Bulan Juli Bebas Plastik: Inisiatif Dunia Kurangi Limbah Plastik

Apakah anda pernah mendengar istilah Plastic-Free July, atau bulan Juli bebas plastik? Ini adalah sebuah gerakan tahunan berskala dunia yang dirintis oleh Plastic Free Foundation. Gerakan ini bertujuan untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong konsumen maupun pelaku usaha untuk mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan. Sejumlah nama-nama besar mulai bermunculan terkait partisipasi mereka dalam upaya memelihara lingkungan.

Bulan Juli Bebas Plastik: Isu Lingkungan Menurut Studi

Perlunya kesadaran tentang isu lingkungan semakin tinggi di tahun ini, di mana data-data dari berbagai lembaga swadaya masyarakat banyak difokuskan pada tanggung jawab sosial perusahaan. Sebuah laporan dari Waste & Opportunity 2020 membuat peringkat negara dari A sampai F. Organisasi ini meneliti 50 perusahaan skala besar di Amerika Serikat yang berhubungan langsung dengan konsumen di bidang usaha minuman, restoran cepat saji, produk kemasan, dan sektor ritel. Adapun temuannya adalah:

bulan Juli bebas plastik

  • Nilai tertinggi yang diperoleh 50 perusahaan tersebut adalah B-.
  • Dua belas perusahaan mendapatkan nilai C
  • Dua puluh dua perusahaan mendapatkan nilai D; dan
  • Lima belas perusahaan mendapatkan nilai F

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa sebagian perusahaan terlalu lamban dalam mengadopsi tindakan-tindakan responsif dan promosi gerakan daur ulang dan pengolahan sampah menjadi pupuk. Produksi plastik diperkirakan akan naik empat kali lipat hingga Tahun 2050, namun hanya 13% yang telah didaur ulang di Amerika Serikat. Hal ini diperkirakan akan berpengaruh besar terhadap perubahan iklim.

Intinya, banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Gerakan Bulan Juli Bebas Plastik adalah salah satu inisiatif untuk mengurangi sampah plastik di dunia. Lalu, muncul sebuah pertanyaan, “Adakah perusahaan yang telah berinisiatif mengambil langkah yang bertanggung jawab terkait penggunaan plastik sekali pakai?”

Baca Juga:   7 Bisnis Online Terbaru Tanpa Modal di tahun 2019

Bulan Juli Bebas Plastik: Dukungan Perusahaan Dunia

Berita baiknya adalah bahwa sejumlah perusahaan global mendukung gerakan bulan Juli bebas plastik ini. Perusahaan-perusahaan tersebut telah mengambil langkah-langkah strategis dalam mengurangi pemanfaatkan pleastik. Berikut adalah daftar perusahaan yang berpartisipasi aktif mendukung inisiatif ini:

Adidas

Perusahaan global ini melaporkan bahwa pada tahun ini, 50% dari polyester yang digunakan untuk produksi akan dibuat dari bahan-bahan yang bisa didaur ulang. Pada Tahun 2024, Adidas menargetkan hanya akan menggunakan bahan daur ulang, jika tersedia bahan-bahan yang memadai. Pada Tahun 2020 ini, Adidas akan mencatat rekor produksi 15 hingga 20 juta pasang sepatu yang dibuat dari limbah plastik. Proyek ini dikerjakan bekerjasama dengan Parley for the Oceans, yang bekerja menyelamatkan limbah plastik dari pantai sebelum masuk ke laut.

Genusee

Ini adalah brand kacamata lainnya yang didirikan dengan prinsip berbuat baik kepada manusia dan bumi. Inisiatif ini diambil sebagai respon terhadap krisis air yang sudah semakin meluas. Pada suatu kesempatan, pendiri Genusee Ali Rose VanOverbeke melakukan kegiatan sukarela di American Red Cross yang bekerja mengirimkan kotak-kotak air minum kemasan secara door to door di Flint. Ia sangat terkejut dengan banyaknya sampah plastik setelah acara tersebut.

Kemudian, ia mulai mengeksplorasi jenis produk apa yang bisa dibuat dari plastik daur ulang atau botol air minum tersebut. Pilihannya jatuh pada bingkai kacamata. Kacamata adalah produk fashion sekaligus peralatan medis yang permintaannya selalu tinggi karena dibutuhkan oleh masyarakat. Meskipun Genusee baru berdiri selama 20 bulan, perusahaan ini telah mendaur ulang lebih dari 38.000 botol air minum plastik.

Solgaard

Perusahaan ini bergerak di bidang perlengkapan travel ramah lingkungan. Menurut pendirinya, Adrian Solgaard, menggunakan plastik daur ulang bukan hanya sekedar satu cara untuk bertanggung jawab terhadap lingkungan, namun juga merupakan suatu peluang besar. Plastik daur ulang bisa digunakan sebagai media untuk membuat aksesoris cantik. Satu produk bisa menjelaskan banyak hal. Orang bisa menceritakan bagaimana produk tersebut dibuat hingga sampai ke tangan konsumen.

Baca Juga:   Usaha Makanan Ringan Modal Kecil Omset Besar

Produk Solgaard dibuat dari limbah plastik. Mereka membagi cerita tersebut kepada semua orang. Pada akhirnya, konsumen juga tertarik untuk membagi cerita yang sama kepada orang lain setiap kali mereka mengenakan produk tersebut. Tentunya, diskusi tentang penggunaan plastik daur ulang tidak hanya sampai di sini. Cerita-cerita semacam ini hanyalah bagian kecil dari cerita yang lebih besar.

GlassesUSA.com

Perusahaan ini mengumumkan bahwa salah satu koleksinya, SeaClean merupakan koleksi kacamata yang 100% dibuat dari bahan ramah lingkungan, yakni dari daur ulang botol plastik. Untuk setiap pasang yang terjual, perusahaan juga mendonasikan $5 ke Ocean Cleanup Foundation.

Industri pakaian dan aksesoris ternyata membutuhkan infrastruktur ekonomis yang cukup agar mampu mewujudkan konsumsi yang sangat efisien. para pelaku di sektor ini harus mampu mengoptimalkan dayaguna setiap bahan yang ada. Gerakan bulan Juli bebas plastik setidaknya diharapkan mampu membangun kesadaran para pelaku usaha untuk melakukan tindakan yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan generasi masa depan. Berbagai inovasi dan inisiasi diharapkan akan bermunculan, sehingga penggunaan sampah plastik dapat diminimalisir.

Tagged With :

Leave a Comment