Pada post sebelumnya dibahas beberapa tips dalam memilih praktik baik pengelolaan data perusahaan, sehingga para pengambil kebijakan dapat mengambil keputusan yang objektif berbasis data. Proses pengambilan kebijakan yang tepat semakin dibutuhkan di masa-masa sulit, seperti resesi. Strategi yang dibahas sebelumnya adalah meningkatkan kerjasama tim dan meningkatkan kualitas data. Jika ingin melakukan perbaikan pengelolaan data perusahaan anda, maka beberapa poin berikut mungkin perlu sebagai bahan pertimbangan.
Pengelolaan Data Perusahaan Lebih Baik dengan Tool Yang Tepat
Penerapan pengelolaan data perusahaan secaran efektif dan efisien hanya bisa dilakukan jika perusahaan anda menggunakan kelengkapan dan tool modern sebagai pendukungnya. Agar bisa bergerak lebih cepat, tim data memerlukan tool yang memadai untuk hal-hal berikut:

- Kontrol versi data. Alat kontrol versi data semacam ini memungkinkan tim anda untuk menangani perubahan dataset dan model-model penyajian data dengan menyediakan alat register dan penelusuran perubahan pada dataset atau model tertentu.
- Orkestrasi; ini adalah kunci bagi organisasi yang memiliki beberapa sistem data yang berbeda. Untuk memberikan akses kepada tim data yang berbeda-beda, dalam satu format tertentu. Mereka bisa mengakses kapan saja dibutuhkan.
- Uji kualitas. Pengujian mesti dilakukan di setiap fase siklus hidup data. Hal ini diperlukan agar anda bisa mengambil langkah cepat, seandainya selama pengujian ditemukan permasalahan kualitas data.
Sebenarnya, komunitas open-source adalah suatu sumber daya yang terlibat dalam membangun tools untuk menyatukan sejumlah praktek baik rekayasa data di perusahaan. Komunitas semacam ini bisa memberi anda akses dan anda bisa memanfaatkan sejumlah tools tanpa harus menghabiskan uang untuk mendapatkan atau menerapkannya.
Bagaimana Pengelolaan Data Perusahaan Yang Sukses?
Setiap perusahaan memiliki sistem pengelolaan data, dan bagi sebagian perusahaan, mungkin tidak sulit untuk mendapatkan dan menerapkan teknologi canggih dalam pengelolaan data. Namun, pengelolaan data perusahaan bisa dikatakan sukses jika telah memenuhi tiga unsur berikut:
- Begitu anda menentukan praktik baik mana yang akan diterapkan, maka pilihlah tools yang sesuai untuk mendukungnya;
- Setelah memiliki tools atau kelengkapan yang sesuai, anda bisa mulai menerapkan prosesnya dan menambahkan titik-titik penelusuran menggunakan tools tersebut, untuk memastikan bahwa semua orang yang ada di dalam tim bekerja sesuai dengan praktek baik yang didesain untuk perusahaan anda.
- Di akhir proses, anda berharap untuk melihat perubahan pada budaya organisasi menuju proses belajar dalam menentukan prioritas, perbaikan, serta keterbukaan terhadap pendekatan-pendekatan baru dan tools baru.
Untuk bisa memenuhi ketiga unsur tersebut, masih terdapat sejumlah praktek baik yang dapat anda adopsi dan adaptasi di perusahaan anda, antara lain:
Tetapkan Strategi dan Tujuan Anda
Hasil yang diharapkan bukan hanya strategi data, melainkan sebuah strategi data yang jelas dan bisa dicapai oleh perusahaan anda. Strategi data yang baik membutuhkan pemahaman mendalam terhadap apa yang benar-benar anda butuhkan. Untuk mengidentifikasi kebutuhan tersebut, ada beberapa pertanyaan kunci yang perlu anda ketahui jawabannya, saat anda membangun strategi pengelolaan data perusahaan, antara lain:
- Apa sebenarnya yang ingin anda capai? Masalah apa yang bisa diselesaikan jika hal tersebut bisa anda capai?
- Apa data yang anda butuhkan? – di mana dan kapan?
- Kapan anda membutuhkan data real-time?
- Keahlian dan pengetahuan apa yang dimiliki perusahaan anda?
- Bagaimana anda mengintegrasikan dan mentransfer silo pada data anda?
Suatu strategi data yang dikembangkan dengan baik memiliki visi manajemen data yang kuat, tujuan yang jelas, alat ukur yang jelas untuk mengukur kesuksesan, dan alasan bisnis yang kuat pula.
Mulai dari Hal Kecil, Pikirkan Hal Besarnya
Pengelolaan data perusahaan melibatkan orang, proses, dan solusi teknologi, seperti dibahas di atas. Hal baik yang bisa anda lakukan adalah memulai dengan orang dan budaya, dan kemudian perlahan beralih ke pengelolaan data, proses, dan teknologi. Anda mesti merancang tugas dan fungsi, serta membangun tim yang terdiri dari manajer data, termasuk para ahli dari seluruh area bisnis.
Tanpa orang-orang yang tepat, prosesnya tidak akan berjalan efektif. Jadi, mulailah dengan orang-orang yang tepat, kemudian tetapkan prosesnya, dan terakhir tentukan dan sediakan teknologinya. Jangan lupa gambaran besar dan ide besarnya. Ingat, mulai dengan tujuan akhir di pikiran anda. Jika tujuan anda sudah jelas, maka anda bisa merancang strategi dan langkah-langkah untuk mencapai tujuan tersebut dengan merunut tahapan-tahapannya.
Anda bisa saja memulai dari hal kecil, namun tidak bertumpu pada hal kecil itu selamanya. Mestinya, ada cita-cita besar yang ingin anda capai secara bertahap. Selain yang telah dibahas di atas, masih ada sejumlah praktik baik yang bisa anda terapkan untuk perbaikan sistem pengelolaan data perusahaan anda. Dapatkan pembahasannya pada post selanjutnya.
Tagged With : manajemen bisnis • manajemen data