PADA penutupan perdagangan saham Selasa (18/5/2021) sore, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau. IHSG ditutup naik 0,53 poin (0,01 persen) ke 5.834,39, usai pada penutupan siang di zona merah.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas di hari ini, Rabu (19/5). Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup di zona hijau atau naik 0,53 poin (0,01 persen) ke 5.834,39. Saham-saham pendorong indeks atau top gainers di antaranya Temas (TMAS) naik 52 poin (29,88 persen) ke Rp 226, Indonesia Prima Property (OMRE) naik 270 poin (24,88 persen) ke Rp 1.355, Saraswanti Anugerah Makmur (SAMF) naik 330 poin (24,81 persen) ke Rp 1.660, Lionmesh Prima (LMSH) naik 230 poin (24,60 persen) ke Rp 1.165, Multipolar (MLPL) naik 64 poin (22,70 persen) ke Rp 346.
Saham MLPL dan Matahari Putra Prima (MPPA) menjadi yang paling ramai ditransaksikan. Tercatat MPPA juga naik 130 poin (14,05 persen) ke 1.055.
Equity Technical Analyst PT Reliance Sekuritas Indonesia, Lanjar Nafi memperkirakan secara teknikal IHSG mengalami pola candlestick bullish counter attack dengan long shadow low yang menyentuh level support pivot fibonacci ratio. Sehingga memberikan indikasi pergerakan yang mulai mencoba rebound jangka pendek.
“Indikator Stochastic dan RSI masih bergerak pada momentum terkonsolidasi pada area dekat oversold. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi mencoba menguat terbatas dengan support resistance 5.830-5.900,” kata Lanjar berdasarkan risetnya, Rabu (19/5).
Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal menurut Lanjar di antaranya adalah ACST, ADHI, AKRA, ASII, BBRI, BFIN, CPIN, ICBP, LPKR, PGAS, UNVR, dan WIKA.
Sementara itu, Direktur Utama PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya, memprediksi IHSG berada di range antara 5.767 sampai 5.978. Ia mengatakan perkembangan pergerakannya masih terlihat berada dalam rentang konsolidasi wajar.
William merasa peluang teknikal rebound masih terbuka lebar mengingat hingga saat ini para investor asing masih mencatatkan capital inflow secara ytd. Hal itu, kata William, menunjukkan kepercayaan investor terhadap pasar modal Indonesia.
“Kuatnya fundamental perekonomian Indonesia juga turut menjadi penopang bagi pergerakan IHSG, hari ini IHSG berpotensi bergerak terkonsolidasi,” ujar William.
Berikut ini saham yang direkomendasikan William adalah ITMG, AALI, BBRI, JSMR, ICBP, AKRA, dan EXCL. (*)