<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>investasi saham | Investasi Online</title>
	<atom:link href="https://investasi.online/tag/investasi-saham/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Portal Edukasi Investasi</description>
	<lastBuildDate>Thu, 09 Oct 2025 23:55:34 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.5.13</generator>
	<item>
		<title>Menguak Kasus Pembobolan RDN yang Sedang Marak</title>
		<link>https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/</link>
					<comments>https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 04 Oct 2025 17:00:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<category><![CDATA[Investasi yang Aman]]></category>
		<category><![CDATA[sekuritas]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=27467</guid>

					<description><![CDATA[<p>Para investor Indonesia terguncang oleh kabar pembobolan RDN (rekening dana nasabah). Banyak orang mempertanyakan bagaimana pihak-pihak tak bertanggung jawab dapat mengakses rekening khusus yang semestinya hanya menyalurkan dana nasabah untuk <a href="https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/" data-wpel-link="internal">Menguak Kasus Pembobolan RDN yang Sedang Marak</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Para investor Indonesia terguncang oleh kabar pembobolan RDN (rekening dana nasabah). Banyak orang mempertanyakan bagaimana pihak-pihak tak bertanggung jawab dapat mengakses rekening khusus yang semestinya hanya menyalurkan dana nasabah untuk investasi pasar modal via <a href="https://investasi.online/broker-saham-paling-populer-untuk-trading-di-indonesia/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">broker saham</a>. Investor juga bertanya-tanya, apakah menyimpan uang dalam RDN benar-benar aman? Apa yang harus kita lakukan agar tidak mengalami kasus serupa?</p>
<p style="text-align: justify;"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter wp-image-13148 size-full" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210724-kiat-agar-terhindar-dari-pembobolan-deposito-online.jpg" alt="Kiat Agar Terhindar Dari Pembobolan Deposito Online" width="750" height="421" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210724-kiat-agar-terhindar-dari-pembobolan-deposito-online.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/07/20210724-kiat-agar-terhindar-dari-pembobolan-deposito-online-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<h2 style="text-align: justify;">Aksi Pembobolan RDN</h2>
<p style="text-align: justify;">Kasus pembobolan RDN ini mencuat pada bulan September 2025. Nasabah Panca Global Sekuritas mengaku kehilangan dana sebesar Rp70 miliar dari RDN bank BCA tanpa sepengetahuannya. Pihak sekuritas mengatakan pembobolan RDN dilakukan oleh hacker melalui KlikBCA Bisnis.</p>
<p style="text-align: justify;">Hasil investigasi <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-ojk-dan-fungsinya/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">Otoritas Jasa Keuangan (OJK)</a> baru-baru ini tidak menemukan masalah dalam sistem IT bank BCA. Namun, mereka tidak mengungkapkan apakah BCA mampu memulihkan dana dari pembobolnya. Pihak BCA menyatakan masih terus melaksanakan proses investigasi mendalam terhadap insiden ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Hingga saat ini, kita belum tahu persis bagaimana pembobolan RDN bisa terjadi dan siapa yang mengotakinya. Sejumlah pakar menduga ada beberapa kelemahan yang dapat mengakibatkan pembobolan RDN, antara lain autentikasi yang buruk, rekening bank yang dorman, sistem pendeteksi peretasan yang kurang responsif, dan mekanisme KYC (Know Your Customer) yang terkonsentrasi tanpa pengamanan memadai.</p>
<h2 style="text-align: justify;">Cara Mengamankan RDN dari Pembobolan</h2>
<p style="text-align: justify;">Demi meningkatkan pengamanan RDN, OJK dan pihak-pihak terkait telah mendorong sejumlah langkah mitigasi seperti pengetatan KYC dan pembatasan layanan RDN. Salah satunya, nasabah tidak akan bisa lagi memindah buku atau menarik dana dari RDN ke rekening lain yang memiliki atas nama berbeda.</p>
<p style="text-align: justify;">Banyak broker saham dan <a href="https://investasi.online/referensi-broker-forex-terbaik-untuk-para-trader-pemula/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">broker forex</a> mancanegara sudah lama menentukan aturan bahwa nasabah hanya boleh menarik dana dari rekening efek ke rekening bank dengan atas nama yang sama. Peraturan seperti ini sering dipandang merepotkan, padahal sebenarnya berfungsi mengamankan RDN dari pembobolan.</p>
<p style="text-align: justify;">Selain itu, kita juga bisa berupaya mengamankan RDN dengan mengaktifkan autentikasi 2 faktor (2FA) yang telah disediakan oleh pihak sekuritas. Jaga data nomor rekening, kata sandi, dan kredensial lainnya pada tempat yang aman dan terhindar dari peretasan secara manual maupun elektronik.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/" data-wpel-link="internal">Menguak Kasus Pembobolan RDN yang Sedang Marak</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/menguak-kasus-pembobolan-rdn-rekening-dana-nasabah-yang-sedang-marak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>6 Aplikasi Investasi Saham Terbaik 2021 yang Terdaftar OJK</title>
		<link>https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/</link>
					<comments>https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2021 03:38:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=13800</guid>

					<description><![CDATA[<p>Meningkatnya minat berinvestasi di Indonesia sejalan dengan menjamurnya perusahaan sekuritas dan aplikasi investasi saham. Beberapa di antaranya adalah aplikasi Ajaib, Bibit, Bareksa, dan Stockbit. Bisa dikatakan bahwa berinvestasi melalui saham <a href="https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/" data-wpel-link="internal">6 Aplikasi Investasi Saham Terbaik 2021 yang Terdaftar OJK</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Meningkatnya minat berinvestasi di Indonesia sejalan dengan menjamurnya perusahaan sekuritas dan aplikasi investasi saham. Beberapa di antaranya adalah aplikasi Ajaib, Bibit, Bareksa, dan Stockbit.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Bisa dikatakan bahwa berinvestasi melalui saham cukup menjanjikan karena peluang untuk mendapatkan imbal hasil yang besar pun bisa kita dapatkan dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti deposito, emas, dan reksa dana.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Meskipun potensi untuk mendapatkan untung yang maksimal, hal itu sejalan dengan tingkat risiko yang cukup tinggi yang akan dihadapi nanti. Slogan berinvestasi saham saja sudah jelas, high risk high return. Jadi, jangan terkejut bila kita menemukan </span><a href="https://investasi.online/risiko-investasi/" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">risiko yang cukup tinggi saat berinvestasi saham</span></a><span style="font-weight: 400">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Saat ini, berinvestasi saham terbilang sangat mudah. Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi membuat berjamurnya perusahaan sekuritas dan aplikasi investasi saham di dunia, apalagi di Indonesia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Hingga, terlalu banyaknya aplikasi investasi saham bikin kita bingung memutuskan untuk berinvestasi melalui aplikasi yang mana. Untuk menambahkan pengetahuan dan menjadi bahan pertimbangan. Berikut ini 8 aplikasi investasi saham terbaik 2021 versi Indonesia Stock Exchange atau IDX.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">1. Stockbit</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Stockbit adalah salah satu aplikasi investasi saham yang bekerja sama dengan PT Sinarmas Sekuritas. Bukan hanya melakukan trading saham, kita juga bisa berdiskusi ke sesama trader dan menganalisis pasar bersama di dalam satu aplikasi saja. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Awalnya, Stockbit hanya sebatas forum komunitas trading saham. Para investor atau trader akan berbagi informasi terkait emiten hingga merekomendasikan saham. Para investor senior sering mengungkapkan hasil analisis mereka berkenaan dengan sentimen pasar dan dampak yang akan terjadi terhadap emiten tertentu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Informasi seperti ini menguntungkan para trader pemula. Sekalipun akurasinya tidak 100 persen benar, setidaknya informasi dan hasil analisis dari para senior bisa kita jadikan bahan pertimbangan saat melakukan transaksi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Fitur Stockbit menawarkan banyak fitur, seperti belajar saham melalui virtual trading dan simulasi jual-beli saham secara online. Perlu diketahui bahwa Stockbit bukanlah broker saham.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">2. MOST Mandiri</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Salah satu anak perusahaan PT Bank Mandiri Tbk, yakni Mandiri Sekuritas membangun salah satu aplikasi investasi saham dengan sebutan MOST atau Mandiri Online Stock trading.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai salah satu broker saham terbesar di Indonesia, MOST memberikan fasilitas dan pelayanan bintang lima kepada nasabahnya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Seperti tampilan antarmuka atau user interface aplikasi yang mudah digunakan oleh para investor pemula, pelatihan khusus untuk para investor baik secara tatap muka maupun online, hingga kebebasan mengakses riset harian dari para analisis andal Mandiri Sekuritas.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Namun, setoran awal pada aplikasi investasi saham yang satu ini terbilang cukup mahal. Bagi para mahasiswa, setoran awal sebesar Rp2 juta, untuk investor umum Rp5 juta, dan bila ingin full service maka setoran awal sebesar Rp100 juta.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sedangkan fee khusus jual saham sebesar 0,28 persen dari total transaksi yang dilakukan dan fee beli saham sebesar 0,18 persen dari total transaksi.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">3. Ajaib</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Kita sering dengar aplikasi Ajaib sebagai aplikasi investasi saham terbaik. Apakah benar paling terbaik? Yuk, cari tahu.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Ajaib Group membangun dua anak perusahaan yakni PT Ajaib Reksadana (PT Takjub Teknologi Indonesia) dan Ajaib Sekuritas (PT Ajaib Sekuritas Asia). Kelebihan yang paling menonjol yang tidak dimiliki aplikasi lain adalah kita akan mendapatkan pengalaman berinvestasi saham sekaligus reksadana.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai aplikasi investasi saham yang baru tumbuh dan langsung melejit ini, Ajaib memberikan kemudahan untuk para penggunanya dengan buku panduan khusus mengoperasikan aplikasi sehingga kita tidak kesulitan saat harus bertransaksi saham.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Selain itu juga Ajaib akan memberikan informasi rekomendasi produk saham yang sesuai dengan kondisi keuangan dan rutin mengirimkan notifikasi kapan waktu yang tepat untuk melakukan jual-beli saham yang menghasilkan profit tinggi.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">4. RTI Business</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">RTI Business merupakan anak perusahaan dari PT RTI Infokom merupakan salah satu aplikasi investasi saham terbaik 2021. Ada banyak keunggulan dan fitur yang dihadirkan dalam aplikasi ini yang akan memudahkan kita melakukan jual-beli saham.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Di antaranya adalah memberikan informasi terkait IHSG, data keuangan, charts, berita yang berkaitan dengan emiten dan kurs. Semua informasi tersebut berharga untuk para investor sebagai bahan pertimbangan merancang strategi jual-beli saham.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Informasi seperti income statement, cash flow, balance sheet, growth, hingga earnings suatu perusahaan dalam kurun waktu kurang lebih lima tahun juga akan kita dapatkan. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Khusus untuk investor pemula tidak usah panik dan khawatir akan sering mendapatkan rugi karena baru memulai investasi. RTI Business memiliki fitur IDX virtual online trading atau simulasi trading saham.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">5. MNC Sekuritas (MNC Trade New)</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">MNC Sekuritas atau MNC Trade New merupakan anak perusahaan MNC Group di bawah naungan PT MNC Kapital Indonesia Tbk. Untuk berinvestasi saham di MNC Sekuritas, kita cukup menyediakan Rp100 ribu saja untuk membuka akun di aplikasi investasi saham ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Dengan Rp100 ribu itu kita sudah mendapatkan banyak fitur yang menguntungkan seperti trailing order, break order, dan GTC order. Fee untuk beli saham sebesar 0,18 persen dan fee jual saham sebesar 0,28 persen.</span></p>
<h2><span style="font-weight: 400">6. Indo Premier Online Technology (IPOT)</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Aplikasi investasi saham populer lainnya di Indonesia adalah Indo Premier Online Technology (IPOT) yang dirancang oleh PT Indo Premier Sekuritas. Kita bisa berinvestasi saham sekaligus reksadana dan ETF di dalam satu aplikasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Salah satu keuntungan yang akan kita rasakan saat menginstal aplikasi ini adalah membuka akun saham pada IPOT tanpa deposit awal.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Fitur unggulannya adalah Fund Evaluator dan Robo Trading. Melalui kedua fitur tersebut, kita bisa memberikan instruksi untuk melakukan jual dan beli saham secara otomatis sesuai harga yang sudah kita tentukan sehingga kita tidak kehilangan momentum terbaik untuk menjual dan membeli saham.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sebagai aplikasi keuangan terintegrasi, Fund Evaluator juga memudahkan kita yang baru pertama kali ingin mencoba peruntungan </span><a href="https://investasi.online/reksadana-yang-terdaftar-di-ojk/" data-wpel-link="internal"><span style="font-weight: 400">berinvestasi di reksadana</span></a><span style="font-weight: 400">. Sebab, fitur Fund Evaluator akan memilihkan investasi reksadana terbaik untuk kita.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Sementara itu, untuk fee jual saham di aplikasi IPOT sebesar 0,29 persen dan fee beli saham sebesar 0,19 persen.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Aplikasi investasi saham terbaik 2021 di Indonesia tersebut merupakan perusahan sekuritas atau perusahaan yang bekerja sama dengan sekuritas yang bisa dipercaya karena sudah terdaftar dan mendapatkan izin beroperasi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Hal pertama yang perlu diperhatikan saat memilih aplikasi investasi saham itu adalah apakah sudah terdaftar dan mendapatkan izin dari OJK. Oleh karena itu, yuk lebih cermat dalam memutuskan aplikasi investasi saham terbaik.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/" data-wpel-link="internal">6 Aplikasi Investasi Saham Terbaik 2021 yang Terdaftar OJK</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/aplikasi-investasi-saham/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Berita Rights Issue Mengakibatkan Harga Saham Jatuh?</title>
		<link>https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/</link>
					<comments>https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Anna]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 18 Jun 2021 18:11:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi jangka panjang]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<category><![CDATA[pasar saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=12670</guid>

					<description><![CDATA[<p>Harga saham Bank BRI (BBRI) dan Bank BNI (BBNI) pekan ini jatuh drastis setelah beredarnya kabar tentang rencana rights issue masing-masing perusahaan. Mengapa berita rights issue justru mengakibatkan harga saham <a href="https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/" data-wpel-link="internal">Mengapa Berita Rights Issue Mengakibatkan Harga Saham Jatuh?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Harga saham Bank BRI (BBRI) dan Bank BNI (BBNI) pekan ini jatuh drastis setelah beredarnya kabar tentang rencana rights issue masing-masing perusahaan. Mengapa berita rights issue justru mengakibatkan harga <a href="https://investasi.online/mengenal-apa-itu-saham/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham</a> kedua bank pelat merah itu merosot, padahal rights issue memberikan hak bagi pemegang saham untuk beli saham baru?</p>
<p style="text-align: justify;"><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-12671" src="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/20210619-berita-rights-issue-saham.jpg" alt="Mengapa Berita Rights Issue Mengakibatkan Harga Saham Jatuh" width="750" height="421" srcset="https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/20210619-berita-rights-issue-saham.jpg 750w, https://investasi.online/wp-content/uploads/2021/06/20210619-berita-rights-issue-saham-300x168.jpg 300w" sizes="(max-width: 750px) 100vw, 750px" /></p>
<p style="text-align: justify;">Pertama-tama, <strong>kita perlu memahami seluk-beluk rights issue terlebih dahulu</strong>. Rights Issue adalah pemberian hak bagi pemegang saham lama untuk membeli <a href="https://investasi.online/peluang-investasi-saham-baru-di-papan-akselerasi-bei/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">saham baru</a> pada tingkat harga dan jangka waktu tertentu. Hak ini bebas untuk diambil ataupun tidak.</p>
<p style="text-align: justify;">Jadi umpama suatu perusahan menggelar rights issue saat ini, maka para pemegang saham lama akan dihadapkan pada dua pilihan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Kalau pemegang saham lama tidak menebusnya sampai dengan akhir masa penawaran rights issue, maka kepemilikan sahamnya akan terdilusi. Terdilusi artinya persentase kepemilikan sahamnya berkurang, walaupun jumlah lembar yang dimilikinya tetap.</li>
<li>Kalau tak ingin kepemilikan sahamnya terdilusi, pemegang saham lama harus mengumpulkan dana untuk menebus jatah saham rights issue-nya.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;"><strong>Para pemilik saham lama yang tak punya anggaran investasi lagi kemungkinan akan memilih untuk menjual saja saham yang dimilikinya sesegera mungkin</strong> (segera setelah berita rights issue beredar dan sebelum jadwal rights issue dimulai), agar tidak menanggung kerugian akibat dilusi. Hal ini tentu mengakibatkan aksi jual pada saham yang baru saja mengumumkan rencana rights issue.</p>
<p style="text-align: justify;">Kedua, <strong>penentuan harga saham rights issue kemungkinan lebih rendah daripada harga pasar saham sekarang atau harga wajar saham</strong>. Ini merupakan pedang bermata dua.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi investor yang mengharapkan dividen, rights issue seperti ini membuka peluang untuk memborong saham lagi dengan harga terdiskon. Tapi bagi trader yang mengincar <em>capital gain</em>, hal ini menghalanginya untuk panen cuan dalam jangka pendek. Akibatnya, para trader tentu memilih untuk segera menjual saham setelah diumumkannya berita rights issue.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketiga, <strong>pelaku pasar kemungkinan tidak optimistis terhadap prospek perusahaan setelah rights issue</strong>. Daripada dipaksa mengoleksi banyak saham dari perusahaan berprospek buruk, pemegang saham lama memilih untuk jual saja secepat-cepatnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini berkaitan dengan tujuan rights issue perusahaan itu sendiri. Ada perusahaan yang melaksanakan rights issue karena ingin memperkuat permodalan perusahaan, melakukan ekspansi usaha, ataupun pembayar utang perusahaan. Diantara semua argumen tersebut, yang terbaik adalah untuk ekspansi usaha.</p>
<p style="text-align: justify;">Alasan rights issue untuk memperkuat permodalan perusahaan memang baik bagi jangka panjang, tetapi menunjukkan bahwa permodalan perusahaan kemungkinan rapuh selama rights issue belum tereksekusi. Sedangkan alasan rights issue untuk membayar <a href="https://investasi.online/5-cara-bebaskan-diri-dari-jerat-utang/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">utang</a> justru menggarisbawahi masalah likuiditas dan solvabilitas perusahaan yang kemungkinan buruk dalam jangka pendek maupun jangka panjang.</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk BBRI dan BBNI, kemerosotan harga saham pasca-rilis berita rights issue kemungkinan berkaitan dengan keengganan sejumlah investor untuk menebus saham baru dan aksi spekulan saja. Kinerja fundamental kedua perusahaan BUMN masih bertumbuh sehat dengan dukungan negara, sehingga outlook pasca-rights issue pun tak akan jelek-jelek amat. Alhasil, penurunan harga saat ini justru membuka peluang bagi investor jangka panjang untuk membeli lagi pada tingkat harga lebih rendah.</p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/" data-wpel-link="internal">Mengapa Berita Rights Issue Mengakibatkan Harga Saham Jatuh?</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/mengapa-berita-rights-issue-mengakibatkan-harga-saham-jatuh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>8 Risiko Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula</title>
		<link>https://investasi.online/risiko-investasi/</link>
					<comments>https://investasi.online/risiko-investasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Helda Sihombing]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Jan 2021 08:17:07 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Saham]]></category>
		<category><![CDATA[investasi]]></category>
		<category><![CDATA[investasi saham]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://investasi.online/?p=10632</guid>

					<description><![CDATA[<p>Risiko investasi itu pasti ditemukan saat kita mulai berinvestasi. Risiko investasi adalah sebuah kenyataan yang tidak diharapkan saat memulai berinvestasi. Sebelumnya ketahuilah bahwa dalam investasi saham, ada istilah high risk, <a href="https://investasi.online/risiko-investasi/" data-wpel-link="internal">....</a></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/risiko-investasi/" data-wpel-link="internal">8 Risiko Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><span style="font-weight: 400">Risiko investasi itu pasti ditemukan saat kita mulai berinvestasi. Risiko investasi adalah sebuah kenyataan yang tidak diharapkan saat memulai berinvestasi. Sebelumnya ketahuilah bahwa dalam <a href="https://investasi.online/tips-investasi-saham-di-tengah-kekacuan-pasar-akibat-pandemi/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi saham</a>, ada istilah </span><i><span style="font-weight: 400">high risk, high return</span></i><span style="font-weight: 400"> untuk menjelaskan tingginya risiko investasi saham.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Salah satunya risiko investasi yang biasa terjadi adalah turunnya harga saham yang kita investasikan setelah dibeli. So, buat <a href="https://investasi.online/3-penyebab-investor-saham-pemula-gagal-cuan/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investor pemula</a>, agar tidak kehilangan banyak dana di rekeningnya, harus bisa meminimalisir risiko investasi. Berikut adalah 8 jenis risiko yang pasti ada dalam investasi:</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Untuk mengetahui risiko apa saja yang biasa terjadi saat investasi saham Berikut ada 8 risiko investasi yang mungkin bakal kita temui saat mulai menjadi investor.</span></p>
<h2><strong>1.  Risiko Gagal Bayar</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Biasanya risiko jenis ini terjadi pada <a href="https://investasi.online/peer-to-peer-lending-indonesia-terbaik/" target="_blank" rel="noopener" data-wpel-link="internal">investasi P2P lending</a>. Risiko ini terjadi karena karena peminjam tidak bisa lagi memenuhi kewajiban pembayaran yang sudah disepakati bersama di awal. </span></p>
<h2><strong>2. Risiko Suku Bunga</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko jenis ini biasanya muncul karena nilai relative asset berbunga, seperti pinjaman atau obligasi yang bakal memburuk karena adanya peningkatan suku bunga. Risiko suku bunga, bisa diartikan juga sebagai risiko yang diakibatkan karena adanya perubahan suku bunga di pasar, sehingga mempengaruhi pendapatan investasi. Secara umum, jika suku bunga meningkat, harga obligasi akan turun, dan sebaliknya.</span></p>
<h2><strong>3. Risiko pasar</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko jenis ini adalah risiko fluktuasi atau naik turunnya nilai aset yang disebabkan oleh perubahan sentimen pasar keuangan. Biasa juga disebut dengan risiko sistematik atau risiko ini tidak bisa dihindari dan pasti akan selalu dialami oleh investor.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Hal ini berdampak membuat investor mengalami penurunan atas pokok investasinya (</span><i><span style="font-weight: 400">capital loss</span></i><span style="font-weight: 400">). Perubahan ini terjadi bisa karena resesi ekonomi, isu, kerusuhan, hingga spekulasi termasuk juga perubahan politik.</span></p>
<h2><strong>4. Risiko inflasi</strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko inflasi biasa disebut juga risiko daya beli. Risiko ini adalah peluang bahwa arus kas dari investasi tidak akan bernilai sebanyak di masa depan. Hal ini karena perubahan daya beli yang tergerus inflasi. Risiko ini berpotensi merugikan daya beli masyarakat dikarenakan adanya kenaikan rata-rata dari harga konsumsi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko inflasi biasanya diambil oleh investor saat memegang uang tunai atau berinvestasi dalam aset yang tidak terkait dengan inflasi. Kemudian nilai tunainya akan berkurang oleh inflasi. Contohnya, jika seorang investor memegang dana tunai sebesar Rp10 juta dan inflasi tahunan adalah sebesar 5%, maka dana investor akan tergerus inflasi sebesar Rp 500 ribu per tahun (Rp10 juta x 5%).</span></p>
<h2><b>5. Risiko</b> <b>likuiditas</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko likuiditas adalah risiko yang muncul akibat kesulitan menyediakan uang tunai dalam jangka waktu tertentu. Risiko ini terjadi jika penghutang tidak dapat menjual hartanya, karena pihak lain di pasar yang tidak ada yang berminat membelinya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Perlu ditekankan bahwa hal ini berbeda dengan penurunan drastis harga aset, karena pada kasus penurunan harga, pasar berpendapat bahwa aset tersebut tak bernilai. Tidak adanya pihak yang berminat menukar (membeli) aktiva kemungkinan hanya disebabkan karena kesulitan mempertemukan pihak pembeli dan penjual. Oleh karena itu, risiko likuiditas biasanya lebih besar kemungkinan terjadi pada pasar yang baru tumbuh atau bervolume kecil.</span></p>
<h2><b>6. Risiko</b> <b>valuta</b> <b>asing/ nilai</b> <b>tukar</b> <b>mata</b> <b>uang</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko jenis ini biasanya disebabkan oleh perubahan kurs valuta asing di pasaran yang tidak sesuai lagi dengan yang diharapkan. Terutama pada saat dikonversikan ke mata uang domestik. Risiko valuta asing berkaitan dengan fluktuasi nilai tukar uang suatu negara terhadap mata uang negara lain. Pada umumnya, risiko jenis ini juga disebut sebagai </span><i><span style="font-weight: 400">currency risk</span></i><span style="font-weight: 400"> atau dengan </span><i><span style="font-weight: 400">exchange rate risk</span></i><span style="font-weight: 400">. Oleh sebab itu, menguatnya dolar terhadap rupiah bisa memberikan dampak negatif yaitu kerugian.</span></p>
<h2><b>7. Risiko</b> <b>negara</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko negara dikenal dengan istilah </span><i><span style="font-weight: 400">sovereign risk</span></i><span style="font-weight: 400">, dan berkaitan dengan kondisi perpolitikan negara. Risiko jenis ini juga punya kaitan dengan perubahan ketentuan perundang-undangan yang berimbas pada perekonomian suatu negara, yang pada gilirannya berpengaruh terhadap iklim investasi.</span></p>
<h2><b>8. Risiko</b> <b>reinvestasi</b></h2>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko ini merupakan risiko yang terjadi pada penghasilan dari suatu asset keuangan yang mengharuskan perusahaan untuk melakukan aktivitas </span><i><span style="font-weight: 400">re-invest</span></i><span style="font-weight: 400">. Jadi, ketika hendak melakukan </span><i><span style="font-weight: 400">re-invest</span></i><span style="font-weight: 400">, investor harus benar-benar memahami apa itu </span><i><span style="font-weight: 400">re-invest</span></i><span style="font-weight: 400"> serta bagaimana caranya agar bisa mengatur atau mengelola risiko investasi ini. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Risiko reinvestasi adalah kemungkinan bahwa arus kas investasi akan menghasilkan imbal hasil yang lebih rendah setelah diinvestasikan kembali ke instrumen investasi yang baru.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400">Itulah 8 jenis risiko investasi yang patut diketahui investor pemula. Semua jenis investasi pasti punya risikonya masing-masing. Sehingga diharapkan dengan adanya 8 jenis risiko ini, kita bisa menanggulangi kesalahan berinvestasi dan menjauhkan kerugian akibat menerima risiko dari investasi.</span></p>
<p>The post <a href="https://investasi.online/risiko-investasi/" data-wpel-link="internal">8 Risiko Investasi yang Harus Dipahami Investor Pemula</a> appeared first on <a href="https://investasi.online" data-wpel-link="internal">Investasi Online</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://investasi.online/risiko-investasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
