IHSG Diprediksi Melemah: Dicermati Kebijakan Baru BEI dan Gejolak Global

Berikut prediksi pergerakan IHSG hari ini:

Proyeksi Pergerakan dan Performa IHSG

Kinerja Sebelumnya (Jumat, 30/10): IHSG ditutup melemah sebesar 41,01 poin atau setara dengan 0,81 persen, yang membawa indeks berada pada level 5.057,05.

Prediksi Mirae Asset Sekuritas: Indeks diperkirakan akan melanjutkan pergerakan melemah dan berkonsolidasi pada kisaran rentang level support dan resistance antara 4.969 hingga 4.907 pada pembukaan perdagangan Senin (2/11).

Proyeksi Skenario MNC Sekuritas: IHSG diperkirakan bergerak secara bervariasi (mixed). Dalam skenario terbaik (label hitam), IHSG berada pada bagian wave (iv) dari wave [v] sehingga berpeluang menguat menuju rentang 5.456 hingga 5.564. Namun, pada skenario terburuk (worst case label merah), IHSG berpotensi melanjutkan koreksi wave (v) dari wave [v] menuju rentang 4.763 hingga 4.845.

Analisis Teknikal Pasar Modal
Analisis Mirae Asset Sekuritas: M. Nafan Aji Gusta (Senior Technical Analyst) menyatakan adanya potensi dead-cat bounce setelah terdeteksinya gelombang “wave [iv]”. Indikator teknikal seperti Stochastics K_D maupun RSI berada dalam area negatif, walaupun dari sisi volume perdagangan sudah mulai menunjukkan peningkatan.

Sentimen Global yang Mempengaruhi Pasar

Ketegangan Geopolitik dan Energi: Harga minyak mentah dunia menguat akibat tingginya ketegangan di Timur Tengah. Spekulasi mengenai pertimbangan opsi aksi militer baru oleh pemerintah AS terhadap Iran pasca pemilu sela 3 November 2026 menipiskan harapan penyelesaian diplomatik, sehingga memicu kecemasan atas pasokan energi.

Dampak Industri Kripto: Terjadi kecemasan pasar akibat peretasan besar-besaran pada bursa Binance yang membobol dana hingga miliaran dolar AS, sehingga memberikan tekanan berat pada harga Bitcoin.

Ketidakpastian Politik AS: Ketegangan menjelang pemilu sela AS menambah ketidakpastian investor, khususnya terkait potensi berlakunya pengetatan regulasi terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI).

Sentimen Domestik

Reformasi Kebijakan Bursa Efek Indonesia (BEI): Mulai Senin (2/11), BEI memberlakukan kebijakan baru dengan mengeluarkan 81 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG demi meningkatkan kredibilitas, transparansi, serta kepercayaan investor.

Dampak Kebijakan terhadap Indeks: Penyesuaian bobot dan komposisi indeks secara besar-besaran ini berpotensi memicu volatilitas pada awal perdagangan, sehingga pergerakan IHSG memerlukan pencermatan ekstra oleh pelaku pasar.

Rekomendasi Saham Pilihan
Mirae Asset Sekuritas: Memilih saham HEAL, MEDC, dan SMRA sebagai rekomendasi perdagangan.
MNC Sekuritas: Merekomendasikan saham EXCL, MEDC, SQMI, dan TAPG untuk dicermati investor.

Penafian (Disclaimer)

Seluruh keputusan transaksi investasi tetap menjadi tanggung jawab penuh masing-masing investor. Informasi ini bersifat edukatif serta analitis dan bukan merupakan ajakan langsung untuk membeli, menjual, atau menahan instrumen investasi tertentu.

Leave a Comment