Pada penutupan perdagangan Selasa (08/6/2021), ketiga indeks utama Wall Street bervariasi. Investor lebih hati-hati mengingat kurangnya katalis pasar. Sementara investor ritel masih gencar memborong saham-saham ‘meme.’
Melansir Reuters, Rabu (9/6), Dow Jones Industrial Average turun 30,42 poin atau 0,09 persen menjadi 34.599,82; indeks S&P 500 naik 0,74 poin atau 0,02 persen pada 4.227,26; dan Nasdaq Composite bertambah 43,19 poin atau 0,31 persen menjadi 13.924,91.
Indeks Nasdaq yang sarat saham sektor teknologi jumbo berhasil mengerek keuntungan, dengan Amazon.com Inc dan Apple Inc memberikan dorongan terbesar.
Sementara itu, dari 11 sektor utama di S&P 500, sektor konsumen menikmati persentase kenaikan terbesar, dan sektor utilitas menderita pelemahan terdalam.
“Pasar sedang menunggu data inflasi, menanti lebih tinggi dari (Federal Reserve) dan juga menunggu musim pendapatan,” kata Paul Nolte, Portfolio Manager Kingsview Asset Management di Chicago.
“Kami berada di zona ini mungkin setelah 4 Juli, ketika kami melihat musim pendapatan dimulai,” tambah Nolte.
Indeks volatilitas CBOE, ukuran kecemasan investor, menyentuh level terendahnya lebih dari setahun.
Sementara saham yang memiliki kapitalisasi kecil atau ritel mengalami kenaikan, didorong oleh hiruk-pikuk di media sosial alias stok ‘meme.’
Clover Health Investments meraih kenaikan tertinggi di antara saham meme, melonjak 85,8 persen dan mencatat kenaikan persentase terbesar di Nasdaq.
Sementara saham-saham ritel lainnya yang tengah booming di media sosial, termasuk GameStop Corp, Bed Bath & Beyond Inc, Workhorse Group dan lainnya, mengakhiri sesi dengan kenaikan antara 7-12 persen.
Di sisi lain, laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS dan Federasi Nasional Bisnis Independen mengkonfirmasi kekurangan tenaga kerja, bahkan ketika permintaan kembali tumbuh.
Pelaku pasar menanti data indeks harga konsumen pada Kamis sebagai petunjuk lebih lanjut mengenai laju inflasi, dan hal itu dapat mempengaruhi Federal Reserve untuk melakukan pengetatan pada kebijakan moneternya.
Sementara itu, penjualan mobil listrik buatan China Tesla Inc meningkat 29 persen di Mei 2021 dan mengalami peningkatan 177 persen secara tahunan, menurut Asosiasi Mobil Penumpang China. Namun saham Tesla justru turun 0,3 persen.
Saham Boeing Co didorong oleh pengumuman Southwest Airlines bahwa mereka telah memesan 34 pesawat 737 MAX baru, tapi saham pembuat pesawat itu berakhir datar.
Volume di bursa saham Amerika adalah 11,82 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata 10,75 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.