Imbas Kinerja Keuangan Emiten Perbankan Loyo, Indeks Dow Ditutup Melemah

Pada perdagangan Jumat (14/1/2022), indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average, ditutup melemah. Investor yang kecewa dengan hasil laporan keuangan kuartal keempat dari bank-bank besar AS menyebabkan pelemahan tersebut.

Dikutip dari Reuters, Senin (17/1) Dow Jones Industrial Average turun 201,81 poin, atau 0,56 persen menjadi 35.911,81. Sementara itu S&P 500 naik 3,82 poin, atau 0,08 persen menjadi 4.662,85 dan Nasdaq Composite bertambah 86,94 poin, atau 0,59 persen menjadi 14.893,75. Sepanjang pekan lalu S&P 500 turun 0,3 persen sementara Dow turun 0,9 persen dan Nasdaq turun 0,3 persen.

Saham JPMorgan Chase & Co jatuh setelah melaporkan kinerja keuangannya. Perseroan menyatakan bahwa hambatan masih akan membayangi pertumbuhan industri perbankan ke depan. Beberapa hambatan yang dimaksud yaitu kemungkinan kenaikan inflasi hingga kasus Omicron yang semakin melonjak.

Selain dengan JPMorgan, ada beberapa emiten lainnya yang juga ikut melemah dan menekan laju Dow, di antaranya yaitu saham Goldman Sachs, American Express dan Home Depot.

Saham Citigroup Inc juga tercatat turun setelah melaporkan penurunan laba kuartal keempat sebesar 26 persen. Sementara itu saham manajer aset BlackRock Inc juga turun 2,2 persen setelah pendapatan kuartalan mereka tidak sesuai ekspektasi.

Subsektor bank S&P 500, yang mencapai intraday high di sesi sebelumnya, ditutup turun 1,7 persen. Sektor ini sempat unggul karena investor optimistis bahwa kenaikan suku bunga yang direncanakan Federal Reserve akan meningkatkan keuntungan bank.

Data terpisah menunjukkan inflasi yang melonjak menghantam sentimen konsumen AS pada Januari, mendorongnya ke level terendah kedua dalam satu dekade.

Penjualan ritel dan pertumbuhan pinjaman bank menimbulkan keraguan tentang prospek perbankan ekonomi untuk kuartal pertama 2022.

Di sisi lain Nasdaq dan S&P untuk berhasil ditutup hijau berkat sektor teknologi ditutup naik 0,89 persen dan layanan komunikasi bertambah 0,53 persen.

Saham Las Vegas Sands menguat 14,2 persen sementara Melco Resorts naik 16,6 persen dan Wynn Resorts ditutup naik 8,6 persen setelah pemerintah Makau membatasi jumlah operator kasino baru yang diizinkan beroperasi menjadi enam dengan periode operasi naik sampai 10 tahun.

Pasar saham AS akan tutup pada hari Senin yang merupakan hari libur nasional untuk menghormati Martin Luther King Jr.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 10,74 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 10,34 miliar saham.

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat pada perdagangan Senin (17/1). Pada perdagangan sebelumnya, Jumat (14/1), IHSG berakhir di zona hijau atau ditutup naik 35,045 poin (0,53 persen) ke posisi 6.693,401.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, IHSG masih terlihat berusaha keluar dari fase konsolidasi wajarnya. Momentum koreksi wajar masih bisa dijadikan peluang oleh investor, mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam pola uptrend dengan peluang yang cukup besar untuk mencapai rekor tertinggi kembali.

Selain itu, kata dia, jelang rilis data perekonomian neraca perdagangan yang disinyalir berada dalam keadaan stabil akan turut memberi sentimen positif terhadap pergerakan IHSG.

“Demikian juga dengan capital inflow yang masih tercatat secara Ytd, menunjukkan bahwa minat investor asing masih cukup besar ke dalam pasar modal Indonesia, hari ini IHSG berpotensi bergerak menguat,” ujar William dalam analisisnya, Senin (17/1).

Adapun hari ini IHSG diprediksi bergerak di rentang 6.518-6.725. Saham-saham yang bisa dicermati, sesuai rekomendasi William, yakni BBCA, AALI, TLKM, BBNI, ICBP, SMRA, dan JSMR.

Sementara Head of Research MNC Sekuritas Edwin Sebayang memprediksi IHSG berpeluang menguat tipis. Ini didorong penguatan saham-saham berbasis komoditas menyusul kembali menguatnya harga beberapa komoditas. “IDX range 6.640 – 6.736,” kata Edwin dalam analisisnya.

Saham rekomendasi Edwin yakni PTBA, UNTR, INCO, MAPI, EMTK, ISAT, ERAA, EXCL, BBCA, BSDE, ACES, BMRI, SMRA.

 

 

Leave a Comment