Ingin Beli Saham IPO? Perhatikan Faktor-faktor Ini

Sejak awal tahun 2018 ini, banyak sekali perusahaan yang memutuskan untuk go public, alias menyelenggarakan initial public offering (IPO). Tak sedikit pula investor yang ramai-ramai membeli saham IPO tersebut. Namun, tahukah Anda bahwa investor perlu berhati-hati pula saat membeli saham IPO.

Tak jarang terjadi, harga saham IPO jatuh dalam hitungan beberapa hari saja setelah IPO. Bisa juga terjadi, saham IPO menjadi tidak likuid segera setelah melantai di bursa. Apabila demikian, maka investor yang telanjur membeli saham IPO tersebut dengan tujuan mendapatkan keuntungan dari Capital Gain, tentu akan kecewa.

Untuk menghindari kemungkinan tersebut, Anda harus memperhatikan empat berikut ini saat akan membeli saham IPO.

Beli Saham IPO

 

1. Cermati Laporan Keuangan Calon Emiten

Investor wajib menyelidiki fundamental historis dan ekonomi perusahaan yang akan go public. Hitung apakah harga saham wajar atau overpriced, serta berapa Price Earning Ratio (PER) dan Price Book Value (PBV). Pantau pula laporan keuangan 2-3 tahun terakhir untuk memperkirakan kondisi kinerja mereka dan prospeknya di masa depan.

 

2. Ketahui Tujuan IPO dan Prospek Industri

Biasanya, perusahaan melakukan IPO untuk memenuhi tiga target, yaitu membayar utang, restrukturisasi permodalan, atau ekspansi usaha. Tujuan IPO terbaik adalah untuk ekspansi usaha. Namun, kita perlu pula menilik lansekap industri tempat perusahaan tersebut beroperasi, untuk kemudian mengukur seberapa besar potensi kesuksesan ekspansi tersebut.

 

3. Ketahui Hasil Book-building

Saham perusahaan yang baru IPO bisa mengalami oversubscribe maupun undersubscribe dalam proses book-building. Dalam hal ini, potensi kenaikan harga saham pasca IPO dapat diproyeksikan lebih besar jika terjadi oversubscribe, karena mengindikasikan besarnya permintaan pasar.

 

4. Ketahui Berapa Porsi Saham yang Dilepas ke Publik

Apabila porsi saham yang dilepas ke publik dibandingkan dengan saham yang ditahan itu sedikit, maka saham tersebut bisa jadi akan menjadi tidak likuid. Umumnya investor lebih suka jika porsi saham yang dilepas semakin besar.

Baca Juga:   Wall Street Ditutup Menguat Setelah Ada Rencana AS Bertemu China

 

Buatlah checklist yang mencakup keempat faktor ini sebelum Anda merencanakan pembelian saham IPO manapun. Kehati-hatian dan analisa menyeluruh itu penting dalam upaya investasi apapun, termasuk ketika Anda ingin menanamkan dana pada perusahaan yang baru saja terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Tagged With :

Tinggalkan sebuah Komentar