Dua indeks utama Wall Street yakni S&P 500 dan Dow Jones ditutup menguat pada perdagangan Senin (9/11). Kemajuan dalam pengembangan vaksin virus corona memicu lonjakan optimisme bahwa ekonomi global akan pulih secara solid dan hidup kembali normal.
Dikutip dari Reuters, Selasa (10/11), Dow Jones Industrial Average .DJI naik 834,57 poin, atau 2,95 persen menjadi 29.157,97. Sementara S&P 500 .SPX naik 41,06 poin, atau 1,17 persen menjadi 3.550,5 dan Nasdaq Composite .IXIC turun 181,45 poin, atau 1,53 persen menjadi 11.713,78.
Produsen obat asal Amerika, Pfizer PFE.N dan mitranya dari Jerman, BioNTech BNTX.O mengatakan hasil uji coba skala besar menunjukkan bahwa lebih dari 90 persen vaksin yang mereka buat teruji efektif mencegah COVID-19.
Tidak hanya karena kabar soal vaksin, investor juga mengatakan optimisme mereka meningkat soal terplihnya Joe Biden sebagai presiden menggantikan Donald Trump.
“Ketidakpastian pemilihan mulai memudar. Sekarang kami mendapat dorongan antusiasme investor setelah berita vaksin,” kata Michael Antonelli, ahli strategi pasar di Baird di Milwaukee.
Sektor-sektor seperti energi, perjalanan, dan keuangan, yang paling terpukul karena adanya lockdown adalah sektor dengan persentase keuntungan terbesar pada perdagangan kemarin.
Dengan kenaikan 14 persen, indeks energi S&P. SPNY memimpin kenaikan di antara 11 sektor utama S&P 500 dan mencatat kenaikan persentase harian terbesar sejak Maret. Selain itu, saham bank .SPXBK, yang sering dilihat sebagai proksi untuk ekonomi yang lebih luas, melonjak 13 persen dalam kenaikan satu hari terbesar sejak akhir Maret.
Indeks maskapai penerbangan NYSE .XAL ditutup naik 19,4 persen sementara pembuat pesawat Boeing Co BA.N melonjak 13,7 persen. Operator jalur pelayaran Carnival Corp CCL.N juga ditutup naik lebih dari 39 persen.
Sebaliknya, sektor konsumen .SPLRCD adalah justru turun sekitar 1,6 persen. Sementara sektor teknologi .SPLRCT mengakhiri hari 0,7 persen lebih rendah, mendorong Nasdaq lebih rendah untuk sesi tersebut.
Sedangkan saham Netflix Inc NFLX.O turun 8,5 persen dan Amazon.com Inc AMZN.O turun 5 persen. Tak hanya itu Zoom Video ZM.O anjlok 17,3 persen dan pembuat sepeda olahraga Peloton Interactive Inc PTON.O juga anjlok 20,3 persen.
Volume perdagangan di Wall Street mencapai 17,2 miliar saham, lebih tinggi dibandingkan rata-rata perdagangan saham selama 20 hari terakhir sebanyak 9,68 miliar saham.