Cara Mengembangan Bisnis : Apa Saja Yang Bisa Dikerjakan Outsourcing?

Secara harfiah, kata “bisnis” berasal dari bahasa Inggris “busy-ness” yang berarti kesibukan. Saat memulai sebuah bisnis, usaha menjadi segalanya bagi pengusaha. Mereka merasa seolah-olah sedang memakai banyak topi dan merasa ditarik ke segala arah. Semuanya ditangani sendiri, mulai dari penjualan, pemasaran, admin, keuangan, urusan hukum, SDM, hingga rekrutmen. Namun, jika anda ingin tahu cara mengembangkan bisnis, maka anda juga harus belajar bahwa pengusaha tidak mesti melakukan semua itu sendirian.

Memang benar, seorang pengusaha harus mengetahui berbagai bidang. Namun, jika dilakukan sendiri secara berlebihan, maka usaha anda akan mulai menurun.  Jika ingin memanfaatkan bakat anda yang sesungguhnya, maka jangan membuat diri anda terlalu sibuk. Jadi, salah satu cara mengembangkan bisnis tanpa stress berlebihan adalah dengan menyerahkan beberapa bidang pekerjaan kepada pihak lain, baik karyawan maupun mitra outsourcing.

cara mengembangkan bisnis

Cara Mengembangkan Bisnis dengan Outsourcing

Menurut para ahli dan praktisi, ada beberapa bidang pekerjaan di sebuah perusahaan yang sebenarnya lebih baik diserahkan kepada pegawai outsourcing. Apa saja? Berikut penjelasannya:

Semua Administrasi

Adminitrasi seringkali bukan merupakan pekerjaan yang sesungguhnya, namun menjadi fondasi yang memungkinkan pekerjaan sesungguhnya bisa dilakukan. Anda tidak bisa menyampaikan presentasi jika tidak tahu di mana letaknya. Anda tidak bisa membayar staf jika tidak menyelesaikan dokumentasi pembayaran. Pengusaha yang memboroskan waktu untuk mengerjakan semua urusan administrasi akan tertinggal di banyak bidang.  Waktu anda sebagai pengusaha lebih berharga daripada sekedar mengerjakan administrasi.

Hal ini diakui oleh sejumlah pengusaha, seperti Greg Simpson, pendeiri Press for Attention. Ia menyadari bahwa keahlian kuncinya adalah bidang kreasi. Ia merasa lebih produktif dan kreatif sebagai pemilik usaha jika ia fokus pada keahlian kuncinya. Jadi, seluruh pekerjaan administrasi diserahkan kepada staf outsourcing. Hal yang sama juga dirasakan Joanne Streames, pendiri Velvet Mortgage and Insure Services. Saat mengerjakan administrasi, ia merasa seperti tertekan, sehingga tidak bisa melakukan hal strategis untuk mengembangkan usahanya.

Seperti pepatah, “neraka bagi seseorang bisa jadi sorga bagi orang lain. Begitu juga dengan pekerjaan administrasi. Pekerjaan yang paling anda takuti bisa jadi hal menyenangkan bagi orang lain. Jarang ada alasan yang cukup bagi seorang pengusaha untuk mengerjakan urusan administrasi. Ikutilah anjuran para pengusaha yang telah sukses, dan fokus pekerjaan yang bisa dilakukan hanya oleh anda.

Urusan Angka-Angka

Anda tentunya tidak bisa memperbaiki mobil sendiri, merenovasi kamar mandi atau membangun rumah sendiri, bukan? Anda akan mencari seorang yang ahli di bidangnya. Sayangnya, banyak pemilik usaha yang merasa mereka bisa mengatur seluruh pekerjaan akuntansi, padahal ada akuntan yang ahli di bidangnya. Hal semacam ini lazim terjadi di tahap awal pendirian usaha. Para pengusaha menganggap ini adalah cara menghemat biaya, padahal sesungguhnya, hitung-hitungan seperti itu tidaklah benar.

Menurut Marcio Delgado, seorang konsultan digital, melakukan outsourcing pekerjaan akuntansi membuat segalanya berbeda bagi usahanya. Seberapa pun cinta anda terhadap usaha tersebut, jika anda terlalu banyak terlibat di sisi birokrasi, maka tidak akan banyak waktu yang tersisa untuk sisi kreatif dan pengembangan usaha anda. Selain itu, mempekerjakan seorang akuntansi justru akan menghemat lebih banyak uang dibanding biaya sewa konsultan tersebut. Penghematan bisa berasal dari banyak sumber, seperti penghematan pajak, menghindari sanksi, dan sebagainya.

Cara mengembangkan bisnis yang tepat adalah memfokuskan energi dan waktu anda kepada aspek pengembangan usaha. Mengelola pembukuan dan menghitung angka-angka sendiri, menyalin faktur, dan menyusun buku besar, semuanya adalah pekerjaan yang akan memboroskan waktu anda. Untuk segala sesuatu yang berkaitan dengan angka dan uang, anda cukup tahu apa yang terjadi namun biarkan seseorang mengerjakannya untuk anda. Dengan demikian, anda bisa menghabiskan waktu dan energi anda secara lebih produktif.

Pengelolaan Media Sosial

Di masa lalu, sebuah perusahaan mungkin hanya memiliki satu orang pengelola media sosial. Namun sekarang, bisa jadi pekerjaan ini dilakukan beberapa orang. Misalnya, ada spesialis TikTok, spesialis LinkedIn, spesialis Twitter, dan spesialis Facebook dan Instagram, belum lagi pembuatan konten, videografer, copywriter, fotografer, blogger, animator, produser, pembuat Reel, dan pengatur jadwal publikasi medsos. Semua ini tidak akan mungkin dikerjakan satu orang.

Jadi, cara mengembangkan bisnis juga termasuk melakukan outsourcing pengelolaan media sosial. Seperti dikatakan Kadian Pow, pendiri Bourn Beautiful Naturals, kita kerap meremehkan betapa banyaknya waktu dan keahlian yang dibutuhkan untuk menyusun strategi, foto, caption, video, hashtag dan sebagainya agar konten media sosial sesuai dengan algoritma mesin pencari yang selalu berubah-ubah. Ini adalah pekerjaan full-time. Jadi, sebaiknya biarkan pekerjaan ini dilakukan ahlinya.

Sebenarnya, masih banyak pekerjaan yang sebaiknya diberikan kepada ahlinya, sehingga anda sebagai pengusaha bisa fokus pada hal-hal strategis. Misalnya adalah pengelolaan website, pemasaran, dan pelayanan kepada konsumen. Cara mengembangkan bisnis yang baik tidak menguras waktu dan energi anda. Delegasikan sebagian pekerjaan kepada ahlinya sehingga anda memiliki waktu dan energi yang cukup untuk diri sendiri dan keluarga.

Tagged With :

Leave a Comment