Dampak Iklan Outdoor dan Protes Kelompok Anti-Iklan: Part-2

XM broker promo bonus

Pada post sebelumnya dibahas hasil temuan sejumlah penelitian bahwa dampak iklan outdoor terhadap kesehatan telah menimbulkan kerisauan banyak orang di berbagai kota di dunia. Permasalahannya, iklan-iklan outdoor yang mempromosikan produk-produk makanan yang kurang sehat banyak menyasar penduduk berpendapatan rendah. Hal ini dikhawatirkan dapat meningkatkan resiko obesitas dan permasalahan kesehatan masyarakat lainnya, belum lagi dampak kerusakan lingkungan karena konsumsi yang berlebihan, serta stress akibat tekanan untuk berbelanja lebih besar daripada penghasilan keluarga.

Penduduk di daerah-daerah elit justru lebih terjaga dari iklan produk yang kurang bernutrisi. Terdapat perbedaan yang mencolok dengan penduduk di daerah minoritas dan pedalaman, di mana billboard, halter bus, dan dinding-dinding dipenuhi oleh iklan soda, makanan cepat saji, dan sereal kaya gula. Visualisasi ini tentunya mempengaruhi masyarakat, apalagi diperkuat oleh iklan makanan tidak sehat di media lain, seperti TV, majalah, radio, dan bahkan internet, dan sebagian besar menyasar penduduk usia muda dan kaum minoritas.

dampak iklan outdoor

Dampak Iklan Outdoor: Mengapa Begitu Merisaukan

Seperti dibahas pada post sebelumnya, ada cukup banyak alasan untuk menolak iklan outdoor ini karena dampaknya yang buruk. Iklan outdoor tidak hanya dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang buruk akibat gizi yang buruk, namun juga karena alasan lain, seperti:

Kurangnya Ruang Terbuka

Ketika ruang-ruang kosong dipenuhi papan iklan, maka ruang untuk berjalan kaki dan hiburan menjadi berkurang, karena tata kota sendiri sudah tidak lagi seimbang.  Nebyryr Carla Denyerm seorang konselor asal Brisol, ketimpangan yang berkepanjangan justru semakin terlihat karena para penduduk berpenghasilan rendah terpapar begitu banyak dengan billboard outdoor yang sebenarnya diarahkan kepada para pengendara yang lalu-lalang.

Ketimpangan Ganda

Sebagai contoh, Lawrence Hill, salah satu daerah termiskin di Bristol, diketahui memiliki kualitas udara paling buruk dan memiliki konsentrasi iklan outdoor paling tinggi. Masalahnya, Lawrence Hill memiliki kualitas udara terburuk, namun juga memiliki tingkat kepemilikan kendaraan terendah! Artinya, ada ketimpangan ganda di daerah ini. Masyarakat menikmati udara paling tercemar karena asap dari kendaraan yang bukan milik mereka.

Baca Juga:   Mengenal Investasi Bodong: Ini Daftar Terbaru di Indonesia

Penduduk yang tinggal di sana bukanlah penyebab polusi, namun mereka dihadapkan dengan resiko kematian lebih cepat dan masalah pernafasan pada anak-anak. Di saat yang sama, mereka juga dibombardir dengan iklan yang ‘menceritakan’ betapa mewah dan nyamannya kendaraan SUV, yang sebenarnya menjadi penyumbang masalah pernafasan tersebut.

Para peneliti kesehatan masyarakat percara bahwa ketimpangan harga tanah, dan dampaknya terhadap distribusi iklan yang tidak merata, tidak semestinya diabaikan. Apakah ketimpangan tersebut merupakan dampak dari kealpaan atau diskriminasi, mereka menuntut adanya regulasi tentang periklanan di ruang terbuka, mengingat dampak iklan outdoor yang buruk terhadap kesehatan, terutama pada kelompok-kelompok rentan.

Dampak Iklan Outdoor dan Cara Memeranginya

Kebijakan Pemerintah

Sejumlah yurisdiksi telah berhasil mengurangi kategori produk tertentu yang dianggap berbahaya secara sosial. Misalnya, London telah melarang poster iklan junk food di seluruh jaringan transportasi umum, sebagai upaya untuk memerangi obesitas pada anak. Di Perancis, permohonan pelaksanaan konvensi iklim memuat saran untuk melarang iklan produk-produk yang berbahaya bagi lingkungan maupun kesehatan.

Namun, peraturan pemerintah dan implementasi kebijakan tidaklah semudah yang dibayangkan, seperti terlihat pada upaya sebelumnya untuk memerangi iklan yang mengancam kesehatan masyarakat, yakni tembakau. Regulasi tentang iklan tembakau akhirnya berhasil setelah melalui jalan panjang, namun para peneliti yakin bahwa perjuangan melawan iklan junk food justru akan lebih sulit.

Peran Pemerintah Daerah

Daripada susah payah membentuk grup yang akan me-lobby pemerintah pusat, mungkin akan lebih efektif jika dimulai dari hal-hal kecil. Misalnya, para pejabat lokal bisa mempertimbangkan kebijakan, seperti pembatasan zonasi. Para pejabat daerah juga bisa berfikir tentang bagaimana cara mengidentifikasi strategi khusus untuk wilayah mereka, sehingga dapat mengubah lingkungan dan mendorong promosi makanan sehat, serta mengurangi promosi makanan yang kurang sehat dengan menggunakan kekuasaan yang mereka miliki.

Baca Juga:   Cara Mendapatkan Inspirasi: Belajar dari Masalah yang Dihadapi

Dengan membatasi ruang untuk memasang iklan, maka mereka juga bisa mengurangi iklan makanan yang kurang sehat dan iklan-iklan yang diarahkan pada anak-anak, kaum minoritas, dan penduduk berpenghasilan rendah.

Kelompok Masyarakat

Pemangku kepentingan lain yang diharapkan berperan adalah kelompok masyarakat. Studi menunjukkan bahwa ada banyak kelompok masyarakat yang peduli terhadap permasalahan ini. Di sejumlah kota, upaya yang dilakukan sudah lebih dari sekedar melarang kategori iklan tertentu dengan membatasi ruang iklan outdoor yang tersedia. Sejumlah kota di India juga melarang pemasangan iklan di ruang publik tertentu, di mana iklan dianggap membahayakan keselamatan masyarakat karena menghambat pemandangan.

Dampak iklan outdoor memang meresahkan, namun bukan berarti tidak ada yang bisa dilakukan. Buktinya, sejumlah kota secara perlahan berhasil membatasi hingga melarang pemasangan iklan outdoor kategori tertentu atau di daerah tertentu, karena dinilai dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Semoga semakin banyak pihak yang peduli terhadap isu ini.

Tagged With :

Leave a Comment