Investor mencerna risalah dari pertemuan terbaru Federal Reserve AS dan bersiap untuk data ekonomi mendatang. Hal itu membuat bursa saham Amerika Serikat (AS) Wall Street ditutup mengalami penurunan moderat pada hari Rabu (5/7/2023).
Mengutip Reuters, Kamis (6/7), Dow Jones Industrial Average turun 129,83 poin atau 0,38 persen menjadi 34.288,63. S&P 500 kehilangan 8,77 poin atau 0,2 persen menjadi 4.446,82 dan Nasdaq Composite turun 25,12 poin atau 0,18 persen menjadi 13.791,65.
Risalah menunjukkan Fed bersatu setuju untuk mempertahankan suku bunga stabil pada pertemuan Juni sebagai cara mengulur waktu dan menilai apakah kenaikan suku bunga lebih lanjut akan diperlukan.
Menyusul rilis risalah yang diantisipasi, sebagian besar investor masih berharap bank sentral menaikkan suku bunga pada pertemuan berikutnya akhir bulan ini. Data ekonomi utama akan dirilis sebelum pertemuan, termasuk laporan pekerjaan bulanan AS pada hari Jumat.
Pada data yang keluar hari Rabu, pesanan baru untuk barang buatan AS tidak sesuai dari ekspektasi pada bulan Mei, menjadi pendorong kekhawatiran akan perlambatan ekonomi.
“Pasar menunggu dan melihat data ekonomi,” kata Paul Nolte, penasihat kekayaan senior dan ahli strategi pasar di Murphy & Sylvest Wealth Management. “Karena Fed bergantung pada data, begitu pula pasar.”
Saham Megacap seperti Meta telah memimpin kenaikan sepanjang tahun ini untuk indeks ekuitas utama, termasuk kenaikan paruh pertama terbesar untuk Nasdaq Composite selama 40 tahun.
“Kita bisa melihat saham terbesar mundur, tetapi rata-rata saham mengejar. Kami mencari sedikit konvergensi,” ujar Jack Ablin, kepala investasi di Cresset Capital.
BERAKHIR DI ZONA HIJAU
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan perdagangan saham, Rabu (5/7) sore. IHSG sesi I ditutup naik 37,22 poin (0,56 persen) ke 6.718,97.
Sebanyak 322 saham naik, 207 saham turun, dan 205 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 1,28 juta kali dengan total volume perdagangan 18,29 miliar saham senilai Rp 8,64 triliun.
Saham-saham pendongkrak indeks atau top gainers sore ini di antaranya Gajah Tunggal (GJTL) naik 200 poin (20,62 persen) ke 1.170; Polychme Indonesia (ADMG) naik 25 poin (17,48 persen) ke 168; Menthobi Karyatama (MKTR) naik 15 poin (12,71 persen) ke 133; Intiland Development (DILD) naik 30 poin (12,40 persen) ke 272; dan Graha Mitra Asia (RELF) naik 15 poin (9,68 persen) ke 170.