Berkat Saham Energi, Wall Street Melesat 

XM broker promo bonus

Pada perdagangan saham, Kamis (2/9/2021), ketiga indeks utama Wall Street berakhir positif . Terutama S&P 500 yang melesat ke rekor tertinggi.

Mengutip laporan Reuters, S&P 500 naik 12,92 poin alias sebesar 0,29 persen menjadi 4.537,01. Sementara Dow Jones Industrial Average naik 0,37 persen atau 129,38 poin ke level 35.441,91.

Adapun Nasdaq Composite, juga tercatat naik sebesar 21,15 poin atau sebesar 0,14 persen ke level 15.330,53.

Membaiknya kinerja pasar saham Amerika Serikat (AS) ini, seiring dengan naiknya harga-harga komoditas. Tren ini mendorong pulihnya perusahaan energi yang sudah merugi dalam 3 hari berturut-turut minggu ini.

Melonjaknya harga minyak mentah AS sebesar 2 persen juga menjadi menjadi penopang membaiknya kinerja bursa saham.

Cabot Oil & Gas Corp dan Occidental Petroleum Corp jadi dua di antaranya perusahaan yang mengalami kenaikan terbesar. Selain itu, ada juga perusahaan minyak Exxon Mobil dan Chevron Corp yang membukukan kenaikan solid.

Adapun indeks teknologi yang kemarin menopang kinerja saham AS, justru tergelincir. Ini disebabkan raksasa-raksasa teknologi seperti Amazon Inc, Microsoft Corp hingga Facebook Inc tersendat operasionalnya akibat terendam banjir.

Kendati ada banjir bandang yang melanda, perdagangan Wall Street masih bisa beroperasi secara normal.

Bursa saham secara teratur mencapai rekor tertinggi selama beberapa minggu terakhir. Ini ditopang musim pendapatan perusahaan yang cukup bagus, serta harapan dukungan bank sentral yang berkelanjutan.

Data pada hari Kamis menunjukkan, jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran turun minggu lalu. Kendati begitu, investor juga kemungkinan bakal menanti laporan pekerjaan bulanan yang diumumkan hari ini oleh Departemen Tenaga Kerja.

Laporan ini diproyeksikan bakal mencatat melambatnya pertumbuhan pekerja, dari 943 ribu di bulan Juli menjadi 750 ribu di bulan Agustus 2021.

Baca Juga:   Wall Street Melesat Setelah Kekhawatiran Virus Corona Mereda

MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak menguat hari ini. Analis Reliance Sekuritas Lanjar Nafi mengatakan laju IHSG akan bergerak di level support 6.072 dan level tertinggi 6.130 di sepanjang perdagangan hari ini. Kemarin, Kamis (2/9), IHSG ditutup melemah ke level 6.078,23 atau turun 0,21 persen.
“Data awal bulan masih menjadikan investor bersikap hati-hati pascadata Indeks Kinerja Manufaktur dan Inflasi yang rilis di bawah ekspektasi. Kami perkirakan IHSG berpotensi mencoba rebound di perdagangan akhir pekan ini,” tulis Lanjar dalam risetnya, Jumat (3/9).
Sementara itu, CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat betah berada dalam fase konsolidasi wajar. Menurut William, fluktuasi harga komoditas serta nilai tukar Rupiah belum akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG mengingat kondisi sektor riil yang masih melambat.
Sementara itu capital inflow juga belum terlihat akan bertumbuh secara signifikan. Meski demikian, momentum tekanan masih dapat terus dimanfaatkan oleh investor baik jangka pendek, menengah maupun panjang. “Hari ini IHSG berpotensi berada dalam tekanan,” ujarnya.
Berikut beberapa saham unggulan yang direkomendasikan William:
PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR),
PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF),
PT Astra International Tbk (ASII),
PT Alam Sutera Realty Tbk (ASRI),
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG),
PT XL Axiata Tbk (EXCL)
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI),
PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR).

Leave a Comment