IHSG Bergerak di Zona Hijau Membuka Perdagangan Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau membuka perdagangan hari ini. Pada perdagangan preopening, IHSG masih bergerak melemah tipis 0,342 poin (0,01 persen) ke 6.351,485.

Mengawali perdagangan Selasa (9/7), IHSG dibuka menguat 6,352 poin (0,10 persen) ke 6.358,179. Sementara indeks LQ45 dibuka menguat 0,149 poin (0,01 persen) ke 1.012,820.

Delapan dari 10 indeks sektoral menguat. Penguatan paling tajam terjadi di sektor infrastruktur yang naik 0,46 persen.

Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS dibuka di Rp 14.095. Dolar AS kemudian naik ke Rp 14.115. Saat ini posisinya ada di Rp 14.120.

 

Berikut kondisi bursa saham Asia pagi ini:

– Indeks Nikkei 225 di Jepang naik 86,70 poin (0,40 persen) ke 21.622,83

– Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 31,96 poin (0,11 persen) ke 28.299,73

– Indeks SSE Composite di China turun 4,54 poin (0,15 persen) ke 2.928,82

– Indeks Straits Times di Singapura naik 8,55 poin (0,26 persen) ke 3.342,93

Analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan IHSG ditutup melemah 0,34 persen di level 6.351,827 pada 8 Juli 2019. Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama maupun kedua memiliki range pada 6.328,578 hingga 6.305,330. Sementara itu, resistance pertama maupun kedua memiliki range level 6.371,219 hingga 6.390,611.

 

Berdasarkan indikator, MACD sudah berada di area positif. Sementara itu, terlihat bahwa Stochastic dan RSI sudah berada di area netral. Sebagai informasi tambahan, terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan pada pergerakan IHSG sehingga berpeluang menuju ke area resistance.

 

Baca Juga:   Dipimpin Dow Jones yang Naik 1,76 Persen, Wall Street Melesat Tajam

Menu Saham Pilihan:

BMRI, “Akumulasi Beli” pada area level 7.725 – 7.875, dengan target harga secara bertahap di level 8.050 dan 8.650. Support: 7.725 & 7.425,

INCO, “Akumulasi Beli” pada area level 2.840 – 2.910, dengan target harga secara bertahap di level 2.920, 2.970, 3.040, 3.200 dan 3.350. Support: 2.840, 2.800 & 2.730,

INTP, “Akumulasi Beli” pada area 20.600 – 20.900, dengan target harga secara bertahap di level 21.125, 21.500, 22.400 dan 23.300. Support: 20.600, 20.375 & 20.125,

LPCK, “Akumulasi Beli” pada area level 1.550 – 1.630, dengan target harga secara bertahap di level 1.780, 1.970, 2.410 dan 2.860. Support: 1.525 & 1.420,

LPKR, “Akumulasi Beli” pada level 256 – 260, dengan target harga secara bertahap di 274, 284, 292 dan 328. Support: 242,

MEDC, “Akumulasi Beli” pada area level 790 – 810, dengan target harga secara bertahap di level level 820, 860 dan 895. Support: 790 & 780.

 

Leave a Comment