Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Jual Saham?

Banyak investor pemula hanya memikirkan soal bagaimana memilih saham yang bagus untuk dibeli, tetapi luput memperhitungkan kapan waktu tepat untuk ambil untung dengan menjual saham yang sudah dibeli. Padahal, ini merupakan suatu masalah krusial bagi Anda yang berniat untuk investasi saham jangka panjang maupun jangka pendek.

Apabila Anda berniat untuk investasi jangka panjang, maka tentu tak perlu pusing akan jual atau tidak setiap kali harga saham bergeser sedikit. Namun, bagaimana jika saham yang Anda pegang ternyata sudah tidak bermutu lagi? Masa sih mau dipertahankan?

Waktu Tepat Untuk Jual Saham

Nah, di sini kami telah menyusun panduan singkat mengenai kapan waktu yang tepat untuk jual saham. Tidak rumit, hanya ada tiga acuan sederhana saja.

1. Jual Ketika Fundamental Saham Memburuk

Katakanlah perusahaan penerbit saham yang Anda beli itu baru saja merilis laporan keuangan. Dalam laporan keuangan itu, nampak terjadi kerugian yang lebih besar dari tahun sebelumnya. Padahal, awalnya Anda beli saham itu dengan ekspektasi laporan keuangannya akan positif. Nah, ini merupakan waktu untuk jual saham.

Memang bukan tidak mungkin untuk mendapatkan keuntungan dari fluktuasi jangka pendek pada saham-saham seperti ini. Namun, Anda tak bisa mengharapkan dividen ataupun imbal hasil yang ideal dalam jangka panjang dari perusahaan yang terus menerus berkinerja buruk.

2. Jual Ketika Dividen Berkurang

Tanda-tanda kedua untuk jual saham adalah apabila pembagian dividen perusahaan berkurang, bukan karena sebagian laba ditahan untuk ekspansi, melainkan karena keuntungan menurun.

Ketahuilah bahwa besarnya dividen juga termasuk salah satu pertimbangan investor saat memilih saham. Jadi, jika dividen menurun, maka minat untuk membeli saham itu akan berkurang, dan harganya boleh jadi bakal ikut melandai.

3. Jual Ketika Saham Sudah Mencapai Target Harga

Saat membeli suatu saham, idealnya investor sudah menentukan pula pada level harga berapa kelak akan Take Profit (ambil untung). Skala ideal bagi investor jangka panjang adalah dua kali atau tiga kali lipat harga sekarang. Namun, trader jangka pendek bisa menentukannya berdasarkan support dan resistance tertentu yang dihasilkan oleh analisa teknikal.

Apabila target harga ini sudah tercapai, maka segera jual saham Anda. Jangan menunda-nunda dengan harapan harga kelak akan naik lagi, karena bisa saja setelah itu harga malah jatuh dan Anda berbalik merugi.

Tagged With :

Leave a Comment