Pada perdagangan Senin (8/9), IHSG ditutup melemah 1,28% ke level 7.766,85. Penurunan ini dinilai oleh analis Phintraco Sekuritas dipicu oleh sentimen politik, khususnya kabar reshuffle kabinet yang melibatkan pergantian Menteri Keuangan.
Kabar ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor tentang ketidakpastian kebijakan ekonomi di masa depan. Akibatnya, saham-saham perbankan, yang sensitif terhadap kondisi ekonomi makro, mengalami tekanan jual yang signifikan.
Analisis Teknikal
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas melihat beberapa indikasi yang menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut:
- MACD (Moving Average Convergence Divergence): Terjadi pelebaran negative slope, yang menandakan momentum pelemahan sedang meningkat.
- Stochastic RSI: Ada potensi terjadinya Death Cross, sebuah sinyal teknikal yang mengindikasikan pergerakan harga akan turun.
- Gagal Bertahan di Atas MA20: IHSG gagal bertahan di atas level MA20 (Moving Average 20), yang merupakan level penting untuk menunjukkan tren jangka pendek.
Berdasarkan analisis teknikal ini, Phintraco Sekuritas memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan koreksi dan menguji level support (batas bawah) di kisaran 7.630–7.650 pada perdagangan Selasa (9/9).
Faktor Ekonomi Makro dan Saham-saham Pilihan
Di luar sentimen politik, ada juga data ekonomi yang memengaruhi pergerakan pasar:
- Cadangan Devisa: Cadangan devisa Indonesia per Agustus 2025 tercatat turun menjadi USD 150,7 miliar. Meskipun turun, jumlah ini masih dianggap solid karena mampu membiayai 6,3 bulan impor.
- Penjualan Sepeda Motor: Penjualan sepeda motor tumbuh positif 0,7% (year-on-year) pada Agustus, setelah sebelumnya turun pada bulan Juli.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham yang menarik untuk dicermati pada perdagangan Selasa (9/9) antara lain HMSP, ASII, GGRM, BSDE, dan SIDO.
Dua Skenario Pergerakan IHSG
Sementara itu, analis MNC Sekuritas memberikan dua skenario yang mungkin terjadi pada pergerakan IHSG:
- Skenario Terbaik (Optimis)
- Koreksi IHSG hanya bersifat jangka pendek untuk menguji rentang 7.695–7.741.
- Setelah itu, IHSG berpeluang menguat kembali ke area 8.008–8.102.
- Skenario Terburuk (Pesimis)
- IHSG rawan terkoreksi lebih dalam untuk membentuk wave [c] (gelombang penurunan dalam pola Elliott Wave).
- Target penurunan bisa mencapai rentang 7.233–7.534.
MNC Sekuritas menetapkan level support (batas bawah) di 7.680–7.547 dan resistance (batas atas) di 7.943–8.008.
Saham-saham yang direkomendasikan MNC Sekuritas untuk diperhatikan adalah ARCI, BRPT, ICBP, dan TINS.
Penting untuk Diketahui
Perlu diingat bahwa analisis ini adalah prediksi yang didasarkan pada data dan sentimen yang ada. Keputusan investasi tetap berada di tangan masing-masing individu dan tidak ada jaminan bahwa pergerakan pasar akan selalu sesuai dengan prediksi tersebut.