Memang, ada sejumlah keahlian yang dibutuhkan pendiri usaha. Namun, ada satu yang paling penting, yakni: kemampuan untuk berhadapan dengan orang lain. Ironisnya, di perusahaan-perusahaan baru yang berorientasi inovasi dan otomatisasi, keahlian pokok yang mesti dimiliki pengusaha agar sukses justru sama umurnya dengan peradaban manusia itu sendiri. Oleh sebab itu, nasehat terkuat bagi para pengusaha pemula di bidang ini tidak ditemukan hanya di buku-buku modern tentang kewirausahaan. Hubungan antar manusia bukanlah sesuatu yang baru, namun sudah ada sejak manusia ada.
Keahlian Yang Dibutuhkan Pendiri Usaha Baru
Berikut ini ada sejumlah tips tentang keahlian yang dibutuhkan pendiri usaha baru, terutama saat berhadapan dengan manusia. Keahlian berhadapan dengan manusia bukanlah sesuatu yang didapatkan dalam semalam. Kondisinya lebih rumit lagi bagi pendiri usaha baru. Tips berikut ini terinspirasi dari tulisan klasik Dale Carnegie “How to Win Friends and Influence People,” yang diterapkan pada konteks usaha baru.

Posisikan Diri Sebagai Orang Lain
Jika ada satu saja rahasia sukses, maka jawabannya adalah kemampuan untuk melihat dari sudut pandang orang lain dan menempatkan diri anda pada posisi orang lain. Sebagai seorang pendiri usaha, anda akan berurusan dengan banyak pihak, mulai dari konsumen hingga para pemegang saham di perusahaan. Setiap pemegang saham memiliki keinginan dan kebutuhan sendiri. Keinginan dan kebutuhan itulah yang mempengaruhi perilaku mereka. Sayangnya, tak satupun dari perilaku mereka yang dipengaruhi oleh keinginan dan kebutuhan anda sebagai pendiri perusahaan.
Untuk memastikan bahwa semua pemegang saham yang berbeda bisa berinteraksi secara positif dan produktif dengan perusahaan secara keseluruhan, anda harus benar-benar memahami sudut pandang mereka – yakni, dorongan yang mempengaruhi perilaku mereka. Inilah yang paling penting untuk diingat untuk dua kelompok stakeholder yang berbeda – konsumen, serta karyawan dan pendiri perusahaan lainnya (selain anda).
- Kelompok pertama, yakni, konsumen, merupakan ujian yang sesungguhnya bagi perusahaan. Merekalah yang menentukan nilai yang dapat dihasilkan oleh proyek yang anda kerjakan. Jika anda tidak memahami masalah konsumen sasaran, anda tidak akan mampu menyelesaikannya secara efektif. Itulah sebabnya interaksi dengan konsumen dan membangun hubungan dengan mereka adalah masalah hidup dan mati bagi perusahaan yang baru berdiri, terutama jika perusahaan belum memiliki produk yang benar-benar menjawab kebutuhan pasar.
- Kelompok kedua, tim anda, berfungsi untuk menguji sebaik apa anda dalam menyelaraskan berbagai kepentingan. Karyawan maupun rekan pendiri lainnya memiliki situasi personal yang mendorong mereka untuk mau bekerja sama mewujudkan ide-ide anda. Untuk menyalurkan upaya setiap orang ke satu arah yang sama, anda juga harus benar-benar memahami apa yang penting bagi setiap orang, yakni, apa kepentingan mereka dan apa yang memotivasi mereka. Kemudian, anda juga harus menempatkan mereka pada situasi di mana mereka bisa berkembang sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian visi dan misi perusahaan secara keseluruhan.
Buat Diri Anda Menjadi Rekan Kerja Yang Menyenangkan
Hubungan personal yang kuat adalah salah satu penentu kesuksesan yang sangat penting bagi perusahaan baru maupun di dunia bisnis secara keseluruhan. Ini adalah salah satu keahlian yang dibutuhkan pendiri usaha baru. Semakin banyak orang yang mau membantu anda secara suka rela, semakin tinggi peluang usaha anda untuk sukses. Namun, anda akan mengalami masa-masa sulit dalam membantu sebuah jejaring kerja yang professional jika anda membiarkan ego anda menjadi liar. Jika anda menjadi seorang rekan kerja yang tidak menyenangkan, tidak ada orang yang mau bekerja sama dengan anda – sesederhana itu!
Tentunya, tetap ada pengecualian untuk aturan ini. Misalnya, Steve Jobs terkenal sebagai boss yang kasar. Namun, perlu diakui bahwa ia sukses meskipun ada kecenderungan kalau Steve Jobs sering kehilangan kendali atas emosinya di lingkungan kantor. Desain produk dan strategi pemasaran yang efektif serta cerdas lebih dari cukup untuk mengimbangi sifatnya yang temperamental.
Keahlian Yang Dibutuhkan Pendiri Usaha Baru: Kesimpulan
Namun, akan lebih baik jika anda tidak menempatkan diri sebagai seorang Steve Jobs. Jadi, pastikan anda menjalin hubungan professional dan hubungan personal, jangan membuatnya menjadi tegang. Hal itu akan meningkatkan kemungkinan kalau orang-orang akan lebih sukarela dan merasa terpanggil untuk membantu anda. Di era menjamurkan perusahaan-perusahaan baru, nyaris bisa dipastikan kalau anda akan membutuhkan bantuan teman maupun sahabat, setidaknya pada satu titik nantinya.
Cobalah untuk lebih simpatik dan pandang segala sesuatunya dari dua sudut pandang yang berbeda, sudut pandang anda sendiri dan sudut pandang orang lain. Sebagai seorang pengusaha, anda harus mampu membuat orang lain merasa senang di sekitar anda. Artinya, anda harus menjadi seorang rekan kerja yang menyenangkan sekaligus menjadi pimpinan yang memahami serta mampu memotivasi orang lain. Dengan dua keahlian yang dibutuhkan pendiri usaha tersebut, maka peluang usaha anda untuk sukses akan lebih besar, karena akan banyak orang-orang di sekitar anda yang siap membantu kapan saja.
Tagged With : manajemen bisnis • Manajemen Usaha