Hukum Forex Haram di Malaysia, Bagaimana di Indonesia?

Dunia trading digencarkan dengan fatwa dari Malaysia yang menyatakan bahwa hukum pertukaran mata asing atau hukum forex termasuk haram karena ditemukan unsur ribawi. Adapun Fatwa Majelis Ulama Indonesia tahun 2002 menyatakan bahwa hukum forex halal.

Foreign Exchange atau biasa yang kita kenal dengan istilah Forex merupakan salah satu instrumen investasi yang berhubungan dengan mata uang, harga mata uang internasional (valuta asing) atau nilai tukar dari valuta asing tersebut.

Singkatnya, untuk menjelaskan kepada kita yang masih pemula bahwa kegiatan yang terjadi pada forex adalah membeli mata uang asing saat harganya sedang rendah. Dan, menjualnya saat harganya sedang tinggi.

Keuntungan yang akan kita dapatkan dari forex disebut capital gain. Capital gain sendiri maksudnya adalah selisih yang akan kita peroleh dari harga jual dikurang harga beli.

Biasanya, sebelum terjun langsung untuk melakukan trading, kita akan belajar melalui akun demo yang sudah difasilitasi oleh broker-broker forex. 

Saat kita sudah yakin dan sanggup untuk melakukan trading yang sesungguhnya, kita bisa melakukan registrasi melalui broker forex tersebut. Ingat, untuk memilih broker forex yang tepercaya.

Hanya dengan duduk-duduk di rumah, kita sudah bisa menghasilkan uang hingga miliaran. Namun, kenyataan justru terjadi bahwa kesuksesan para trader dianggap terlalu instan dan tidak halal dalam pandangan Islam.

Untuk diketahui bahwa pada dasarnya, transaksi yang terjadi di platform forex merupakan transaksi yang murni untuk berdagang. Bisnis yang berfokus pada tukar menukar mata uang asing.

Hukum forex berdasarkan Muzakarah Jawatankuasa Majlis Fatwa

Belum lama ini, Muzakarah Jawatankuasa Majlis mengeluarkan fatwa yang menyebutkan bahwa kegiatan pertukaran mata uang asing yang terjadi pada forex hukumnya haram. Hal ini berdasarkan sudut pandang fiqhiyyah yang termaklumat di bawah hukum bay al-sarf.

Baca Juga:   Fungsi dan Pentingnya Membaca Berita Forex Harian Sebelum Trading

Syarat-syarat jual-beli dalam hukum bay al-sarf

Adapun syarat-syarat dalam hukum bay al-sarf mengenai transaksi jual-beli, di antaranya:

  • Adanya ahliyyah al-ta’aqud atau kelayakan kontrak yang dimiliki pihak-pihak yang berakad.
  • Harga yang ditawarkan harus diketahui oleh kedua belah pihak.
  • Barang yang diperjualbelikan merupakan barang yang memiliki wujud dan dimiliki sepenuhnya oleh pihak yang menjual yang nantinya akan diserahkan pada pihak pembeli.
  • Adanya sighah akad, sighah ijab dan qabul.

Selain itu, ada pula syarat-syarat khusus pada bay al-sarf, seperti:

  • Adanya taqabbudh atau penyerahan barang yang diperjualbelikan dalam platform forex saat kedua belah pihak melakukan transaksi dan sebelum kedua belah pihak berpisah dari majelis akad.
  • Jual beli mata uang haruslah dilakukan secara individu.
  • Akad jual beli ini harus bebas dari khiyar al-syart.

Menurut majelis muzakarah jawatankuasa, transaksi elektronik yang terjadi pada platform forex memiliki unsur riba seperti rollover interest, adanya syarat jual beli melalui leverage, qabul yang tidak jelas dalam transaksi pertukarannya, dan penjualan mata uang yang tidak ada wujud serta banyaknya spekulasi-spekulasi yang mengarah pada perjudian.

Hukum trading forex di Indonesia

Majelis Ulama Indonesia (MUI) melalui Fatwa Dewan Syariah Nasional Nomor 28/DSN-MUI/III/2002 mengenai jual beli mata uang (Al-Sharf) menyebutkan bahwa transaksi tukar menukar mata uang diperbolehkan.

Mengapa? Sebab, asal pendapatan seorang trader dinilai jelas, bukan merupakan hasil taruhan skala internasional, melainkan diatur secara global.

Sekalipun tidak ada wujud dari barang yang menjadi objek transaksi, kepastian mengenai nominal yang akan didapatkan para trader, waktu, hingga alur transaksi dan informasi lainnya akan diketahui oleh para trader.

Sistem transparansi yang terjadi pada transaksi di platform forex membuat kita tidak lagi merasa khawatir atas pergerakan uang dan harga. Seluruh trader tanpa terkecuali dapat memantau pergerakan harga untuk setiap jenis mata uang.

Baca Juga:   Kurs Dollar Hari Ini - Selasa, 02 Agustus 2022

Melalui MUI, perdagangan mata uang asing sudah ditetapkan aturannya bahwa boleh untuk dilakukan. Meskipun begitu, khusus untuk transaksi mata uang atau valuta asing secara online ini memiliki beberapa hukum yang lebih terperinci, di antaranya:

Trading forex akan dinyatakan haram bila harga yang didapatkan trader tidak sesuai dengan harga sewaktu trader memutuskan untuk melakukan transaksi dan yang diterima oleh penjual (broker).

Trading forex dinyatakan boleh untuk dilakukan bila harga saat trader membeli sama dengan harga saat trader melakukan transaksi yang diterima oleh broker.

Oleh karena itu, sebelum memutuskan haram dan halal untuk sesuatu hal, ada baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu ilmu dan informasi dengan lengkap. Cari tahu ilmu dan informasi pada ahlinya.

Tagged With :

Leave a Comment