Jangan Salah Pilih, Ini Bedanya Trading Kripto Spot dan CFD!

Banyak orang sudah mengenal trading Bitcoin dan aset kripto lainnya. Cara trading kripto spot biasanya dimulai dengan membeli suatu aset kripto pada harga rendah, kemudian menjualnya pada tingkat harga yang lebih tinggi. Para trader dan investor melaksanakan transaksi melalui perantaraan bursa atau Crypto Exchange seperti Binance, Indodax, dan lain-lain.

Trading kripto melalui Contract for Difference (CFD) baru berkembang setelah aset kripto menjadi semakin populer di seluruh dunia. Penyedia layanan trading kripto CFD umumnya merupakan broker forex yang memperluas sayap dengan merambah pasar kripto. Dalam hal ini, calon trader perlu memahami bahwa kripto CFD merupakan suatu jenis kontrak turunan yang memiliki karakteristik berbeda dengan kripto spot.

Artikel ini akan mengulas perbedaan trading kripto secara spot dan CFD lebih lanjut, agar kamu dapat memilih metode trading kripto yang paling sesuai dengan tujuan investasimu.

Perbedaan Trading Kripto Spot dan CFD

  • Trading Kripto CFD

Saat trading kripto CFD, trader dapat menjual ataupun membeli suatu aset kripto tanpa perlu sungguh-sungguh memilikinya dalam wallet digital. Trader hanya menyetorkan modal untuk disimpan dalam rekening tersegregasi (Segregated Account) yang disiapkan oleh broker, kemudian melaksanakan “trading” dengan modal tersebut.

Trader kripto CFD selanjutnya cukup memprediksi apakah harga akan naik atau turun, kemudian membuka posisi trading sesuai dengan perkiraan tersebut. Apabila harga kemungkinan naik, beli aset kripto itu. Sedangkan jika harga kemungkinan turun, juallah aset kripto itu. Ketika prediksinya sesuai dengan pergerakan harga kripto, ia akan memperoleh keuntungan. Ketika prediksinya salah, ia hanya akan mengalami rugi maksimum sebesar modal yang telah disetorkan.

Salah satu perbedaan mencolok lainnya antara kripto CFD dan spot terletak pada penggunaan leverage. Trader kripto spot biasanya tidak dapat menggunakan leverage yang bernilai sangat besar, sedangkan trader kripto CFD dapat memilih leverage mulai dari 1:1 hingga 1:1000 atau bahkan lebih tinggi lagi.

Penggunaan leverage memungkinkan siapa saja untuk memulai trading kripto CFD dengan modal lebih murah. Trader juga akan lebih fleksibel dalam upayanya meraup keuntungan dari perubahan harga aset kripto.

  • Trading Kripto Spot

Sebagaimana telah diungkapkan di atas, trading kripto spot merupakan transaksi jual-beli aset kripto secara langsung antara penjual dan pembeli melalui Crypto Exchange. Modal yang dibutuhkan kemungkinan lebih besar daripada trading kripto CFD. Trader juga harus ekstra berhati-hati dalam memilih bursa dan menjaga wallet, karena sangat rentan peretasan.

Risiko dalam transaksi spot relatif lebih rendah daripada trading kripto CFD, karena tidak ada leverage dan biaya swap (rollover). Trader juga dapat menyimpan aset kripto dalam skema mirip deposito seperti staking dan sejenisnya yang memberikan imbal hasil tiap hari.

Jadi, cara trading kripto manakah yang akan kamu pilih? Trading kripto CFD sebenarnya lebih sesuai untuk trader jangka pendek. Di sisi lain, trading kripto spot lebih ideal untuk para pemula dan investor jangka panjang.

Tagged With :

Leave a Comment