Investor Perhatikan Rilis Laporan Keuangan, Wall Street Ditutup Melemah

Setelah mengalami reli pada perdagangan di hari sebelumnya, pada penutupan perdagangan Rabu (8/2), Indeks saham Wall Street berakhir melemah.

Mengutip Reuters (9/2), Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 207,68 poin, atau 0,61 persen, menjadi 33.949,01, S&P 500 (.SPX) kehilangan 46,14 poin, atau 1,11 persen, menjadi 4.117,86 dan Nasdaq Composite (.IXIC) turun 203,27 poin, atau 1,68 persen, menjadi 11.910,52.

Semua sektor S&P 500 utama berakhir lebih rendah hari ini, dengan layanan komunikasi (.SPLRCL) turun 4,1 persen dan teknologi (.SPLRCT) turun 1,3 persen. Utilitas (.SPLRCU) kehilangan 1,7 persen.

Refinitiv melaporkan setidaknya untuk kuartal I 2023, 42 perusahaan di indeks S&P 500 telah mengeluarkan panduan pendapatan negatif. Bahkan rata-rata perusahaan banyak yang tidak mengubah pedoman mereka untuk laporan keuangan di tiga bulan pertama tahun ini.

Refinitiv juga melaporkan sekitar 67 persen dari 297 perusahaan di S&P 500 telah melaporkan pendapatan di kuartal IV 2022 yang mengalahkan perkiraan analis. Tapi banyak analis juga yang menurunkan ekspektasi imbas dari kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi.

Di mana, pada perdagangan Kemarin, saham induk Google, Alphabet Inc (GOOGL.O) menjadi hambatan terbesar pada S&P 500 dan Nasdaq. Sahamnya merosot 7,7 persen setelah AI (artificial intelligence) chatbot Bard yang yang baru membuat kesalahan faktual dalam demo pertamanya.

Investor juga saat ini dianggap masih khawatir tentang seberapa agresif tindakan bank sentral The Fed tahun ini menyusul laporan ketenagakerjaan AS yang sangat kuat, meski inflasi sudah mulai mereda.

Hal in semakin memperkuat harapan investor bahwa bank sentral akan segera berhenti atau berporos pada kenaikan suku bunga.

 

DIPREDIKSI MENGUAT

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan hari Kamis (9/2). Pada penutupan perdagangan hari Rabu (8/2), IHSG menguat 4,823 poin (0,07 persen) ke level 6.940,124.

Analis Henan Putihrai Sekuritas Jono Syafei memperkirakan resisten IHSG terdekat di 6.960, dan support di 6.920. Dari dalam negeri, sentimen cenderung positif karena rilis data ekonomi dari PDB dan consumer confidence terbaru menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang positif, dan besok juga akan ada data penjualan ritel.

“Untuk dari global investor akan mencermati perkembangan data tenaga kerja di AS yang akan menjadi benchmark bagi pelaku pasar dalam memperkirakan kebijakan bank sentral AS selanjutnya,” kata Jono kepada kumparan, Kamis (9/2).

Sementara itu, Analis Bina Artha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan IHSG

diperkirakan akan memulai pergerakan menurun dan masih di bawah 6.968 sebagai resisten.

“Target koreksi terdekat yaitu 6.884 dan pelemahan di bawah 6.835 akan membuka jalan menuju 6.807 atau bahkan 6.760,” tulis Ivan dalam risetnya.

Adapun beberapa saham yang direkomendasikan Ivan, yaitu INDF, MDKA dan TKIM.

  1. INDF

Recommendation: Trading Buy

Price Range: 6.600 – 6.750

  1. MDKA

Recommendation: Accumulative Buy

Price Range: 4.430-4.460

Target Price: 4.950

  1. TKIM

Recommendation: Buy on Weaknesses

Price Range: 7.000-7.200

Target Price: 7.600

 

 

Leave a Comment