Penurunan Indeks Utama Wall Street
-
Indeks saham AS kompak melemah pada perdagangan Senin (17/11) karena sentimen pasar dipengaruhi oleh sejumlah faktor penunggu, baik dari segi korporasi maupun ekonomi makro.
-
Dow Jones Industrial Average turun signifikan sebesar 557,24 poin atau 1,18 persen menuju level 46.590,24, menandai tekanan kuat terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.
-
S&P 500 merosot 0,92 persen ke posisi 6.672,41, sementara Nasdaq Composite turun 0,84 persen ke level 22.708,08, didorong oleh kinerja lemah saham teknologi dan sektor chip.
-
Penurunan ini juga menjadi momen pertama sejak 30 April ketika S&P 500 dan Nasdaq ditutup di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, mengindikasikan potensi perubahan arah tren jangka menengah.
Fokus Investor: Laporan Keuangan dan Data Tenaga Kerja
-
Investor sedang menanti laporan keuangan sejumlah peritel raksasa seperti Walmart, Home Depot, dan Target. Hasil ini akan menjadi penutup musim laporan laba kuartalan dan menjadi sinyal penting mengenai kekuatan belanja konsumen AS.
-
Selain itu, pasar juga menunggu laporan ketenagakerjaan bulan September yang sempat tertunda akibat government shutdown berkepanjangan. Data ini dijadwalkan rilis pada Kamis dan sangat penting bagi arah kebijakan The Fed.
-
Menurut Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments, investor saat ini menanti dua hal utama:
-
Kondisi konsumen AS, apakah mulai melemah atau tetap resilien.
-
Laporan Nvidia, yang sangat memengaruhi sentimen pasar terkait tren AI.
-
Tekanan dari Saham-Saham Teknologi dan Chip
-
Nvidia, sebagai perusahaan dengan kapitalisasi terbesar secara global dan pusat perdagangan saham AI, justru turun 1,9 persen, menjadi pemberat terbesar bagi Nasdaq dan S&P 500.
-
Penurunan ini menunjukkan kekhawatiran investor akan berkurangnya euforia AI, terutama menjelang laporan pendapatan perusahaan.
-
Dell Technologies anjlok 8,4 persen dan Hewlett Packard Enterprise (HPE) turun 7 persen setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat keduanya, menambah tekanan pada sektor teknologi.
Pergerakan Positif: Alphabet Mencuri Perhatian
-
Saham Alphabet naik 3,1 persen setelah Berkshire Hathaway mengumumkan pembelian saham senilai USD 4,3 miliar.
-
Namun, Berkshire juga mengurangi kepemilikan di Apple, yang menyebabkan saham Apple turun 1,8 persen.
Rasio Saham Naik-Turun di Bursa AS
-
Di NYSE, jumlah saham turun mengalahkan saham naik dengan rasio 4,03 banding 1.
-
Terdapat 90 saham yang mencetak level tertinggi baru, sementara 248 mencetak level terendah baru, menunjukkan dominasi tekanan jual.
-
Di Nasdaq, 1.168 saham naik dan 3.577 turun, atau rasio penurunan terhadap kenaikan sebesar 3,06 banding 1, mempertegas sentimen bearish.