritel online Amazon (AMZN.O) tergelincir 0,51 persen.

Di sisi lain, pasar saham AS dinilai telah berhasil bergerak perlahan ke level tertinggi baru selama beberapa sesi terakhir. Hal ini disebabkan oleh membaiknya kepercayaan investor terhadap pemulihan ekonomi, didukung oleh musim pendapatan yang kuat serta prediksi inflasi yang terkendali.

Baca Juga:   Wall Street Cetak Rekor Setelah AS - China Membaik

Pekan ini investor akan mencermati pertemuan para petinggi bank sentral di Jackson Hole, Wyoming. Dalam beberapa hari terakhir, beberapa pejabat Fed mengatakan sudah hampir waktunya bagi bank sentral untuk mulai menarik kembali dukungan moneternya, termasuk pengurangan pembelian aset.

Dalam perdagangan Jumat lalu, saham DoorDash Inc (DASH.N) naik 1,93 persen sementara saham Airbnb Inc (ABNB.O) tergelincir 0,12 persen.

MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat hari ini menjelang Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan 2022 yang akan dibacakan Presiden Jokowi.

Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan, laju IHSG akan bergerak di level support 6.104 dan level tertinggi 6.250 di sepanjang perdagangan hari ini. Pekan lalu, Jumat (14/8), IHSG ditutup melemah ke level 6.139,49 atau turun tipis 0,16 persen.

“Investor akan bersikap hati-hati menyambut libur kemerdekaan Indonesia pada hari Selasa dan menanti data neraca perdagangan pada hari Rabu. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi menguat terbatas di awal pekan,” tulis Lanjar dalam risetnya, Senin (16/8).

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan IHSG dalam pekan pendek terlihat berpotensi terkonsolidasi wajar. Menurut William ada banyak rilis data perekonomian pada pekan ini seperti BI rate, rilis data penjualan roda empat dan roda dua yang akan memberikan sentimen terhadap pergerakan IHSG.

“Hari ini IHSG dalam posisi hari kejepit berpotensi tertekan,” ujarnya.

Berikut beberapa saham unggulan yang direkomendasikan William: PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR), PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) Tbk, PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), dan PT Astra Internasional Tbk (ASII).

Baca Juga:   Wall Street Cetak Rekor Penutupan Tertinggi

 

Leave a Comment