Berikut adalah penjelasan mendalam mengenai proyeksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) untuk perdagangan hari Rabu, 4 Februari 2026, berdasarkan analisis teknikal dan data pasar terbaru:
Analisis Pergerakan dan Proyeksi IHSG
-
Optimisme Penguatan di Fase Wave [x]: Analis dari MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan pandangan yang cukup optimistis dengan memproyeksikan bahwa IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak menguat. Berdasarkan perhitungan teknikal, IHSG saat ini diperkirakan tengah berada dalam fase wave [x]. Fase ini memberikan indikasi bahwa tren kenaikan masih cukup solid dengan target jangka menengah hingga panjang berada di kisaran angka 8.199 hingga 8.527.
-
Kewaspadaan Terhadap Koreksi Jangka Pendek: Meskipun tren besar menunjukkan penguatan, investor diingatkan untuk tidak lengah. Terdapat area “rawan” koreksi yang perlu diperhatikan, yakni di rentang 7.968 hingga 8.066. Jika IHSG gagal mempertahankan momentumnya di atas level tersebut, ada risiko penurunan sementara sebelum melanjutkan kenaikannya. Herditya menekankan bahwa risiko koreksi jangka pendek ini merupakan bagian wajar dari dinamika pasar yang fluktuatif.
-
Level Support dan Resistance Utama: Untuk navigasi perdagangan harian, batas-batas kritikal telah ditetapkan. IHSG diperkirakan bergerak dengan batasan penyangga (support) di level 7.854 dan 7.654. Sementara itu, jika indeks berhasil melaju kencang, ia akan menghadapi titik hambatan (resistance) di level 8.181 hingga 8.318. Menembus resistance ini akan menjadi kunci bagi IHSG untuk mencapai level psikologis baru.
Perspektif Alternatif dan Pola Impulsif
-
Sinyal Koreksi Lanjutan: Berbeda dengan pandangan MNC Sekuritas, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas memberikan catatan peringatan. Ia menyoroti bahwa IHSG sempat menembus level 7.762 pada perdagangan sebelumnya, yang menciptakan pola impulsif. Pola ini sering kali menjadi pertanda adanya tekanan jual yang masih kuat. Jika IHSG tidak mampu segera kembali dan bertahan di atas level 8.300, maka potensi koreksi lanjutan menuju level support yang lebih rendah (bahkan hingga area 7.362) menjadi sangat terbuka.
-
Target Lebar Support dan Resistance: Ivan menetapkan rentang yang lebih luas untuk mengantisipasi volatilitas. Support berada di 7.362, 7.265, 7.099, dan 7.962, sedangkan resistance berada di posisi 8.142, 8.377, 8.596, hingga 8.837. Rentang yang lebar ini mencerminkan tingginya ketidakpastian pasar saat ini.
Kilas Balik Performa Pasar Selasa (3/2)
-
Pembalikan Arah (Rebound) yang Dramatis: Performa IHSG pada hari sebelumnya sangat menarik untuk disimak. Meskipun dibuka dengan sangat buruk dan sempat merosot nyaris 3% ke titik terendah di 7.712, indeks berhasil melakukan aksi comeback yang luar biasa. IHSG ditutup menguat signifikan sebesar 2,52% dan bertengger di level 8.122.
-
Statistik Perdagangan yang Masif: Lonjakan ini didukung oleh aktivitas pasar yang sangat ramai. Volume perdagangan tercatat mencapai 60,5 miliar saham dengan nilai transaksi fantastis sebesar Rp28,73 triliun. Dominasi sentimen positif terlihat jelas dari data di mana 654 saham bergerak naik, jauh melampaui saham yang turun (108 saham) maupun yang stagnan (56 saham).
Rekomendasi Saham untuk Diperhatikan
Berdasarkan analisis kedua sekuritas tersebut, berikut adalah beberapa saham yang direkomendasikan untuk masuk dalam daftar pantau (watchlist) investor hari ini:
-
Pilihan MNC Sekuritas: IMPC, INKP, PANI, dan TINS.
-
Pilihan Binaartha Sekuritas: AMRT, ANTM, BBNI, BBRI, dan ISAT.