Didorong Saham Meta dan Apple, Wall Street Naik Tajam

Pada perdagangan Kamis (28/4) waktu setempat, Wall Street naik tajam menutup perdagangan saham Amerika Serikat. Sentimen positif bursa saham AS ini terutama didorong laporan keuangan Meta Platform.

Kinerja positif induk usaha Facebook ini mampu mengimbangi kekhawatiran kontraksi ekonomi AS.

Indeks S&P 500 naik 2,47 persen ke level 4.287,50 poin di akhir sesi. Sedangkan Nasdaq naik 3,06 persen menjadi 12.871,53 poin. Adapun Dow Jones Industrial Average naik 1,85 persen menjadi 33.916,4 poin.

Induk Facebook (FB.O) melonjak 17,6 persen berkat laporan laba bersih. Layanan komunikasi dan teknologi termasuk di antara 11 indeks sektor yang terkuat. Kedua sektor mengalami kenaikan masing-masing 4,04 persen dan 3,89 persen.

Di samping itu, raksasa teknologi lainnya Apple Inc (AAPL.O) dan raksasa e-commerce Amazon.com mencatatkan kenaikan masing-masing lebih dari 4 persen.

“Data pendapatan sudah banyak yang dilaporkan sepanjang beberapa hari dan minggu terakhir. Fundamental yang mendasari perusahaan Amerika relatif kuat,” ujar kepala Strategi Portofolio Horizon Investments di Charlotte, North Carolina, Zach Hill, dikutip dari Reuters pada Jumat (29/4).

Secara keseluruhan, pendapatan perusahaan pada kuartal pertama lebih baik dari yang diproyeksikan. Sebanyak 81 persen dari 237 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan kinerja perusahaan.

Volume perdagangan di bursa AS mencapai 12,3 miliar saham, dibandingkan rata-rata 11,8 miliar dalam perdagangan 20 hari terakhir.

Zona Hijau

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir di zona hijau pada penutupan hari terakhir perdagangan menjelang libur Lebaran. Pada penutupan perdagangan sore ini, Kamis (28/4), IHSG naik 32,150 poin (0,45 persen) ke 7.228,914.

Sebanyak 307 saham naik, 226 saham turun, dan 162 saham stagnan. Frekuensi saham ditransaksikan sebanyak 1,492 juta kali dengan total volume perdagangan sebanyak 21,761 miliar saham senilai Rp 19,73 triliun. Kapitalisasi bursa tercatat Rp 9.587,319 triliun.

Berdasarkan data RTI, saham-saham pendorong indeks atau top gainers di antaranya Primarindo Asia Infrastr (BIMA) yang naik 56 poin (22,05 persen) ke Rp 310, Bank Mandiri (BMRI) naik 725 poin (8,81 persen) ke Rp 8.950

Pendorong indeks lainnya adalah Astra International (ASII) naik 450 poin (6,32 persen), Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik 80 poin (5,48 persen) ke Rp 1.450, dan Adaro Energy Indonesia (ADRO) naik 170 poin (5,36 persen) ke Rp 3.340.

Adapun Bursa Efek Indonesia atau BEI mengumumkan akan mulai cuti bersama pada Jumat 29 April 2022 dan akan kembali beroperasi pada 9 Mei 2022.

 

 

Leave a Comment