2 Cara Mudah Membaca Tren Harga Saham

Investor saham tentu mengharapkan harga suatu saham akan bergerak ke arah yang diperkirakan sebelumnya, baik itu naik maupun turun. Namun, agar dapat memperkirakan apakah harga suatu saham akan naik atau turun, kita perlu lebih dahulu mengenali kondisi tren saat ini.

Bagi investor pemula, hal ini boleh jadi cukup rumit karena belum mengetahui cara membaca grafik. Padahal, panduannya sederhana saja dan dapat dirangkum menjadi dua poin.

1. Ketahui macam-macam jenis tren dan ciri-cirinya.

Secara umum, tren ada tiga jenis, yakni tren naik (Uptrend), turun (Downtrend), dan menyamping (Sideways). Kondisi Uptrend ditandai dengan posisi level harga tertinggi yang makin tinggi (Higher High) dan level harga terendah yang makin tinggi (Higher Low). Kondisi Downtrend dapat dilihat dari posisi harga tertinggi yang makin rendah (Lower High) dan harga terendah makin rendah (Lower Low).

2 Cara Mudah Membaca Tren Harga Saham

Di sisi lain, apabila posisi harga hanya naik-turun dalam kisaran tertentu, tidak mencetak level tertinggi dan terendah yang lebih tinggi ataupun lebih rendah, maka itu artinya kondisi tren sedang sideways. Gambaran ini dapat Anda lihat pada ilustrasi chart di atas.

2. Buat prediksi kapan tren akan berubah.

Harga saham apapun kemungkinan tidak akan mengalami tren yang secara lurus menuju ke satu arah saja. Dapat dilihat pada chart Indeks Harga Saham Gabungan (Jakarta Composite Index) di atas, ada masanya harga saham naik, kemudian berbalik turun, lalu berubah menjadi sideways, lalu akan naik lagi, dan seterusnya.

Dalam hal ini, Anda akan dapat mengambil keuntungan paling optimal jika bisa mendeteksi kapan harga akan berubah, baik dari naik menjadi turun, maupun dari turun menjadi naik. Atau setidaknya, apabila Anda tahu batas-batas harga yang menjadi resistance dan support, sehingga berpotensi terjadi pembalikan.

Untuk mengetahuinya, investor yang mengandalkan teknikal dapat menggunakan indikator seperti Moving Average, MACD, dan lain sebagainya. Dapat pula dengan mempelajari Price Pattern (pola harga) seperti Triangle, Double Bottom, dan bermacam-macam lagi. Sudah banyak ilmu yang dikembangkan guna memprediksi perubahan tren, dan bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan peluang bagus dalam investasi saham.

Tagged With :

Leave a Comment