Dow Jones dan S&P 500 Cetak Rekor Lagi, Wall Street Ditutup Melesat

Pada perdagangan Kamis (15/4/2021), indeks utama Wall Street, Dow Jones Industrial Average (.DJI) ditutup di atas 34.000 untuk pertama kalinya. Sementara pada reli saham teknologi, indeks S&P 500 (.SPX) membukukan rekor tertinggi baru yang dipicu penurunan imbal hasil obligasi dan penjualan ritel AS yang kuat pada bulan Maret.

Dikutip dari Reuters, Jumat (16/4), Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 305,1 poin, atau 0,9 persen menjadi 34.035,99. Indeks S&P 500 (.SPX) naik 45,76 poin, atau 1,11 persen pada 4.170,42 sementara Nasdaq Composite (.IXIC) menambahkan 180,92 poin, atau 1,31 persen pada 14.038,76.

Sektor teknologi informasi S&P (.SPLRCT) juga mencapai titik tertinggi sepanjang masa. Kenaikan ini didorong oleh nama-nama teknologi besar, termasuk Apple Inc (AAPL.O), Microsoft Corp (MSFT.O) dan Facebook Inc (FB.O), yang naik antara 1,5 persen dan 1,9 persen.

Setelah Goldman Sachs Group Inc (GS.N), JPMorgan Chase & Co (JPM.N) dan Wells Fargo & Co (WFC.N) memulai musim laporan kuartalan pada hari Rabu dengan hasil besar, Bank of America (BAC.N) dan Citigroup Inc (CN) juga menawarkan pandangan optimistis tentang pemulihan ekonomi. Hal ini terlihat dari laporan pendapatan mereka yang dirilis pada hari Kamis. Namun sayangnya saham kedua emiten tersebut turun 2,9 persen dan 0,5 persen.

Sentimen lain yang juga turut memperkuat pergerakan Wall Street adalah lonjakan penjualan ritel AS pada Maret. Hal ini didorong karena masyarakat Amerika menerima bantuan sosial tambahan dari pemerintah. Klaim pengangguran juga turun lebih dari yang diharapkan menjadi 576.000 pekan lalu. Ini merupakan level terendah dalam satu tahun.

Sementara itu saham Pertukaran Cryptocurrency Coinbase Global Inc (COIN.O) melambung dan akhirnya ditutup lebih rendah 1,7 persen sehari setelah debut di pasar saham Amerika.

Perusahaan aplikasi seluler dan game AppLovin Corp (APP.O) merosot 18,5 persen pada hari pertama perdagangannya, setelah perseroan melakukan penawaran umum perdana dengan valuasi mencapai USD 28,6 miliar.

Volume perdagangan di Wall Street mencapai 9,95 miliar saham, lebih rendah dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 11,17 miliar saham. (*)

 

Leave a Comment