Berkat Pernyataan Ketua The Fed, Wall Street Cetak Rekor

Pada penutupan perdagangan Rabu (17/3/2021), ketiga indeks utama Wall Street melesat. Setelah Federal Reserve memperkirakan pemulihan ekonomi berjalan lebih cepat, S&P 500 dan Dow bahkan ditutup pada rekor tertinggi. Sementara suku bunga acuan akan tetap dipertahankan mendekati nol dalam waktu yang lama.

Melansir Reuters, Kamis (18/3), Dow Jones Industrial Average naik 0,58 persen menjadi berakhir pada 33.015,37 poin, sedangkan S&P 500 naik 0,29 persen menjadi 3.974,12, dan Nasdaq naik 0,4 persen menjadi 13.525,20.

Ini adalah pertama kalinya Dow ditutup di atas 33.000 poin. Begitu juga dengan S&P dan Nasdaq yang mencapai rekor tertingginya sejak Februari 2021.

Dalam pernyataannya setelah pertemuan kebijakan, Bank Sentral AS memproyeksikan kenaikan signifikan pada pertumbuhan ekonomi dan inflasi AS tahun ini. Hal tersebut terjadi karena krisis COVID-19 mereda.

Namun demikian, The Fed kembali mempertegas janjinya untuk tetap mempertahankan suku bunga mendekati nol selama bertahun-tahun ke depan.

Wall Street pun memperpanjang kenaikan setelah Ketua Fed Jerome Powell mengatakan selama konferensi pers bahwa terlalu dini untuk membahas langkah-langkah tapering-off untuk mendukung ekonomi.

“Pernyataan The Fed hari ini lebih optimistis dari perkiraan sebelumnya, mereka menaikkan prospek untuk pertumbuhan ekonomi dan pasar tenaga kerja. Pandangan pasar atas pernyataan itu adalah cukup optimis,” kata David Carter, kepala investasi di Lenox Wealth Advisors di New York.

Stimulus pengeluaran USD 1,9 triliun dan peluncuran vaksin mendorong pemulihan ekonomi dari pandemi virus corona.

Pada saat yang sama, kekhawatiran bahwa stimulus dapat memanaskan ekonomi secara berlebihan dan menyebabkan tingkat inflasi yang lebih tinggi, telah memicu kenaikan yang kuat dalam imbal hasil obligasi pemerintah berjangka panjang dan membuat teknologi dan saham-saham pertumbuhan lainnya menjadi kurang menarik.

Menyusul pernyataan Powell, imbal hasil US Treasury 10-tahun bergerak lebih rendah menjadi 1,6374 persen. Amazon.com Inc naik 1,4 persen dan Tesla Inc bertambah 3,7 persen, dengan dua perusahaan memberikan peningkatan terbesar ke S&P 500.

Enam dari 11 indeks sektor S&P 500 naik, dengan industri dan kebijakan konsumen menjadi pemain terkuat dan keduanya naik lebih dari 1 persen.

Peritel makanan cepat saji McDonald’s Corp naik 1,9 persen, setelah Deutsche Bank menaikkan harga targetnya dan juga meningkatkan rekomendasinya menjadi “beli” dari “tahan”.

Volume di bursa saham Amerika adalah 11,9 miliar saham, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata 14,2 miliar untuk sesi penuh selama 20 hari perdagangan terakhir.

 

Leave a Comment