Pada perdagangan Selasa (22/2/2022), indeks utama Wall Street jatuh. Konflik yang terjadi di Ukraina dan Rusia membuat investor gelisah, setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah yang memisahkan diri, serta memerintahkan pasukan ke daerah tersebut.
Dilansir dari Reuters, Rabu (23/2), Dow Jones Industrial Average turun 484,09 poin atau 1,42 persen menjadi 33.595,09 poin, S&P 500 turun 44,11 poin atau 1,02 persen ke 4.304,76, dan Nasdaq Composite kehilangan 164,31 poin atau 1,21 persen menjadi 13.383,76 poin.
Sementara itu, S&P 500 mengalami penurunan lebih dari 10 persen sejak Januari 2022, level penutupan perdagangan terendah yang pernah ada. Penurunan ini juga didorong oleh menurunnya sektor konsumen dan energi.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan segera memberlakukan sanksi tahap pertama terhadap Rusia. Namun Biden berharap jalur diplomasi masih tersedia, sebab menurutnya AS tidak berniat memerangi Rusia. Sanksi yang diberikan tersebut antara lain ditujukan ke bank-bank Rusia dan utang negara.
“Akhirnya semua strategi menggambarkan retorika yang terjadi saat ini. Hal ini membuat pihak lain merasa sakit dan saya pikir ini lebih tepat,” ujar CEO Longbow Asset Management Jake Dollarhide.
Saham Home Depot Inc (HD.N) turun 8,9 persen setelah adanya laporan penurunan margin laba kotor karena lonjakan biaya transportasi dan tenaga kerja.
ZONA HIJAU
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau mengawali perdagangan Rabu (23/2). IHSG dibuka naik 15,46 poin (0,23 persen) ke 6.877,46.
Pada perdagangan pre-opening, indeks harga saham naik 16,63 poin (0,24 persen) ke level 6.878,62.
Di pasar valuta asing, nilai tukar rupiah hari ini bergerak melemah terhadap dolar AS. Mengutip data Bloomberg, kurs rupiah terhadap dolar AS pada pukul 08.55 WIB berada di Rp 14.366,00 atau melemah 38,50 poin (0,27 persen).
Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:
Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 461,26 poin (1,71 persen) ke 26.449,60
Indeks Hang Seng di Hong Kong naik 112,24 poin (0,48 persen) ke 23.643,199
Indeks SSE Composite di China naik 10,08 poin (0,29 persen) ke 3.467,23
Indeks Straits Times di Singapura turun 22,05 poin (0,65 persen) ke 3.379,33.