Investor Tunggu Pertemuan The Fed, Wall Street Ditutup Beragam

Dalam perdagangan hari Rabu (19/1/2022), indeks utama Wall Street, S&P 500 dan Nasdaq naik tipis. Dikutip dari Reuters, Kamis (20/1/2022), Dow Jones Industrial Average (.DJI) turun 36,48 poin, atau 0,1 persen menjadi 35.331,99, S&P 500 (.SPX) naik 3,82 poin, atau 0,08 persen menjadi 4.580,93 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 31,62 poin, atau 0,22 persen menjadi 14.538,51.

Laporan keuangan dari Morgan Stanley (MS.N) dan Bank of America (BAC.N) diterima dengan baik oleh investor. Begitu pula laporan dari UnitedHealth (UNH.N) dan Procter & Gamble (PG.N) yang menunjukkan peningkatan pendapatan pada kuartal keempat.

Seperti diketahui, pergerakan saham sempat melemah pada hari Selasa, dengan Nasdaq jatuh 2,6 persen. Penurunan terjadi akibat hasil laporan keuangan yang lemah dari Goldman Sachs dan lonjakan hasil Treasury. Meski demikian, imbal hasil Treasury AS kini mulai mereda setelah sempat mencapai level tertinggi.

Di sisi lain, para investor tetap menantikan pertemuan The Fed minggu depan untuk kejelasan lebih lanjut tentang rencana bank sentral dalam mengendalikan inflasi. Data minggu lalu menunjukkan harga konsumen A.S. meningkat dengan kuat pada bulan Desember, yang berpuncak pada kenaikan inflasi tahunan terbesar dalam hampir empat dekade.

Saham Procter & Gamble naik 3,6 persen setelah perusahaan barang konsumsi itu menaikkan perkiraan penjualan tahunannya. Sementara itu Bank of America Corp melaporkan kenaikan laba kuartalan 30 persen lebih baik dari perkiraan, sementara Morgan Stanley juga melaporkan laba kuartal keempat yang mengalahkan ekspektasi pasar. Saham Bank of America naik 0,8 persen, sementara saham Morgan Stanley naik 2,4 persen.

Saham UnitedHealth naik 0,8 persen karena perusahaan asuransi kesehatan ini mempertahankan perkiraan laba di 2022.

TERBATAS

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak dalam rentang terbatas pada perdagangan Kamis (20/1/2022). Pada perdagangan sebelumnya, Rabu (19/1/2022), IHSG berakhir di zona merah atau ditutup turun 22,076 poin (0,33 persen) ke posisi 6.591,981.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan, pergerakan IHSG hingga saat ini belum akan meninggalkan rentang konsolidasi wajarnya. Hari ini pergerakan IHSG akan diwarnai oleh rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang disinyalir belum akan mengalami perubahan.

Di sisi lain, kata dia, tercatatnya capital inflow secara ytd masih menunjukkan minat investor asing yang cukup besar ke dalam pasar modal Indonesia.

“Sehingga IHSG masih memiliki peluang untuk kembali pada jalur uptrend jangka pendeknya, hari ini IHSG berpotensi bergerak dalam rentang terbatas,” ujar William dalam analisisnya, Kamis (20/1).

Dia memprediksi IHSG bergerak di rentang 6.518 – 6.725. Saham-saham rekomendasi William yang bisa dicermati yakni ITMG, BBCA, TBIG, AALI, GGRM, BBNI, BSDE. (*)

 

 

Leave a Comment