Mendekatkan Anda pada Tujuan Bisnis: Kampanye vs Program Marketing Bisnis

Ada suatu siklus standar dalam industri agensi: klien mendatangkan target penjualan kepada kita dan meminta kita untuk membangun suatu kampanye yang menghasilkan ROI. Di era berteknologi tinggi seperti saat ini, kampanye bisnis dituntut untuk tidak hanya informatif, namun juga harus kreatif, strategis, dan bahkan menyenangkan. Ada kalanya, pengunjung tidak hanya mencari kampanye. Mereka justru mencari mitra yang bisa memenuhi kebutuhan bisnisnya dan memiliki rekam jejak menjalin program jangka panjang. Jadi, sebenarnya, kampanye saja tidaklah cukup; yang anda butuhkan adalah program marketing bisnis yang mampu membawa anda menuju tujuan secara lebih efektif.

Perbedaan Kampanye Dengan Program Marketing Bisnis

Lalu, apa bedanya kampanye dengan program? Jika anda ingin merancang program marketing bisnis yang efektif, maka cobalah pelajari perbedaan antara kampanye dengan program marketing berikut:

program marketing bisnis

Kampanye

Di masa lalu, kampanye terlalu banyak difokuskan pada satu area bisnis dan melibatkan kerangka waktu, anggaran, dan target kinerja tertentu.  Misalnya adalah peluncuran produk baru. Dalam waktu 12 bulan, program marketing bisnis bisa merancang pesan yang kreatif, melihat, merasakan, dan mempromosikannya melalui media sosial atau media berbayar. Jika strateginya tepat, perusahaan bisa mendapatkan hasil yang luar biasa.

Dan jika perusahaan mampu mengirinya dengan baik (dan produk yang dijual juga kompetitif) maka target penjualan bisa dipenuhi dalam waktu yang relatif cepat. Pada model ini, diperlukan upaya optimasi sambil-jalan, namun unsur pimpinan tidak hanya terlibat di level atas (atau saat ada masalah) saja. Namun, kampanye semacam ini tetap masih menyisakan sejumlah pertanyaan:

  • Apa yang terjadi di dunia konsumen terkait dengan produk ini?
  • Apa yang terjadi pada perusahaan?

Jika anda bisa menggunakan lensa atau sudut pandang yang lebih luas, maka kampanye produk semestinya bisa diperluas menjadi program marketing bisnis, sehingga hasilnya bagi perusahaan jauh lebih baik.

Program Marketing

Saat kampanye program bertujuan menyelesaikan target penjualan, maka program marketing bisnis bertujuan menyelesaikan masalah bisnis yang jauh lebih luas, sehingga akan membawa perubahan jangka panjang. Program membangun prasarana yang dibutuhkan untuk menciptakan masa depan, dan mungkin, dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk membangun dan melihatnya. Program dimulai dengan visi dan berakhir dengan outcome atau hasil yang diharapkan.

Tujuan memang bisa dicapai dengan kampanye marketing, namun juga, diperlukan pembahasan yang konsisten untuk menyelaraskan berbagai stakeholders yang berbeda, perubahan desain organisasi, dan terkadang proses yang kompleks atau rumit. Terkadang, tujuan sebuah program bisa berubah, sama halnya dengan dunia yang terus bergerak maju. Jadi, rencana pemasaran juga harus berubah. Berikut adalah beberapa contoh kasus di mana program marketing bisnis digunakan:

  • Menyatukan organisasi dengan struktur yang sangat beragam. Sebuah organisasi yang kompleks bisa jadi memiliki beberapa unit bisnis, masing-masing memiliki basis konsumen dan kebutuhan komunikasi yang berbeda. Namun, “visi” adalah gambaran pengalaman konsumen yang menyatu. Sebuah program marketing mestinya bisa mengatasi setiap perspektif yang berbeda dengan menyelaraskan dan mengkoordinasikan tim yang beroperasi dengan cara agak berbeda. Program dimaksud bisa mencakup sejumlah kampanye marketing yang diarahkan kepada kelompok audiens yang berbeda, sehingga tercapai sebuah pendekatan yang terpadu. Namun, kampanye hanya satu bagian dari program.
  • Menciptakan program duta brand. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang meminta bantuan kepada konsumennya untuk mendapatkan loyalitas dan reputasi positif. Menciptakan program duta (bukan kampanye) berarti menerapkan sistem struktur desain organisasi yang mempermudah terjadinya hubungan dalam masyarakat. Program ini mesti diikuti dengan pelatihan dan seminar, serta rencana pemeliharaan, sehingga para ambassador yang sudah dipilih bisa menjalankan fungsinya dengan baik.
  • Mendorong pertumbuhan bisnis dari waktu ke waktu. Perusahaan semakin cenderung melibatkan agen-agennya untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, bukan hanya penjualan. Ini adalah salah satu hasil yang jarang berubah – meskipun ada sedikit peralihan. Artinya, diperlukan upaya membangun rencana jangka panjang yang berkelanjutan, termasuk penyelarasan semua pihak yang ada di perusahaan.

Semua perusahaan atau organisasi umumnya sudah mengelola program. Tidak jarang mereka juga memiliki aliran kerja yang berbeda-beda. Mereka yang bekerja dengan cara ini tahu betul bahwa mereka membutuhkan model operasi yang berbeda sama sekali, namun hasilnya adalah paparan lebih tinggi terhadap pemangku kepentingan internal dan eksternal. Hal ini juga dapat berdampak terhadap peningkatan peluang pertumbuhan dan perkembangan bisnis (dan karir personal).

Jika saat ini perusahaan anda masih berkutat dengan kampanye produk untuk mendorong penjualan jangka pendek, maka inilah saatnya melihat dengan lensa yang lebih besar, yakni program marketing bisnis. Caranya? Mulailah dengan mengevaluasi struktur tim, dan lihat apakah tim anda mendapatkan dukungan yang cukup dan efektif untuk menangani tanggung jawab yang di bebankan. Jika ingin membangun hubungan yang ada (termasuk reputasi anda) dalam jangka panjang, maka kuncinya adalah mencari ‘pemain’ atau pelaku yang tepat. Pastikan anda sebagai pemimpin juga terlibat dalam prosesnya. Jangan menjadi pemimpin yang hanya muncul jika ada masalah.

Tagged With :

Leave a Comment