Ciri-ciri Broker Forex Bermasalah dan Tips Menghadapinya

Semua hal yang kita lakukan di bumi ini tentu memiliki dampak baik maupun dampak buruknya. Tak terkecuali saat kita ingin berinvestasi saham melalui Forex. Gak jarang masalah saat berinvestasi terjadi, baik kita mengalami kerugian maupun broker Forex bermasalah.

Broker Forex bermasalah umumnya terjadi seperti proses transaksi yang memakan waktu cukup lama, proses penarikan juga cukup menyita waktu, hingga beberapa hal yang dilakukan broker yang tidak sesuai dengan sistem dan ketentuan broker.

Bila broker Forex bermasalah dan kita biarkan begitu saja, justru bisa memengaruhi kegiatan trading kita.

Sebenarnya, setiap broker Forex memiliki karakteristik yang berbeda-beda yang tidak semua trader bisa memaklumi dan memahaminya. Oleh sebab itu sering muncul broker Forex bermasalah, baik pada saat eksekusi order maupun kinerjanya di platform.

Akan tetapi, satu hal yang pasti yang patut kita curigai adalah di saat broker memiliki target profit yang tidak realistis. Target yang tidak masuk akal ini bisa memicu emosional saat kegiatan trading berlangsung dan berdampak sulitnya trader mendapatkan profit.

Ciri-ciri Broker Forex Bermasalah

Berikut ini ciri-ciri broker Forex yang berpotensi menimbulkan masalah, di antaranya.

1. Berjanji profit saat trading tanpa risiko

Saat mendapatkan tawaran trading tanpa risiko tentu kita akan tergiur. Semua orang akan tergiur hal-hal yang tidak menimbulkan risiko. Namun, kita perlu cermat bahwa sekecil-kecilnya risiko, pasti di setiap trading tetap akan timbul. Jadi, jangan mudah percaya dengan tawaran trading tanpa risiko.

2. Berjanji akan memberikan banyak bonus

Ciri-ciri broker Forex bermasalah lainnya adalah mereka berjanji akan memberikan bonus yang banyak dalam jumlah besar atau keuntungan yang maksimal. Padahal, bisa saja tidak tahunya bonus atau keuntungan yang dijanjikan itu bersumber dari uang yang kita miliki.

Meskipun broker forex bermasalah, tetapi tidak semua broker forex bermasalah itu penipu.

Saat kita mendapatkan kesulitan dan masalah dengan broker Forex hingga menimbulkan kerugian, kita cepat sekali mengatakan bahwa broker Forex tersebut penipu tanpa tahu kebenarannya.

Meskipun tidak dipungkiri ada banyak broker Forex bermasalah, tetapi belum tentu mereka melakukan tindakan penipuan.

3. Perhatikan situs atau website broker

Broker forex yang terpercaya biasanya menggunakan top domain seperti co.id atau dot.com pada situs atau website resmi mereka. Banyak broker Forex yang memiliki domain wordpress dan blogspot, domain yang seperti itu yang harus kita waspadai.

Tips menghadapi broker Forex bermasalah

Jika kita mulai merasa ada beberapa keganjalan pada broker Forex, sebaiknya cari tahu terlebih dahulu bagaimana cara menghadapi broker Forex yang bermasalah. Jangan sampai kita sudah membuka aib broker Forex tanpa bukti.

Berikut ini tips yang bisa digunakan saat menghadapi broker Forex yang bermasalah.

1. Cari tahu dimana letak masalahnya

Cari tahu apa yang menjadi penyebab broker Forex bermasalah. Bisa jadi karena stop loss dan pending order trading yang tidak sesuai pesanan (slippage) atau order trading yang tidak bisa dipenuhi broker di level yang kita inginkan.

Kita tiba-tiba sering mengalami gangguan saat eksekusi order trading, spread tiba-tiba melebar, hingga withdrawal yang sudah dilakukan juga menjadi kendala-kendala yang akan kita temukan saat menghadapi broker Forex yang bermasalah.

Cari tahu di mana letak permasalahan trading kita. Hal ini bertujuan agar kegiatan trading tidak terganggu dan segera ditemukan solusinya.

2. Pasca mengetahui broker Forex bermasalah

Saat kita mengetahui broker Forex bermasalah, mencari tahu di mana letak permasalahannya dan solusinya. Pastikan bahwa kegiatan trading atau solusi yang diberikan sudah berada di koridor yang tepat dan benar.

Saat menghadapi masalah yang berkaitan dengan order trading, cermati frekuensi dan waktu kejadiannya. Masalah yang dianggap wajar oleh para broker Forex biasanya saat order trading terjadi menjelang, saat, atau sesudah event fundamental dengan dampak yang besar.

Adapun frekuensi yang terjadi di setiap moment tidak sering karena data NFP yang dirilis setiap bulan bisa saja tidak selalu menjadi pemicu pergerakan besar.

Atau, permasalah seperti syarat dan ketentuan khusus yang diberikan broker seperti strategi scalping dan hedging. Jika kita lalai memahami syarat dan ketentuan dari broker justru alasan seperti ini yang tidak bisa kita komplain.

Pasalnya, saat kita memutuskan untuk membuka akun di suatu broker, kita akan diberikan pernyataan persetujuan atas segala syarat dan ketentuan dari broker Forex tersebut.

3. Tidak ada salahnya bertanya langsung pada broker

Saat sudah mengantongi beberapa data hasil analisa sendiri yang dilengkapi dengan beberapa bukti, tidak ada salahnya kita langsung bertanya kepada broker Forex. Apakah memang broker Forex yang bermasalah atau kita yang kurang cermat dan teliti menilai situasi dan kondisi.

4. Sekali lagi, rajinlah mencari informasi

Bila masih belum puas dengan jawaban broker, kita bisa mencari informasi agar mendapatkan informasi yang lebih valid dan lengkap sehingga kita tetap bisa berpandangan objektif. Bisa juga kita tanyakan pada broker lain tentang permasalahan yang sedang dihadapi.

5. Jangan ragu untuk bertukar nasib dengan sesama trader

Kita juga bisa mencari tahu informasi melalui sesama trader dari forum-forum testimoni broker. Berbagi cerita kepada sesama trader mengenai permasalahan yang sedang dihadapi bisa memberikan pengetahuan dan informasi sendiri untuk kita. Bahkan, siapa tahu saja kita jadi mendapatkan solusi dari sesama trader.

Setelah semua informasi sudah lengkap, putuskan apakah kita akan lanjut atau usai?

Jika dari semua langkah sudah dilalui dan kita masih menaruh rasa curiga dan khawatir terhadap broker Forex tersebut, maka segera putuskan dengan tegas. Apakah kita akan menutup akun pada broker tersebut atau tidak.

Atau, yang lebih ekstrim apakah kita akan melaporkan broker Forex tersebut kepada badan regulator atau tidak.

Tagged With :

Leave a Comment