-
Rekor baru di bursa Wall Street
-
Seluruh indeks utama di Wall Street kembali mencatatkan penutupan tertinggi sepanjang sejarah pada perdagangan Selasa (28/10).
-
Kenaikan ini didorong oleh optimisme investor terhadap sektor teknologi, terutama setelah lonjakan saham Nvidia dan Microsoft.
-
Pergerakan positif ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap potensi pertumbuhan ekonomi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat.
-
-
Faktor utama pendorong reli saham
-
Nvidia Corp (NVDA.O) menjadi sorotan utama dengan kenaikan signifikan setelah CEO Jensen Huang mengumumkan rencana membangun tujuh superkomputer AI untuk Departemen Energi AS.
-
Huang juga mengungkapkan bahwa Nvidia telah mengantongi pesanan chip AI senilai 500 miliar dolar AS, mencerminkan permintaan global yang luar biasa besar terhadap teknologi GPU canggih.
-
Selain itu, Nvidia menjalin kemitraan strategis dengan Nokia untuk memperkuat pengembangan komunikasi berbasis AI, memperluas pengaruhnya di sektor teknologi lintas industri.
-
-
Kinerja saham Microsoft (MSFT.O)
-
Saham Microsoft juga menguat tajam setelah perusahaan mencapai kesepakatan untuk merestrukturisasi OpenAI menjadi public benefit corporation (PBC).
-
Dalam restrukturisasi ini, Microsoft memegang 27% saham, mempertegas posisinya sebagai pemimpin dalam ekosistem AI global.
-
Kesepakatan tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat integrasi teknologi AI dalam produk dan layanan Microsoft, seperti Azure, Copilot, dan Office 365.
-
-
Ekspektasi laporan keuangan raksasa teknologi lainnya
-
Investor kini menantikan hasil kinerja Apple, Alphabet, Amazon, dan Meta Platforms yang dijadwalkan dirilis pekan ini.
-
Fokus pasar tertuju pada panduan belanja AI dan outlook bisnis digital, yang dianggap sebagai penentu arah pergerakan pasar saham berikutnya.
-
-
Data pasar dan kinerja indeks
-
S&P 500 naik 15,79 poin (0,24%) ke 6.890,95.
-
Nasdaq Composite melonjak 190,04 poin (0,80%) ke 23.827,49.
-
Dow Jones Industrial Average menguat 162,06 poin (0,34%) menjadi 47.706,65.
-
Saham UPS dan FedEx ikut naik setelah laporan keuangan menunjukkan perbaikan margin dan proyeksi pendapatan yang lebih baik dari perkiraan pasar.
-
-
Prospek ekonomi dan kebijakan moneter
-
Menurut data London Stock Exchange Group (LSEG), laba kuartal ketiga perusahaan dalam indeks S&P 500 tumbuh 10,5% dibandingkan tahun sebelumnya.
-
Pertumbuhan ini lebih tinggi dari estimasi awal, menunjukkan fundamental ekonomi yang masih kuat di tengah ketidakpastian global.
-
Investor kini menanti hasil rapat Federal Reserve, yang diperkirakan akan mempertimbangkan pemangkasan suku bunga untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
-
Selain itu, penutupan sebagian aktivitas pemerintahan AS selama hampir sebulan menunda rilis data ekonomi penting, sehingga membuat pelaku pasar lebih berhati-hati menunggu arah kebijakan berikutnya.
-
Secara keseluruhan, reli Wall Street pada sesi ini menegaskan bahwa sektor teknologi dan AI menjadi motor utama penggerak pasar global, sementara ekspektasi kebijakan moneter longgar dari The Fed turut memperkuat sentimen positif investor.